Apa Itu Indonesische Vereeniging?
Indonesische Vereeniging adalah Perkumpulan mahasiswa Hindia Belanda di Negeri Belanda yang didirikan pada 1908 dengan nama awal Indische Vereeniging.
Pada 1922 organisasi ini berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging. Indonesische Vereeniging menjadi organisasi pergerakan pertama yang menggunakan nama Indonesia.
Organisasi ini menerbitkan kembali majalah dwi bulanan Hindia Poetera yang dipimpin oleh Mohammad Hatta.
Indonessiche Vereeniging semakin berkembang dengan sikap non-kooperasinya dan memiliki tujuan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Pada 1924 nama Indonesische Vereeniging resmi diubah menjadi Perhimpuann Indonesia (PI).
Mohammad Hatta adalah ketua terlama PI yang menjabat selama 1926-1930 dan merupakan tokoh yang paling menonjol.
Selain Hatta, PI juga terdiri dari Sjahrir, Ali Sastroamidjojo, Sukiman Wirjosenjojo, Iwa Koesoemasoemantri, M. Nazir Datoek Pamoentjak, dan lain-lain.
Pada periode kepemimpinan Hatta, PI berusaha melakukan perluasan pengaruh keluar Belanda untuk mempropagandakan perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Padangan umum politik PI adalah anti imperialisme, mereka umumnya memiliki dasar pandangan sosialisme. PI mengalami keretakan saat kaum komunis yang berorientasi ke Moskow berhasil memegang kendali organisasi.
Hatta, Ali, dan tokoh PI lainnya ditangkap Belanda pada November 1927 dengan tuduhan menghasut perlawanan senjata terhadap pemerintah Belanda di Hindia Belanda.
Pada Maret 1928 mereka diadili di Den Haag dan divonis bebas.
Hatta menggunakan kesempatan ini untuk melakukan pidato pembelaan yang berisi kecaman terhadap Belanda dan perjuangan penuh atas nasionalisme Indonesia.
Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.