Kemenkes 2026 Fokus BPJS, Layanan RS, dan Puskesmas dengan Anggaran Rp 128 Triliun

Cekricek.id, Jakarta - Kementerian Kesehatan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 128 triliun pada tahun 2026. Jumlah ini mencakup Rp 114 triliun dari APBN pusat dan Rp 14,5 triliun yang disalurkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kenaikan tersebut mencapai sekitar 8 persen dibandingkan 2025 yang tercatat Rp 105,6 triliun.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan porsi terbesar anggaran 2026 akan digunakan untuk pembiayaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, yakni sekitar Rp 59 triliun. Dana ini ditujukan bagi 96,8 juta penerima bantuan iuran (PBI) dan 2,5 juta pekerja bukan penerima upah maupun bukan pekerja (PBPU-BP).

Pos anggaran terbesar kedua dialokasikan untuk layanan rumah sakit sebesar Rp 30 triliun. Dana tersebut meliputi operasional 38 rumah sakit pemerintah pusat, penyediaan vaksin bagi sekitar 2 juta anak, serta pembangunan rumah sakit di 34 kabupaten/kota daerah terpencil senilai Rp 9,7 triliun.

Selanjutnya, layanan primer seperti Puskesmas dan Posyandu memperoleh anggaran Rp 24 triliun, yang dibagi rata antara Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah.

Baca Juga: Bupati Pesisir Selatan Usulkan Pembangunan Puskesmas Baru ke Menkes

"Anggaran melalui pemerintah daerah sebesar Rp 12,7 triliun untuk mendukung layanan Posyandu di 508 kabupaten/kota," ujar Budi dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026 di Jakarta, Jumat (15/8/2025). (*)

Tag:

Baca Juga

Panci Anti Lengket Cepat Rusak? Ini 5 Penyebabnya!
Panci Anti Lengket Cepat Rusak? Ini 5 Penyebabnya!
Prof. Idris berfoto bersama (Foto: Ist)
Mengenal Prof. Dr. dr. H. Idris idham SpJP (K), FIHA, FACC, FESC, FAsCC, FSCAI dan kiprahnya pada Pengembangan Kardiologi dan Kedokteran Vascular di Indonesia
Investor asal Bahrain, Mr. Fareed Bahder, meninjau langsung proses produksi di Pabrik Mini Cokelat Chokato, Payakumbuh, Sabtu (22/11/2025), sebagai langkah awal penjajakan kerja sama investasi. (Foto: *Ag)
Investor Bahrain Lirik Cokelat Chokato, Siap Dorong Produksi Skala Besar
Kabupaten Solok Distribusikan MBG untuk Siswa SMP Negeri Gunung Talang
Kabupaten Solok Distribusikan MBG untuk Siswa SMP Negeri Gunung Talang
Inggris saat ini sedang memasuki musim panas. Biaya listrik yang mahal menjadi kendala untuk menghidupkan kipas angin sepanjang malam.
Fakta di Balik Tidur dengan Kipas Angin Disebut Picu Asam Urat: Mitos atau Nyata?
Wagub Resmikan Peluncuran Silat Tradisi Minangkabau di Agam
Wagub Resmikan Peluncuran Silat Tradisi Minangkabau di Agam