Majelis Islam Ala Indonesia (MIAI)

Kamus Sejarah Indonesia -

Ilustrasi: Kamus Sejarah Indonesia. [Creator Cekricek.id]

Apa Itu Majelis Islam Ala Indonesia (MIAI)?

Majelis Islam Ala Indonesia (MIAI) adalah wadah perhimpunan (federasi) berbagai organisasi Islam yang didirikan di Surabaya pada 21 September 1937, atas inisiatif Kiai Haji Mas Mansur dari Muhammadiyah, Kiai Haji Ahmad Dahlam, Kiai Haji Wahab Hasbullah dari Nahdatul Ulama dan W. Wondoamiseno dari Sarekat Islam.

Federasi ini menjadi suatu tempat permusyawaratan suatu badan perwakilan yang terdiri dari wakil-wakil atau utusan-utusan dari beberapa perhimpunan yang berdasar Islam di seluruh Indonesia.

Tujuannya adalah untuk membicarakan dan memutuskan soal-soal yang dipandang penting bagi kemaslahatan umat dan agama Islam yang keputusannya itu harus dipegang teguh dan dilakukan bersama-sama oleh segenap perhimpunan yang terdaftar sebagai anggota.

Pada masa pendudukan Jepang di Indonesia MIAI digunakan sebagai alat untuk memobilisasi umat Islam untuk kepentingan Jepang.

Pada Oktober 1943 Jepang membubarkan MIAI karena menganggap organisasi ini tidak efektif lagi. Setelah itu peranan MIAI digantikan oleh Masyumi.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Sumpah Terlarang dan Akhir Dinasti Kerajaan Koto Besar Takluk oleh Belanda
Sumpah Terlarang dan Akhir Dinasti Kerajaan Koto Besar Takluk oleh Belanda
Dari Tragedi Karbala ke Pantai Pariaman: Perjalanan Spiritual Tradisi Tabuik
Dari Tragedi Karbala ke Pantai Pariaman: Perjalanan Spiritual Tradisi Tabuik
Siak Lengih dan Masjid Keramat: Warisan Spiritual yang Mengubah Wajah Kerinci
Siak Lengih dan Masjid Keramat: Warisan Spiritual yang Mengubah Wajah Kerinci
Jejak Imperium Terlupakan: Kisah Kerajaan Melayu yang Menguasai Nusantara Selama 9 Abad
Jejak Imperium Terlupakan: Kisah Kerajaan Melayu yang Menguasai Nusantara Selama 9 Abad
Penelitian DNA Membuktikan Kekerabatan Suku Sakai dengan Minangkabau Pagaruyung
Penelitian DNA Membuktikan Kekerabatan Suku Sakai dengan Minangkabau Pagaruyung
Ketika Islam Menulis Ulang Sejarah Minangkabau: Jejak Spiritual dalam Tambo Kuno
Ketika Islam Menulis Ulang Sejarah Minangkabau: Jejak Spiritual dalam Tambo Kuno