<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	 xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Muhammad Irwan - Cekricek.id</title>
	<atom:link href="https://cekricek.id/author/irwan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://cekricek.id</link>
	<description>Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Jun 2025 03:25:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2021/01/cropped-Fav-512-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Muhammad Irwan - Cekricek.id</title>
	<link>https://cekricek.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189108407</site>	<item>
		<title>Ketika Islam Menulis Ulang Sejarah Minangkabau: Jejak Spiritual dalam Tambo Kuno</title>
		<link>https://cekricek.id/ketika-islam-menulis-ulang-sejarah-minangkabau-jejak-spiritual-dalam-tambo-kuno/</link>
					<comments>https://cekricek.id/ketika-islam-menulis-ulang-sejarah-minangkabau-jejak-spiritual-dalam-tambo-kuno/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Irwan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2025 08:14:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Rona]]></category>
		<category><![CDATA[Editor Choice]]></category>
		<category><![CDATA[Minangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Minangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[Tambo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cekricek.id/?p=267391</guid>

					<description><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/ketika-islam-menulis-ulang-sejarah-minangkabau-jejak-spiritual-dalam-tambo-kuno/" title="Ketika Islam Menulis Ulang Sejarah Minangkabau: Jejak Spiritual dalam Tambo Kuno" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-79_11zon-1.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Ketika Islam Menulis Ulang Sejarah Minangkabau: Jejak Spiritual dalam Tambo Kuno" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-79_11zon-1.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-79_11zon-1.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-79_11zon-1.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-79_11zon-1.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-79_11zon-1.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Ketika Islam Menulis Ulang Sejarah Minangkabau: Jejak Spiritual dalam Tambo Kuno 1"></a>Cekricek.id - Di sebuah surau tua di Pariangan, Tanah Datar, tersimpan sebuah naskah berusia hampir 200 tahun yang menyimpan rahasia transformasi besar masyarakat Minangkabau. Naskah tambo "Undang-Undang Minangkabau" dari Surau Parak Laweh ini bukan sekadar catatan sejarah biasa—ia adalah saksi bisu bagaimana Islam secara radikal mengubah cara suku Minangkabau memandang asal-usul dan identitas mereka. Menghilangkan Raja, Menghadirkan Nabi Hal yang paling mengejutkan dari naskah kuno ini adalah ketiadaan total sosok Raja Adityawarman, penguasa Kerajaan Pagaruyung yang secara historis pernah menguasai tanah Minangkabau pada abad ke-14. Sebaliknya, tambo ini memulai narasi sejarah Minangkabau langsung dari Nabi Adam dan putra bungsunya, Iskandar Dzulqarnain, yang diklaim sebagai nenek moyang orang Minang. "Ini bukan kebetulan," jelas Dr. Fikri Surya Pratama, peneliti dari Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang yang mengkaji naskah tersebut dalam laporan penelitiannya berjudul "Pengaruh Islam Pada Tambo Dalam Narasi Sejarah Asal Muasal Dan Transformasi Sosial Masyarakat Minangkabau". "Penghilangan figur Adityawarman yang]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/ketika-islam-menulis-ulang-sejarah-minangkabau-jejak-spiritual-dalam-tambo-kuno/" title="Ketika Islam Menulis Ulang Sejarah Minangkabau: Jejak Spiritual dalam Tambo Kuno" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-79_11zon-1.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Ketika Islam Menulis Ulang Sejarah Minangkabau: Jejak Spiritual dalam Tambo Kuno" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-79_11zon-1.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-79_11zon-1.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-79_11zon-1.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-79_11zon-1.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-79_11zon-1.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Ketika Islam Menulis Ulang Sejarah Minangkabau: Jejak Spiritual dalam Tambo Kuno 2"></a>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Cekricek.id</strong> - Di sebuah surau tua di Pariangan, Tanah Datar, tersimpan sebuah naskah berusia hampir 200 tahun yang menyimpan rahasia transformasi besar masyarakat <a href="https://cekricek.id/tag/minangkabau/" data-type="post_tag" data-id="8060">Minangkabau</a>. Naskah <em><a href="https://cekricek.id/tag/tambo/" data-type="post_tag" data-id="9942">tambo</a></em> "Undang-Undang Minangkabau" dari Surau Parak Laweh ini bukan sekadar catatan sejarah biasa—ia adalah saksi bisu bagaimana Islam secara radikal mengubah cara suku Minangkabau memandang asal-usul dan identitas mereka.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Menghilangkan Raja, Menghadirkan Nabi</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Hal yang paling mengejutkan dari naskah kuno ini adalah ketiadaan total sosok Raja Adityawarman, penguasa Kerajaan Pagaruyung yang secara historis pernah menguasai tanah Minangkabau pada abad ke-14. Sebaliknya, <em>tambo</em> ini memulai narasi sejarah Minangkabau langsung dari Nabi Adam dan putra bungsunya, Iskandar Dzulqarnain, yang diklaim sebagai nenek moyang orang Minang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Ini bukan kebetulan," jelas Dr. Fikri Surya Pratama, peneliti dari Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang yang mengkaji naskah tersebut dalam laporan penelitiannya berjudul "Pengaruh Islam Pada Tambo Dalam Narasi Sejarah Asal Muasal Dan Transformasi Sosial Masyarakat Minangkabau". "Penghilangan figur Adityawarman yang beragama Hindu-Buddha ini adalah strategi sadar untuk 'mengislamkan' sejarah etnis Minangkabau."</p>



<p class="wp-block-paragraph">Strategi ini mencerminkan fenomena yang lebih besar: bagaimana komunitas Tarekat Syatariyah—kelompok spiritual Islam yang menulis <em>tambo</em> ini—secara sistematis merekonstruksi memori kolektif masyarakat Minangkabau. Mereka tidak hanya sekadar menghapus, tetapi juga mengganti narasi sejarah dengan tokoh-tokoh Islam yang lebih "sesuai" dengan identitas keagamaan yang mereka kehendaki.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Dari Lisan ke Tulisan: Revolusi Abad ke-19</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Tradisi <em>tambo</em> Minangkabau sebenarnya telah eksis dalam bentuk lisan selama berabad-abad. Namun, transformasi besar terjadi pada abad ke-19, tepat setelah berakhirnya Perang Paderi—konflik ideologis dan politik yang mengubah lanskap sosial Minangkabau secara permanen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Sebelumnya, masyarakat Minangkabau mengandalkan tradisi lisan yang kuat," ungkap Pratama. "Tetapi setelah Perang Paderi, mulailah era penulisan <em>tambo</em> dan hukum adat dalam bentuk tertulis."</p>



<p class="wp-block-paragraph">Momen ini bukan kebetulan belaka. Pemerintah kolonial Belanda yang baru saja memenangkan Perang Paderi memerintahkan penulisan berbagai aturan adat dan <em>tambo</em> untuk kepentingan administratif mereka. Namun, kelompok Tarekat Syatariyah memanfaatkan kesempatan ini untuk agenda yang jauh lebih besar: dakwah dan konsolidasi identitas Islam Minangkabau.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Naskah yang Mengubah Segalanya</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Naskah yang kini tersimpan di British Library ini ditulis ulang pada 17 Agustus 1962 oleh Ahmad Datuak Panghulu Sati, seorang <em>khalifah</em> (pemimpin spiritual) Tarekat Syatariyah di Pariangan. Kondisi fisiknya menunjukkan usia: kertas menguning, sebagian dimakan rayap, dengan banyak kesalahan penyalinan yang mencerminkan tradisi <em>copy-paste</em> manual era pra-digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang membuatnya istimewa bukan kondisi fisiknya, melainkan kontennya yang revolusioner. <em>Tambo</em> ini tidak hanya menceritakan asal-usul, tetapi juga mengintegrasikan sistem adat Minangkabau dengan nilai-nilai Islam secara komprehensif. Mulai dari aturan pembentukan nagari (desa) yang harus memiliki masjid dan balai adat, sistem pewarisan <em>pusako</em> (harta adat) yang dikaitkan dengan konsep wakaf Islam, hingga kepemimpinan yang harus bersumber pada Al-Qur'an dan Hadis.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jejak Perjalanan Leluhur: Dari Champa hingga Jawa</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu aspek paling menarik dari <em>tambo</em> ini adalah narasi perjalanan Sultan Sri Maharadja Diradja—tokoh yang diklaim sebagai pendiri masyarakat Minangkabau—beserta pengawalnya: Anjing Mu'alim, Kucing Siam, Harimau Champa, dan Kambing Hutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nama-nama pengawal ini bukan sekadar simbolis. Champa merujuk pada kerajaan kuno di wilayah kini Vietnam dan Kamboja, sedangkan Siam adalah nama lama Thailand. Hal ini mengindikasikan bahwa penulis <em>tambo</em> memiliki pengetahuan tentang jaringan perdagangan dan peradaban Asia Tenggara yang luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Narasi ini mencerminkan realitas historis tentang jalur perdagangan maritim Nusantara," analisis Pratama. "Minangkabau memang bagian dari jaringan perdagangan yang menghubungkan India, Tiongkok, dan Asia Tenggara."</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang unik, <em>tambo</em> ini juga menceritakan beberapa kali perjalanan bolak-balik antara Jawa dan Sumatera untuk mengambil kayu jati—detail yang mengejutkan akurat secara ekologis karena kayu jati memang tersebar di Jawa dan beberapa wilayah Indonesia lainnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Strategi Dakwah Melalui Genealogi</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Azyumardi Azra, sejarawan terkemuka Indonesia, pengkaitan silsilah Minangkabau dengan Iskandar Dzulqarnain (Alexander Agung versi Islam) merupakan teknik Islamisasi klasik yang digunakan di berbagai wilayah Nusantara. "Ini adalah strategi tasawuf untuk melegitimasi keislaman suatu komunitas dengan menghubungkannya pada figur-figur agung dalam tradisi Islam," jelasnya dalam karya akademisnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Strategi ini sangat efektif karena Iskandar Dzulqarnain disebut dalam Al-Qur'an, sehingga memiliki legitimasi keagamaan yang kuat. Dengan mengklaim keturunan dari tokoh Qur'ani, masyarakat Minangkabau tidak hanya mendapat identitas Islam yang kuat, tetapi juga mewarisi "kemuliaan" spiritual yang tinggi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Transformasi Sosial: Dari Adat ke Syarak</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Penelitian ini mengungkap bahwa <em>tambo</em> bukan hanya dokumen sejarah, tetapi juga instrumen transformasi sosial yang sangat canggih. Setiap aspek kehidupan masyarakat Minangkabau—dari sistem pemerintahan, hukum pernikahan, hingga penyelesaian konflik—diintegrasikan dengan prinsip-prinsip Islam melalui narasi <em>tambo</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Filosofi "adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah" (adat bersendi syariat, syariat bersendi Al-Qur'an) yang menjadi pegangan hidup masyarakat Minangkabau tidak muncul begitu saja. Ia adalah hasil dari proses panjang integrasi nilai-nilai Islam ke dalam struktur sosial tradisional, yang salah satu instrumen utamanya adalah penulisan ulang <em>tambo</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Agenda Politik di Balik Dakwah</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Yang tidak kalah menarik, <em>tambo</em> ini juga menghadirkan narasi peperangan antara "Datuk Nan Betiga" (Tiga Datuk) melawan "Ulanda Syaiṭan" (Belanda Setan). Secara kronologis, narasi ini tidak akurat karena tokoh-tokoh tersebut hidup jauh sebelum kedatangan Belanda. Namun, ini justru menunjukkan agenda politik di balik penulisan <em>tambo</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Narasi peperangan ini adalah bentuk perlawanan simbolis terhadap kolonialisme," analisis Pratama. "Tarekat Syatariyah menggunakan <em>tambo</em> sebagai media untuk menanamkan semangat jihad dan nasionalisme di kalangan masyarakat Minangkabau."</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya, dalam narasi tersebut, pihak Belanda yang kalah kemudian masuk Islam dan memberikan "emas sepuluh karung" sebagai bentuk zakat <em>muallaf</em> (bantuan untuk yang baru masuk Islam). Ini menunjukkan bahwa tujuan akhir dari "peperangan" bukanlah kehancuran, melainkan dakwah dan penyebaran Islam.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga: <a href="https://cekricek.id/peran-strategis-bundo-kanduang-dalam-mewariskan-budaya-minangkabau/" data-type="post" data-id="253394">Peran Strategis Bundo Kanduang dalam Mewariskan Budaya Minangkabau</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading">Warisan yang Masih Hidup</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Hari ini, ketika modernisasi menggerus tradisi, Surau Parak Laweh Pariangan masih mempertahankan tradisi penyalinan naskah. Para murid Tarekat Syatariyah generasi baru tetap mempelajari <em>tambo</em> ini dalam perkumpulan rutin mereka, menjadikannya salah satu dari sedikit tradisi intelektual klasik yang masih hidup di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Ini menunjukkan vitalitas tradisi Islam lokal," kata Pratama. "Dalam era global ini, <em>tambo</em> tetap relevan sebagai sumber identitas dan panduan hidup masyarakat Minangkabau."</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penelitian terhadap naskah "Undang-Undang Minangkabau" dari Surau Parak Laweh ini membuka mata tentang kompleksitas proses Islamisasi di Nusantara. Islam tidak datang sebagai kekuatan yang menghancurkan budaya lokal, melainkan sebagai kekuatan yang mentransformasi dan mengintegrasikan. Melalui <em>tambo</em>, kita bisa melihat bagaimana sebuah komunitas spiritual berhasil mengubah tidak hanya praktik keagamaan, tetapi juga memori kolektif dan identitas sosial suatu etnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks Indonesia kontemporer yang majemuk, kisah transformasi Minangkabau ini menawarkan pelajaran berharga tentang bagaimana tradisi dan modernitas, lokal dan universal, dapat berdialog secara konstruktif tanpa saling meniadakan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cekricek.id/ketika-islam-menulis-ulang-sejarah-minangkabau-jejak-spiritual-dalam-tambo-kuno/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">267391</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Misteri Gulungan Laut Mati: Naskah Kuno 2.000 Tahun dari Gua Qumran</title>
		<link>https://cekricek.id/misteri-gulungan-laut-mati-naskah-kuno-2-000-tahun-dari-gua-qumran/</link>
					<comments>https://cekricek.id/misteri-gulungan-laut-mati-naskah-kuno-2-000-tahun-dari-gua-qumran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Irwan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2025 07:52:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Rona]]></category>
		<category><![CDATA[Gulungan Laut Mati]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Naskah Qumran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cekricek.id/?p=267168</guid>

					<description><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/misteri-gulungan-laut-mati-naskah-kuno-2-000-tahun-dari-gua-qumran/" title="Misteri Gulungan Laut Mati: Naskah Kuno 2.000 Tahun dari Gua Qumran" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-12_11zon.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Misteri Gulungan Laut Mati: Naskah Kuno 2.000 Tahun dari Gua Qumran" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-12_11zon.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-12_11zon.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-12_11zon.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-12_11zon.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-12_11zon.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Misteri Gulungan Laut Mati: Naskah Kuno 2.000 Tahun dari Gua Qumran 3"></a>Cekricek.id - Gulungan Laut Mati yang ditemukan di kawasan Qumran, Tepi Barat, menjadi salah satu penemuan arkeologi paling signifikan dalam sejarah modern. Koleksi naskah kuno ini mencakup berbagai teks dari Alkitab Ibrani serta karya-karya keagamaan lainnya yang memberikan wawasan mendalam tentang kehidupan masyarakat pada masa lalu. Lokasi penemuan Gulungan Laut Mati terletak di Khirbet Qumran, sebuah nama Arab modern yang berada di Tepi Barat, dekat tepi utara Laut Mati. Para arkeolog menemukan naskah-naskah berharga ini di 11 gua yang tersebar di sekitar kawasan tersebut hampir 80 tahun yang lalu. Meskipun telah berlalu beberapa dekade sejak penemuan pertama, para peneliti mengumumkan pada Februari 2017 bahwa mereka telah menemukan gua ke-12 di dekat Qumran. Pemukiman pertama di lokasi tersebut didirikan pada Zaman Besi, namun kemudian ditinggalkan sekitar 2.600 tahun yang lalu, jauh sebelum Gulungan Laut Mati dibuat. Bukti arkeologi menunjukkan bahwa pemukiman kedua pernah ada antara sekitar 100 Sebelum Masehi hingga 68]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/misteri-gulungan-laut-mati-naskah-kuno-2-000-tahun-dari-gua-qumran/" title="Misteri Gulungan Laut Mati: Naskah Kuno 2.000 Tahun dari Gua Qumran" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-12_11zon.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Misteri Gulungan Laut Mati: Naskah Kuno 2.000 Tahun dari Gua Qumran" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-12_11zon.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-12_11zon.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-12_11zon.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-12_11zon.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-12_11zon.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Misteri Gulungan Laut Mati: Naskah Kuno 2.000 Tahun dari Gua Qumran 4"></a>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Cekricek.id</strong> - <a href="https://cekricek.id/tag/gulungan-laut-mati/" data-type="post_tag" data-id="9892">Gulungan Laut Mati</a> yang ditemukan di kawasan Qumran, Tepi Barat, menjadi salah satu penemuan arkeologi paling signifikan dalam sejarah modern. Koleksi naskah kuno ini mencakup berbagai teks dari Alkitab Ibrani serta karya-karya keagamaan lainnya yang memberikan wawasan mendalam tentang kehidupan masyarakat pada masa lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lokasi penemuan Gulungan Laut Mati terletak di Khirbet Qumran, sebuah nama <em>Arab</em> modern yang berada di Tepi Barat, dekat tepi utara Laut Mati. Para arkeolog menemukan naskah-naskah berharga ini di 11 gua yang tersebar di sekitar kawasan tersebut hampir 80 tahun yang lalu. Meskipun telah berlalu beberapa dekade sejak penemuan pertama, para peneliti mengumumkan pada Februari 2017 bahwa mereka telah menemukan gua ke-12 di dekat Qumran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemukiman pertama di lokasi tersebut didirikan pada <em>Zaman Besi</em>, namun kemudian ditinggalkan sekitar 2.600 tahun yang lalu, jauh sebelum Gulungan Laut Mati dibuat. Bukti arkeologi menunjukkan bahwa pemukiman kedua pernah ada antara sekitar 100 Sebelum Masehi hingga 68 Masehi, ketika wilayah tersebut dikuasai oleh tentara Romawi dan kemudian dihancurkan dalam kebakaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Intensitas panas dari kebakaran tersebut sangat dahsyat hingga para arkeolog masa kini menemukan berbagai bejana kaca yang "meleleh" akibat suhu tinggi. Para ahli percaya bahwa setidaknya sebagian dari Gulungan Laut Mati ditulis sebelum disembunyikan untuk menghindari kehancuran.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Proses Penemuan Bersejarah</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Gulungan Laut Mati pertama kali ditemukan pada 1946 atau 1947 ketika seorang gembala muda bernama Muhammed Edh-Dhib sedang mencari kambing yang tersesat. Pada suatu titik, dia menghibur dirinya dengan melempar batu-batu kecil dan salah satunya jatuh ke dalam lubang kecil di bebatuan, diikuti dengan suara pecahan tembikar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peneliti <em>Inggris</em> Geza Vermes menulis dalam bukunya "<em>The Story of the Scrolls: The Miraculous Discovery and True Significance of the Dead Sea Scrolls</em>" bahwa Muhammed kemudian memanjat masuk dan menemukan beberapa naskah kuno dalam sebuah tempayan. Secara keseluruhan, tujuh gulungan kemudian berhasil dikeluarkan dari gua tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada 1949, sebuah ekspedisi gabungan melakukan penggalian di gua yang ditemukan Muhammed, yang disebut gua nomor satu. Selama dekade berikutnya, para peneliti Badui lokal dan tim ilmiah akan menemukan sisa-sisa lebih dari 900 naskah di 11 gua. Setiap gua terletak dekat Qumran, yang paling jauh berjarak sekitar 1,6 kilometer ke utara dari lokasi tersebut.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kandungan Naskah Kuno</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Gulungan yang ditemukan mencakup salinan kitab Kejadian, Keluaran, Yesaya, Raja-raja, dan Ulangan, di antara karya-karya kanonik lainnya dari Alkitab Ibrani. Koleksi ini juga mencakup kalender, himne, mazmur, karya apokrif yang tidak kanonik, dan aturan-aturan komunitas. Salah satu gulungan terbuat dari tembaga dan menggambarkan lokasi harta karun yang terkubur, namun tidak ada injil Perjanjian Baru yang ditemukan di gua-gua tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Analisis gaya huruf pada naskah-naskah tersebut, bersamaan dengan penanggalan <em>karbon-14</em>, menunjukkan bahwa Gulungan Laut Mati ditulis antara sekitar 200 Sebelum Masehi hingga 70 Masehi. Gulungan tembaga kemungkinan ditulis beberapa dekade kemudian. Peneliti Vermes menulis bahwa sebagian besar naskah ditulis dalam bahasa Ibrani dengan jumlah yang lebih sedikit dalam bahasa <em>Aram</em> dan hanya sedikit dalam bahasa <em>Yunani</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagian besar gulungan dibuat dari kulit domba dan kulit kambing, meskipun wol merupakan bahan pakaian yang lebih populer pada masa itu. Para peneliti berpendapat bahwa menurut catatan sejarah, tekstil ini serupa dengan yang dikenakan oleh orang-orang yang termasuk dalam sekte kuno yang disebut <em>Essenes</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pemukiman Qumran dan Penghuni</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pekerjaan arkeologi terbaru oleh Yitzhak Magen dan Yuval Peleg dari Otoritas Purbakala Israel menunjukkan bahwa sekitar 100 Sebelum Masehi, sebuah pos militer <em>Hasmonean</em> dengan menara pengawas dan kandang kuda dibangun di Qumran. Para <em>Hasmonean</em> merupakan dinasti penguasa Yahudi yang mengendalikan negara yang berpusat di Israel modern.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam wawancara dengan situs web <em>Heritage Key</em>, Peleg menekankan bahwa pos terdepan ini merupakan struktur sederhana dengan unit-unit kecil yang bertujuan memastikan tidak ada pasukan musuh yang datang ke pantai Laut Mati dan mendaki tebing menuju Yerusalem.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada 63 Sebelum Masehi, bangsa Romawi mengambil alih kerajaan <em>Hasmonean</em>, dan pekerjaan arkeologi menunjukkan bahwa Qumran beralih ke penggunaan sipil. Magen dan Peleg menulis bahwa sekitar waktu ini pasokan air situs "ditingkatkan" dengan pembangunan saluran air dan kolam tambahan. Secara keseluruhan, Qumran memiliki delapan kolam bertingkat yang menurut beberapa peneliti dipercaya sebagai tempat mandi ritual yang dikenal sebagai "<em>mikveh</em>".</p>



<p class="wp-block-paragraph">Alasan peningkatan pasokan air menjadi bahan perdebatan. Seorang imam bernama Roland de Vaux, yang melakukan penggalian di Qumran beberapa dekade lalu dan pertama kali mencatat kolam-kolam bertingkat, berargumen bahwa populasi situs meningkat dan sistem air diperlukan untuk minum serta mandi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Magen dan Peleg berpendapat bahwa hal ini tidak mungkin terjadi. Penggalian mereka menunjukkan bahwa ruang hunian di Qumran tidak bertambah dan hanya dua atau tiga dari kolam bertingkat yang secara ritual cocok untuk digunakan sebagai <em>mikveh</em>. Para peneliti berargumen bahwa produksi tembikar menjadi alasan ekspansi sistem air Qumran, karena mereka menemukan bahwa "puluhan ribu fragmen tembikar" ditemukan di Qumran dan penggalian mereka mengungkapkan bahwa setidaknya satu kolam besar memiliki lapisan tanah liat tebal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Orang-orang di Qumran tampaknya terlibat dalam kegiatan menulis. Penggalian de Vaux mengungkap sebuah ruangan yang disebutnya "<em>scriptorium</em>", yang memiliki dua tempat tinta dengan bangku-bangku atau meja berlapis plester. Ruangan tersebut dapat digunakan untuk menulis gulungan dan/atau catatan bisnis, tergantung pada bagaimana situs tersebut diinterpretasikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gua dan Biara Gulungan Laut Mati kini menjadi situs Warisan Dunia yang diakui oleh UNESCO.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Perdebatan Akademis Berkelanjutan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Hubungan antara gulungan dan Qumran menjadi sumber perdebatan ilmiah yang besar. Beberapa peneliti, seperti de Vaux, berargumen bahwa gulungan disimpan di gua-gua oleh kaum <em>Essenes</em>, yang pada gilirannya tinggal di Qumran. Di sisi lain, beberapa sarjana seperti Magen dan Peleg berargumen bahwa situs itu sendiri tidak memiliki hubungan dengan gulungan, dan bahwa naskah-naskah tersebut disimpan oleh pengungsi, kemungkinan dari Yerusalem, yang melarikan diri dari tentara Romawi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Profesor Robert Cargill, seorang profesor asosiasi studi alkitabiah di Universitas Iowa, telah menciptakan model virtual Qumran yang memberikan para peneliti alat untuk membantu merekonstruksi arsitekturnya. Dia berargumen bahwa beberapa kelompok, termasuk orang-orang dari Qumran, mungkin telah menyimpan gulungan ke dalam gua-gua tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teori ini membantu menjelaskan mengapa gua-gua tersebut berisi gulungan yang ditulis dalam tiga bahasa dan mengapa gulungan tembaga yang membahas harta karun mungkin berasal dari setelah kehancuran Qumran.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Teknologi Modern dalam Penelitian</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Para peneliti kini menggunakan <em>artificial intelligence</em> untuk mempelajari Gulungan Laut Mati. Dalam sebuah kasus, penelitian menggunakan AI dan statistik menemukan bahwa naskah Gulungan Laut Mati ditulis bukan oleh satu, tetapi dua juru tulis. Analisis ini melihat perbedaan halus dalam tulisan tangan pada <em>Great Isaiah Scroll</em>, salah satu dari tujuh gulungan yang awalnya ditemukan oleh gembala Badui.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Analisis AI lainnya kali ini melihat tulisan tangan dan penanggalan radiokarbon, menemukan bahwa beberapa Gulungan Laut Mati lebih tua dari yang diperkirakan sebelumnya. Menggunakan program AI yang disebut <em>Enoch</em>, para peneliti menganalisis tulisan tangan pada beberapa gulungan kemudian memperoleh tanggal radiokarbon baru dari 27 gulungan, sebuah prestasi yang memerlukan pembersihan gulungan terlebih dahulu karena banyak yang sebelumnya terkena minyak jarak dalam upaya untuk lebih baik membaca teks mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan memberikan sampel tulisan tangan AI yang cocok dengan tanggal radiokarbon baru, para peneliti mampu menggunakan <em>Enoch</em> untuk menganalisis tulisan tangan pada gulungan lain dan memberikan tanggal pada mereka. Mereka melaporkan dalam penelitian 2023 di jurnal <em>PLOS One</em> bahwa AI harus menjadi hanya salah satu dari banyak teknik yang digunakan untuk mempelajari Gulungan Laut Mati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para ahli memperingatkan bahwa AI harus menjadi hanya salah satu dari banyak teknik yang digunakan untuk mempelajari naskah kuno ini. Christopher Rollston, seorang profesor dan ketua studi alkitabiah dan bahasa Timur Dekat serta peradaban di Universitas George Washington yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut, sebelumnya mengatakan kepada Live Science bahwa "mesin dapat membantu dalam mengisolasi fitur-fitur skrip, tetapi kehadiran seorang paleograf berbakat setidaknya sama berharganya dengan alat pembelajaran mesin".</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga: <a href="https://cekricek.id/ngarai-bawah-laut-raksasa-berusia-6-juta-tahun-ditemukan-di-laut-mediterania/" data-type="post" data-id="264813">Ngarai Bawah Laut Raksasa Berusia 6 Juta Tahun Ditemukan di Laut Mediterania</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Gulungan Laut Mati terus menjadi objek penelitian intensif yang memberikan wawasan berharga tentang sejarah agama dan budaya kuno di wilayah Timur Tengah. Penemuan dan analisis berkelanjutan terhadap naskah-naskah bersejarah ini membuka jendela pemahaman baru tentang kehidupan masyarakat pada masa lampau.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cekricek.id/misteri-gulungan-laut-mati-naskah-kuno-2-000-tahun-dari-gua-qumran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">267168</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Eksistensi Trowulan: Menyingkap Kejayaan Majapahit di Era Rajasanagara</title>
		<link>https://cekricek.id/eksistensi-trowulan-menyingkap-kejayaan-majapahit-di-era-rajasanagara/</link>
					<comments>https://cekricek.id/eksistensi-trowulan-menyingkap-kejayaan-majapahit-di-era-rajasanagara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Irwan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Dec 2024 11:36:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Rona]]></category>
		<category><![CDATA[Majapahit]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cekricek.id/?p=267021</guid>

					<description><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/eksistensi-trowulan-menyingkap-kejayaan-majapahit-di-era-rajasanagara/" title="Eksistensi Trowulan: Menyingkap Kejayaan Majapahit di Era Rajasanagara" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/12/Ck2-4_11zon.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Eksistensi Trowulan: Menyingkap Kejayaan Majapahit di Era Rajasanagara" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/12/Ck2-4_11zon.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/12/Ck2-4_11zon.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/12/Ck2-4_11zon.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/12/Ck2-4_11zon.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/12/Ck2-4_11zon.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Eksistensi Trowulan: Menyingkap Kejayaan Majapahit di Era Rajasanagara 5"></a>Cekricek.id - Trowulan, kota kuno yang terletak sekitar 12 kilometer di arah barat daya Mojokerto, Jawa Timur, menyimpan kisah kejayaan salah satu kerajaan terbesar di Nusantara. Di balik reruntuhan bangunan dan artefak yang tersebar di wilayah ini, tersimpan bukti eksistensi Kerajaan Majapahit yang mencapai puncak kejayaannya di bawah pemerintahan Rajasanagara pada abad ke-14. Berdasarkan penelitian arkeologis yang dilakukan selama bertahun-tahun, Trowulan diyakini sebagai bekas pusat pemerintahan Majapahit. Hal ini diperkuat dengan temuan berbagai situs penting seperti fondasi bangunan, sistem kanal, petirtaan, candi, bekas keraton, dan gapura yang tersebar di area seluas 11 x 9 kilometer. "Trowulan adalah saksi bisu kejayaan Majapahit yang tidak terbantahkan. Konsentrasi temuan arkeologis terbesar dari masa Majapahit berada di wilayah ini," jelas Dr. Agus Aris Munandar, pakar sejarah Majapahit dalam bukunya "Ibu Kota Majapahit: Masa Jaya dan Pencapaian" (2008). Keberadaan Trowulan sebagai pusat Majapahit juga dikuatkan oleh catatan Ma-Huan, pelaut Tiongkok yang mengunjungi Jawa pada tahun]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/eksistensi-trowulan-menyingkap-kejayaan-majapahit-di-era-rajasanagara/" title="Eksistensi Trowulan: Menyingkap Kejayaan Majapahit di Era Rajasanagara" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/12/Ck2-4_11zon.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Eksistensi Trowulan: Menyingkap Kejayaan Majapahit di Era Rajasanagara" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/12/Ck2-4_11zon.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/12/Ck2-4_11zon.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/12/Ck2-4_11zon.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/12/Ck2-4_11zon.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/12/Ck2-4_11zon.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Eksistensi Trowulan: Menyingkap Kejayaan Majapahit di Era Rajasanagara 6"></a>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Cekricek.id</strong> - Trowulan, kota kuno yang terletak sekitar 12 kilometer di arah barat daya Mojokerto, Jawa Timur, menyimpan kisah kejayaan salah satu kerajaan terbesar di Nusantara. Di balik reruntuhan bangunan dan artefak yang tersebar di wilayah ini, tersimpan bukti eksistensi Kerajaan Majapahit yang mencapai puncak kejayaannya di bawah pemerintahan Rajasanagara pada abad ke-14.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan penelitian arkeologis yang dilakukan selama bertahun-tahun, Trowulan diyakini sebagai bekas pusat pemerintahan Majapahit. Hal ini diperkuat dengan temuan berbagai situs penting seperti fondasi bangunan, sistem kanal, petirtaan, candi, bekas keraton, dan gapura yang tersebar di area seluas 11 x 9 kilometer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Trowulan adalah saksi bisu kejayaan Majapahit yang tidak terbantahkan. Konsentrasi temuan arkeologis terbesar dari masa Majapahit berada di wilayah ini," jelas Dr. Agus Aris Munandar, pakar sejarah Majapahit dalam bukunya "Ibu Kota Majapahit: Masa Jaya dan Pencapaian" (2008).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberadaan Trowulan sebagai pusat Majapahit juga dikuatkan oleh catatan Ma-Huan, pelaut Tiongkok yang mengunjungi Jawa pada tahun 1413. Dalam catatannya, Ma-Huan menyebutkan bahwa pusat kerajaan dapat dicapai melalui jalur sungai dari Surabaya ke Canggu, kemudian dilanjutkan perjalanan ke arah barat daya selama satu setengah hari.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tata Ruang Kota yang Mencerminkan Kejayaan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Penataan kota Trowulan pada masa Majapahit menunjukkan tingkat peradaban yang sangat maju. Berdasarkan analisis tata ruang, kota ini dibangun dengan konsep yang mengadopsi ajaran Triloka dalam kepercayaan Hindu-Buddha, yang membagi dunia dalam tiga tingkatan: Bhurloka, Bhuwarloka, dan Swarloka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Sistem penataan kota Majapahit di Trowulan tidak dibuat secara sembarangan. Setiap bangunan memiliki makna filosofis yang dalam dan mencerminkan sistem kepercayaan yang dianut," tutur Dr. Timbul Haryono dalam "Kerajaan Majapahit: Masa Sri Rajasanagara sampai Girindrawarddhana" (1997).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di bagian utara kota terdapat pasar yang melambangkan Bhurloka - dunia manusia dengan segala keinginan duniawinya. Di tengah kota terdapat alun-alun yang disebut Wanguntur, melambangkan Bhuwarloka - tempat manusia yang telah melepaskan keterikatan duniawi. Sementara di selatan terdapat kompleks keraton yang melambangkan Swarloka - tempat bersemayamnya para dewa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bukti kemajuan arsitektur Majapahit juga terlihat dari sistem pengairan yang canggih. Kota ini dikelilingi jaringan kanal yang mengalir ke arah barat menuju Sungai Brantas. Sistem ini tidak hanya berfungsi untuk pengairan, tetapi juga mendukung aktivitas perdagangan melalui jalur air.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Era Keemasan di Bawah Rajasanagara</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kejayaan Majapahit mencapai puncaknya ketika Rajasanagara, yang juga dikenal sebagai Hayam Wuruk, memegang tampuk kekuasaan dari tahun 1350 hingga 1389. Periode ini ditandai dengan stabilitas politik yang tinggi dan ekspansi kekuasaan yang signifikan ke berbagai wilayah Nusantara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Di bawah kepemimpinan Rajasanagara, Majapahit tidak hanya menjadi kerajaan yang kuat secara militer, tetapi juga maju dalam berbagai aspek kehidupan," ungkap sejarawan Slamet Muljana dalam bukunya "Menuju Puncak Kemegahan: Sejarah Kerajaan Majapahit" (1965).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Catatan sejarah menunjukkan bahwa pada masa ini, ibukota Majapahit di Trowulan dihuni sekitar 200-300 keluarga. Kehidupan ekonomi sangat maju, ditandai dengan penggunaan mata uang tembaga Majapahit dan penerimaan mata uang asing dari berbagai dinasti Tiongkok dalam transaksi perdagangan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Sistem Pemerintahan yang Maju</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Rajasanagara dikenal sebagai pemimpin yang cakap dalam menata sistem pemerintahan. Hal ini terlihat dari dikeluarkannya Prasasti Trowulan pada tahun 1385 yang mengatur berbagai aspek administrasi kerajaan. Dalam prasasti tersebut, nama resmi Hayam Wuruk setelah dinobatkan menjadi raja adalah Sri Tiktawilwa Nagareswara Sri Rajasanagara Namarajabhiseka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Struktur pemerintahan Majapahit menerapkan sistem birokrasi teritorial yang tersentralisasi. Raja sebagai pemegang otoritas tertinggi dibantu oleh Dewan Pahom Narendra dan berbagai pejabat tinggi, termasuk Patih Umangkubhumi yang mengatur administrasi pemerintahan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kemajuan Sosial dan Budaya</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kehidupan sosial masyarakat Majapahit pada masa Rajasanagara mencerminkan tingkat peradaban yang tinggi. Penduduk telah mengenakan pakaian yang rapi, dengan kaum laki-laki mengenakan keris bergagang emas sebagai simbol status sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Majapahit bukan hanya unggul dalam hal politik dan ekonomi, tetapi juga memiliki kehidupan sosial budaya yang sangat maju," jelas Dr. D.Y. Wahyudi dalam penelitiannya "Pusat Pendidikan Keagamaan Masa Majapahit" (2014).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam bidang kesenian dan arsitektur, periode ini menghasilkan karya-karya monumental seperti relief pada candi-candi yang masih dapat disaksikan hingga kini. Para seniman Majapahit mampu menghasilkan arca-arca bermutu tinggi, seperti arca Hari Hara setinggi dua meter dari Simping dan arca Dewi Parwati dari Candi Ngrimbi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Warisan Sastra yang Tak Ternilai</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu pencapaian terpenting masa Rajasanagara adalah berkembangnya tradisi sastra. Kakawin Nagarakrtagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365 menjadi sumber sejarah yang sangat berharga tentang struktur dan kehidupan kerajaan Majapahit.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kekuatan Maritim yang Disegani</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Majapahit di bawah Rajasanagara dikenal sebagai kekuatan maritim yang disegani di kawasan Asia Tenggara. Armada lautnya yang megah mampu mengendalikan jalur perdagangan strategis di Nusantara, membuat Majapahit menjadi pusat perdagangan internasional yang ramai dikunjungi pedagang dari berbagai penjuru dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan catatan musafir Ma-Huan, pelabuhan-pelabuhan Majapahit di pantai utara Jawa menjadi tempat bertemunya pedagang dari Arab, India, Tiongkok, dan berbagai wilayah Asia Tenggara. Banyak di antara mereka yang kemudian menetap dan membentuk komunitas dagang di wilayah kekuasaan Majapahit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Kekuatan armada Majapahit tidak hanya berfungsi untuk kepentingan militer, tetapi juga mendukung jaringan perdagangan yang luas," ungkap Prof. M.D. Poesponegoro dalam "Sejarah Nasional Indonesia" (1990).</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hukum dan Tata Negara</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Majapahit memiliki sistem hukum yang sangat maju untuk zamannya. Kitab Kutaramanawa yang berisi hukum pidana dan perdata menjadi pedoman dalam mengatur kehidupan bermasyarakat. Kitab ini mencakup berbagai aspek hukum mulai dari ketentuan denda, masalah pembunuhan, pencurian, hingga perkawinan dan warisan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang menarik, hukum Majapahit juga telah mengenal konsep kesetaraan gender. Hal ini terlihat dari pasal-pasal yang mengatur hak-hak perempuan, termasuk dalam hal perkawinan dan perceraian. "Hukum Majapahit memberikan perlindungan yang cukup baik terhadap hak-hak perempuan, sesuatu yang terbilang maju untuk ukuran abad ke-14," jelas S.I. Pradhani dalam penelitiannya tentang sejarah hukum maritim Majapahit (2018).</p>



<h2 class="wp-block-heading">Peninggalan Arkeologis yang Masih Tersisa</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga kini, Trowulan menyimpan berbagai peninggalan arkeologis yang menjadi bukti kejayaan Majapahit. Di antaranya:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Candi Tikus, sebuah petirtaan dengan arsitektur yang mencerminkan konsep kosmologi Hindu-Buddha</li>



<li>Gapura Bajang Ratu yang menjulang dengan ornamen yang rumit</li>



<li>Koleksi arca dan relief di Museum Trowulan</li>



<li>Sisa-sisa fondasi bangunan dan sistem kanal kuno</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">"Setiap artefak yang ditemukan di Trowulan memberi kita gambaran tentang tingginya peradaban Majapahit," jelas Dr. T.A.B.N.S. Kusuma dalam penelitiannya tentang evaluasi pengelolaan situs Majapahit (2021).</p>



<h2 class="wp-block-heading">Akulturasi Budaya yang Harmonis</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Majapahit di era Rajasanagara juga dikenal dengan keharmonisan dalam kehidupan beragama. Meskipun secara resmi menganut Hindu-Buddha, kerajaan ini memberikan ruang bagi berkembangnya berbagai kepercayaan. Hal ini tercermin dari peninggalan arsitektur yang memadukan unsur-unsur berbagai kepercayaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Toleransi beragama di Majapahit terlihat dari keberadaan para pendeta Siwa-Buddha yang berdiskusi bersama di lingkungan keraton," tutur Prof. Agus Aris Munandar, mengutip keterangan dalam Nagarakrtagama.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Upacara Kebesaran sebagai Simbol Kejayaan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap tahun, Majapahit mengadakan pertemuan besar bernama Paseban yang dihadiri seluruh pejabat kerajaan dan para penguasa daerah. Dalam acara ini, para pemimpin dari berbagai wilayah datang membawa upeti sebagai tanda pengakuan atas kedaulatan Majapahit.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Warisan bagi Generasi Masa Kini</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Situs Trowulan saat ini telah ditetapkan sebagai Kawasan Cagar Budaya Nasional. Upaya pelestarian dan penelitian terus dilakukan untuk memahami lebih dalam tentang kejayaan Majapahit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Trowulan bukan sekadar kumpulan bangunan kuno. Ia adalah bukti nyata bahwa bangsa kita pernah memiliki peradaban yang sangat maju di masa lalu," ungkap kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kesimpulan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Era Rajasanagara dalam sejarah Majapahit menandai periode keemasan yang ditandai dengan kemajuan di berbagai bidang. Dari sistem pemerintahan yang terstruktur, kehidupan ekonomi yang makmur, hingga pencapaian budaya yang tinggi, Majapahit telah membuktikan diri sebagai salah satu kerajaan terbesar yang pernah ada di Nusantara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberadaan Trowulan dengan berbagai peninggalannya menjadi pengingat akan kejayaan masa lalu sekaligus inspirasi bagi generasi sekarang. Situs ini tidak hanya menjadi objek penelitian sejarah, tetapi juga simbol kebanggaan nasional yang menunjukkan bahwa bangsa Indonesia telah memiliki peradaban tinggi sejak berabad-abad lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">*<em>Tulisan ini disusun berdasarkan penelitian <strong>Iqra Pandu Wijaya</strong> dari UIN Imam Bonjol Padang, yang dipublikasikan dalam <strong><a rel="external noopener" href="https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/santhet/article/view/3036/2046" target="_blank">Jurnal Santhet</a></strong> pada edisi November 2023-April 2024, dengan tambahan dari berbagai sumber sejarah terpercaya lainnya.</em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cekricek.id/eksistensi-trowulan-menyingkap-kejayaan-majapahit-di-era-rajasanagara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">267021</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Chip Kuantum Terbaru IBM Tingkatkan Kecepatan Komputasi Hingga 50 Kali Lipat</title>
		<link>https://cekricek.id/chip-kuantum-terbaru-ibm-tingkatkan-kecepatan-komputasi-hingga-50-kali-lipat/</link>
					<comments>https://cekricek.id/chip-kuantum-terbaru-ibm-tingkatkan-kecepatan-komputasi-hingga-50-kali-lipat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Irwan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Nov 2024 14:25:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[Chip Kuantum]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cekricek.id/?p=266997</guid>

					<description><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/chip-kuantum-terbaru-ibm-tingkatkan-kecepatan-komputasi-hingga-50-kali-lipat/" title="Chip Kuantum Terbaru IBM Tingkatkan Kecepatan Komputasi Hingga 50 Kali Lipat" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-4_11zon.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Chip kuantum 156-qubit IBM Heron terbaru menunjukkan peningkatan kinerja signifikan dalam komputasi kuantum" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-4_11zon.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-4_11zon.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-4_11zon.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-4_11zon.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-4_11zon.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Chip Kuantum Terbaru IBM Tingkatkan Kecepatan Komputasi Hingga 50 Kali Lipat 7"></a>Cekricek.id, Armonk — IBM mengumumkan terobosan terbaru dalam teknologi komputasi kuantum melalui peluncuran chip kuantum berkapasitas 156-qubit yang mampu beroperasi 50 kali lebih cepat dibandingkan pendahulunya. Pencapaian ini membuka babak baru dalam penelitian ilmiah berbasis teknologi kuantum. Sistem chip kuantum terbaru ini terdiri dari dua komponen utama. Pertama, Unit Pemrosesan Kuantum (Quantum Processing Unit/QPU) 156-qubit yang diberi nama R2 IBM Heron, merupakan generasi kedua dari chip yang diluncurkan tahun lalu. Kedua, Qiskit, serangkaian perangkat lunak dan algoritma yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan kinerja komputasi kuantum. Berdasarkan data pengujian, sistem baru ini menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan. Dalam eksperimen utilitas kuantum IBM tahun 2023 yang dipublikasikan di jurnal Nature, komputer kuantum terdahulu membutuhkan waktu 122 jam untuk menyelesaikan beban kerja. Sementara itu, sistem baru dengan R2 Heron QPU hanya memerlukan waktu 2,4 jam untuk tugas yang sama. Wakil Presiden IBM Quantum, Jay Gambetta, menyampaikan, "Kemajuan dalam perangkat keras IBM Quantum dan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/chip-kuantum-terbaru-ibm-tingkatkan-kecepatan-komputasi-hingga-50-kali-lipat/" title="Chip Kuantum Terbaru IBM Tingkatkan Kecepatan Komputasi Hingga 50 Kali Lipat" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-4_11zon.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Chip kuantum 156-qubit IBM Heron terbaru menunjukkan peningkatan kinerja signifikan dalam komputasi kuantum" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-4_11zon.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-4_11zon.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-4_11zon.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-4_11zon.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-4_11zon.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Chip Kuantum Terbaru IBM Tingkatkan Kecepatan Komputasi Hingga 50 Kali Lipat 8"></a>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Cekricek.id, Armonk</strong> — IBM mengumumkan terobosan terbaru dalam <a href="https://cekricek.id/tag/teknologi">teknologi</a> komputasi kuantum melalui peluncuran chip kuantum berkapasitas 156-qubit yang mampu beroperasi 50 kali lebih cepat dibandingkan pendahulunya. Pencapaian ini membuka babak baru dalam penelitian ilmiah berbasis teknologi kuantum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sistem chip kuantum terbaru ini terdiri dari dua komponen utama. Pertama, Unit Pemrosesan Kuantum (Quantum Processing Unit/QPU) 156-qubit yang diberi nama R2 IBM Heron, merupakan generasi kedua dari chip yang diluncurkan tahun lalu. Kedua, Qiskit, serangkaian perangkat lunak dan algoritma yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan kinerja komputasi kuantum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan data pengujian, sistem baru ini menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan. Dalam eksperimen utilitas kuantum IBM tahun 2023 yang dipublikasikan di jurnal Nature, komputer kuantum terdahulu membutuhkan waktu 122 jam untuk menyelesaikan beban kerja. Sementara itu, sistem baru dengan R2 Heron QPU hanya memerlukan waktu 2,4 jam untuk tugas yang sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Presiden IBM Quantum, Jay Gambetta, menyampaikan, "Kemajuan dalam perangkat keras IBM Quantum dan Qiskit memungkinkan pengguna kami mengembangkan algoritma baru yang menggabungkan kekuatan komputasi kuantum dan superkomputasi klasik secara terpadu."</p>



<p class="wp-block-paragraph">Chip kuantum terbaru IBM ini menggunakan 156 qubit yang disusun dalam kisi heksagonal—struktur topologi yang digunakan IBM untuk semua prosesor kuantumnya. Konfigurasi ini memungkinkan sistem mengeksekusi sirkuit kuantum hingga 5.000 gerbang dua-qubit, hampir dua kali lipat dibandingkan 2.880 gerbang pada eksperimen utilitas tahun 2023 yang menggunakan QPU Eagle 127-qubit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">R2 Heron juga dilengkapi dengan fitur "mitigasi sistem dua tingkat" yang mengurangi dampak gangguan pada interaksi qubit dengan material di sekitarnya. Sistem ini juga mendapat manfaat dari peningkatan perangkat lunak untuk koreksi kesalahan, terutama melalui penggunaan algoritma mitigasi jaringan kesalahan tensor (Tensor Error Network Mitigation/TEM) Qiskit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyempurnaan perangkat lunak lebih lanjut, termasuk peluncuran mesin runtime generasi terbaru, optimalisasi pergerakan data, dan pengenalan kompilasi parametrik, memungkinkan sistem baru beroperasi pada 150.000 operasi lapisan sirkuit per detik (Circuit Layer Operations Per Second/CLOPS). Angka ini meningkat drastis dibandingkan kinerja dasar 950 CLOPS pada tahun 2022 dan 37.000 CLOPS pada awal tahun ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">IBM menyatakan bahwa perkembangan terbaru ini mendukung visi mereka dalam mengembangkan superkomputer berbasis kuantum yang menggabungkan komputer kuantum dan klasik. Pendekatan hybrid ini memungkinkan penanganan beban kerja secara paralel dengan membagi algoritma kompleks dan mengalokasikannya ke sistem yang paling sesuai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Implementasi nyata dari superkomputer berbasis kuantum dapat dilihat di RIKEN, pusat penelitian ilmiah di Jepang. Menggunakan metode "Interaksi Konfigurasi Terpilih Kuantum" yang diuraikan dalam makalah yang diterbitkan di database pracetak arXiv tahun 2023, para ilmuwan memanfaatkan perangkat keras kuantum untuk memodelkan struktur elektronik besi sulfida.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga: <a href="https://cekricek.id/ditanam-chip-di-otak-monyet-ini-bisa-main-game-secara-telepatis/" data-type="post" data-id="6391">Ditanam Chip di Otak Monyet Ini Bisa Main Game Secara Telepatis</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Para ilmuwan RIKEN juga telah memulai proyek pembangunan platform hybrid komputasi performa tinggi kuantum dengan mengintegrasikan Fugaku, salah satu superkomputer tercepat di dunia, dengan komputer kuantum IBM System Two yang dilengkapi QPU Heron.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cekricek.id/chip-kuantum-terbaru-ibm-tingkatkan-kecepatan-komputasi-hingga-50-kali-lipat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">266997</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemakaman Kayu Celtic Berusia 2.600 Tahun Ditemukan di Jerman, Ungkap Jejak Peradaban Kuno</title>
		<link>https://cekricek.id/pemakaman-kayu-celtic-berusia-2-600-tahun-ditemukan-di-jerman-ungkap-jejak-peradaban-kuno/</link>
					<comments>https://cekricek.id/pemakaman-kayu-celtic-berusia-2-600-tahun-ditemukan-di-jerman-ungkap-jejak-peradaban-kuno/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Irwan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Nov 2024 14:03:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Rona]]></category>
		<category><![CDATA[Arkeologi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jerman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cekricek.id/?p=266993</guid>

					<description><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/pemakaman-kayu-celtic-berusia-2-600-tahun-ditemukan-di-jerman-ungkap-jejak-peradaban-kuno/" title="Pemakaman Kayu Celtic Berusia 2.600 Tahun Ditemukan di Jerman, Ungkap Jejak Peradaban Kuno" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-3_11zon.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Pemakaman kayu Celtic berusia 2.600 tahun yang ditemukan di Riedlingen, Jerman, menunjukkan konstruksi kayu ek yang terpelihara dengan sempurna" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-3_11zon.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-3_11zon.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-3_11zon.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-3_11zon.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-3_11zon.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Pemakaman Kayu Celtic Berusia 2.600 Tahun Ditemukan di Jerman, Ungkap Jejak Peradaban Kuno 9"></a>Cekricek.id — Tim arkeolog di Jerman berhasil menemukan pemakaman kayu Celtic yang terawat sempurna di pusat gundukan pemakaman besar dari periode Celtic awal. Penemuan ini menjadi temuan pemakaman kayu Celtic kedua yang terpelihara dengan baik di negara tersebut. Pemakaman berusia 2.600 tahun yang ditemukan di dekat kota Riedlingen ini dinilai sebagai temuan bersejarah yang memiliki nilai ilmiah luar biasa. "Makam Riedlingen adalah keberuntungan bagi dunia arkeologi," ujar Arkeolog Negara Baden-Württemberg, Dirk Krausse, dalam konferensi pers. Suku Celtic kuno mendiami wilayah Eropa kontinental hingga ke wilayah yang kini menjadi Turki. Mereka terdiri dari berbagai kelompok, termasuk suku Gaul yang mendiami wilayah yang sekarang menjadi Prancis dan suku Celtiberian di Semenanjung Iberia. Wilayah asal mereka diduga mencakup sebagian Prancis, Republik Ceko, dan Jerman selatan, tempat makam ini ditemukan. Ruang pemakaman kayu Celtic ini memiliki dimensi sekitar 3,4 meter lebar dan 4 meter panjang. Lantai, dinding, dan langit-langitnya dibangun menggunakan kayu ek yang]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/pemakaman-kayu-celtic-berusia-2-600-tahun-ditemukan-di-jerman-ungkap-jejak-peradaban-kuno/" title="Pemakaman Kayu Celtic Berusia 2.600 Tahun Ditemukan di Jerman, Ungkap Jejak Peradaban Kuno" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-3_11zon.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Pemakaman kayu Celtic berusia 2.600 tahun yang ditemukan di Riedlingen, Jerman, menunjukkan konstruksi kayu ek yang terpelihara dengan sempurna" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-3_11zon.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-3_11zon.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-3_11zon.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-3_11zon.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/11/Ck2-3_11zon.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Pemakaman Kayu Celtic Berusia 2.600 Tahun Ditemukan di Jerman, Ungkap Jejak Peradaban Kuno 10"></a>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Cekricek.id </strong>— Tim arkeolog di Jerman berhasil menemukan pemakaman kayu Celtic yang terawat sempurna di pusat gundukan pemakaman besar dari periode Celtic awal. Penemuan ini menjadi temuan pemakaman kayu Celtic kedua yang terpelihara dengan baik di negara tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemakaman berusia 2.600 tahun yang ditemukan di dekat kota Riedlingen ini dinilai sebagai temuan bersejarah yang memiliki nilai ilmiah luar biasa. "Makam Riedlingen adalah keberuntungan bagi dunia arkeologi," ujar Arkeolog Negara Baden-Württemberg, Dirk Krausse, dalam konferensi pers.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Suku Celtic kuno mendiami wilayah Eropa kontinental hingga ke wilayah yang kini menjadi Turki. Mereka terdiri dari berbagai kelompok, termasuk suku Gaul yang mendiami wilayah yang sekarang menjadi Prancis dan suku Celtiberian di Semenanjung Iberia. Wilayah asal mereka diduga mencakup sebagian Prancis, Republik Ceko, dan Jerman selatan, tempat makam ini ditemukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ruang pemakaman kayu Celtic ini memiliki dimensi sekitar 3,4 meter lebar dan 4 meter panjang. Lantai, dinding, dan langit-langitnya dibangun menggunakan kayu ek yang masih terpelihara dengan sempurna berkat kondisi lembab dari air tanah dan akuifer. Kondisi ini melindungi kayu dari paparan oksigen yang dapat menyebabkan pembusukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemakaman ini ditemukan di pusat gundukan makam raksasa dengan diameter 65 meter dan tinggi hampir 6 meter. Ukurannya yang besar membuat para arkeolog mengidentifikasi kompleks ini sebagai salah satu dari sedikit gundukan pemakaman bangsawan yang dibangun oleh suku Celtic di Jerman barat daya antara tahun 620 dan 450 Sebelum Masehi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui analisis cincin pohon, para arkeolog dapat menentukan tahun pembuatan ruang pemakaman dengan tepat. Sejauh ini, mereka telah menentukan usia kayu yang diduga merupakan alat yang ditinggalkan oleh pembangun Celtic berasal dari tahun 585 Sebelum Masehi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim peneliti menemukan tiga lokasi yang mengandung sisa-sisa manusia. Pertama, tulang-belulang di dalam ruang pemakaman kayu Celtic. Kedua, tulang-belulang di makam kedua yang lebih dekat ke permukaan gundukan. Ketiga, sisa-sisa kremasi dalam dua guci kuno bertanggal sekitar tahun 600 Sebelum Masehi yang terkubur di bawah gundukan pemakaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga: <a href="https://cekricek.id/misteri-radioaktif-pada-babi-hutan-bavaria-jerman-terungkap/" data-type="post" data-id="254806">Misteri Radioaktif Pada Babi Hutan Bavaria Jerman Terungkap</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Analisis tulang menunjukkan bahwa individu dalam ruang pemakaman adalah seorang pemuda berusia antara 15 hingga 20 tahun dengan tinggi badan antara 160 hingga 168 sentimeter. Sementara itu, individu di makam yang lebih dangkal adalah seorang pria berusia antara 25 hingga 35 tahun.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cekricek.id/pemakaman-kayu-celtic-berusia-2-600-tahun-ditemukan-di-jerman-ungkap-jejak-peradaban-kuno/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">266993</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Irish Bella Kembali ke Layar Kaca Melalui Sinetron &#039;SALEHA&#039; Setelah 5 Tahun Vakum</title>
		<link>https://cekricek.id/irish-bella-kembali-ke-layar-kaca-melalui-sinetron-saleha-setelah-5-tahun-vakum/</link>
					<comments>https://cekricek.id/irish-bella-kembali-ke-layar-kaca-melalui-sinetron-saleha-setelah-5-tahun-vakum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Irwan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jul 2024 08:21:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celebs]]></category>
		<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Irish Bella]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cekricek.id/?p=266943</guid>

					<description><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/irish-bella-kembali-ke-layar-kaca-melalui-sinetron-saleha-setelah-5-tahun-vakum/" title="Irish Bella Kembali ke Layar Kaca Melalui Sinetron &#039;SALEHA&#039; Setelah 5 Tahun Vakum" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/07/Ck2-78_11zon.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Irish Bella Kembali ke Layar Kaca Melalui Sinetron &#039;SALEHA&#039; Setelah 5 Tahun Vakum" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/07/Ck2-78_11zon.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/07/Ck2-78_11zon.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/07/Ck2-78_11zon.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/07/Ck2-78_11zon.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/07/Ck2-78_11zon.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Irish Bella Kembali ke Layar Kaca Melalui Sinetron &#039;SALEHA&#039; Setelah 5 Tahun Vakum 11"></a>Cekricek.id - Setelah absen selama lima tahun dari dunia akting, Irish Bella, aktris yang dikenal lewat berbagai judul sinetron, akhirnya memutuskan untuk kembali ke layar kaca. Pilihan Irish jatuh pada sinetron 'SALEHA' yang tayang setiap hari pukul 18.25 WIB di SCTV. Keputusan untuk kembali berakting bukan tanpa pertimbangan matang. Irish Bella, yang kini telah menjadi ibu dua anak, merasa bahwa inilah saat yang tepat untuk kembali berkarya. "Anak-anak kayaknya sudah bisa aku tinggal, sudah bisa sibuk sendiri, dan aku juga butuh berkarya lagi. Paling baik main sinetron lagi," ungkap Irish dalam wawancara eksklusif via Zoom pada Jumat (5/7). Popularitas Irish Bella memang tidak bisa dilepaskan dari kiprahnya di dunia sinetron. Kembalinya ia ke layar kaca tentu menjadi kabar gembira bagi para penggemar yang telah lama menantikan aksi aktingnya. Dalam 'SALEHA', Irish beradu akting dengan Syifa Hadju dan Harris Vriza. Keduanya disebut-sebut selalu memberikan dukungan kepada Irish selama proses syuting. Meski]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/irish-bella-kembali-ke-layar-kaca-melalui-sinetron-saleha-setelah-5-tahun-vakum/" title="Irish Bella Kembali ke Layar Kaca Melalui Sinetron &#039;SALEHA&#039; Setelah 5 Tahun Vakum" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/07/Ck2-78_11zon.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Irish Bella Kembali ke Layar Kaca Melalui Sinetron &#039;SALEHA&#039; Setelah 5 Tahun Vakum" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/07/Ck2-78_11zon.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/07/Ck2-78_11zon.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/07/Ck2-78_11zon.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/07/Ck2-78_11zon.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/07/Ck2-78_11zon.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Irish Bella Kembali ke Layar Kaca Melalui Sinetron &#039;SALEHA&#039; Setelah 5 Tahun Vakum 12"></a>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Cekricek.id</strong> - Setelah absen selama lima tahun dari dunia akting, <a href="https://cekricek.id/tag/Irish-Bella">Irish Bella</a>, aktris yang dikenal lewat berbagai judul sinetron, akhirnya memutuskan untuk kembali ke layar kaca. Pilihan Irish jatuh pada sinetron 'SALEHA' yang tayang setiap hari pukul 18.25 WIB di SCTV.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keputusan untuk kembali berakting bukan tanpa pertimbangan matang. Irish Bella, yang kini telah menjadi ibu dua anak, merasa bahwa inilah saat yang tepat untuk kembali berkarya. "Anak-anak kayaknya sudah bisa aku tinggal, sudah bisa sibuk sendiri, dan aku juga butuh berkarya lagi. Paling baik main sinetron lagi," ungkap Irish dalam wawancara eksklusif via Zoom pada Jumat (5/7).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Popularitas Irish Bella memang tidak bisa dilepaskan dari kiprahnya di dunia sinetron. Kembalinya ia ke layar kaca tentu menjadi kabar gembira bagi para penggemar yang telah lama menantikan aksi aktingnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam 'SALEHA', Irish beradu akting dengan Syifa Hadju dan Harris Vriza. Keduanya disebut-sebut selalu memberikan dukungan kepada Irish selama proses syuting. Meski mengaku sedikit canggung karena sudah lama tidak berakting di depan kamera, Irish merasa senang mendapatkan peran sebagai Isabella.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Syutingnya lagi agak kaget sih, h-1 sih main di sini (SALEHA). Pemain di sini baik-baik. Ini judul comeback aku yang terbaik. Dan juga nyaman di sini," tutur Irish, yang akrab disapa Ibel.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenyamanan yang dirasakan Irish di lokasi syuting tidak lepas dari keramahan kru dan pemain lainnya. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan untuk kembali mengasah kemampuan aktingnya. "Selain bismillah, alhamdulillah aku di sini ketemu kru-kru yang pernah kerja sama juga. Baik-baik banget, happy sih, nyaman," tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang menarik, peran Irish Bella kali ini cukup berbeda dari peran-perannya terdahulu. Jika sebelumnya ia sering memerankan karakter wanita baik hati, kali ini Irish mendapat tantangan baru dengan memerankan Isabella, seorang wanita sensitif yang sangat mencintai karakter bernama Nando.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karakter Isabella digambarkan sebagai sosok yang menghadapi berbagai permasalahan dalam keluarganya. Konflik ini membuatnya memutuskan untuk kabur ke luar negeri. Namun, pada akhirnya ia kembali ke Indonesia dan jatuh cinta kepada Nando.</p>



<p class="wp-block-paragraph">'SALEHA' sendiri bukan sinetron sembarangan. Produksi SinemArt ini telah membuktikan diri sebagai salah satu sinetron paling populer di Indonesia. Meski banyak sinetron baru bermunculan, 'SALEHA' tetap konsisten menduduki posisi tiga besar dalam rating televisi nasional, bahkan sering kali menempati posisi teratas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kembalinya Irish Bella ke dunia sinetron melalui 'SALEHA' tentu menambah daya tarik sinetron ini. Dengan pengalaman dan bakat aktingnya, Irish diharapkan dapat memberikan warna baru dan memperkuat jajaran pemain 'SALEHA'.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi para penggemar Irish Bella yang telah lama menantikan penampilannya di layar kaca, ini adalah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan. Dengan tayang setiap hari pada pukul 18.25 WIB di SCTV, 'SALEHA' menjadi pilihan tepat bagi mereka yang ingin menyaksikan akting terbaru dari Irish Bella setelah vakum selama lima tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga: <a href="https://cekricek.id/skandal-narkoba-ammar-zoni-mengejutkan-irish-bella-apakah-ini-pemicu-perceraian/" data-type="post" data-id="256797">Skandal Narkoba Ammar Zoni: Mengejutkan Irish Bella, Apakah Ini Pemicu Perceraian?</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam industri hiburan yang terus berkembang, comeback Irish Bella melalui 'SALEHA' menjadi bukti bahwa bakat dan dedikasi seorang artis tidak pernah pudar. Meski telah absen cukup lama, Irish membuktikan bahwa ia masih mampu memberikan yang terbaik bagi penonton setianya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cekricek.id/irish-bella-kembali-ke-layar-kaca-melalui-sinetron-saleha-setelah-5-tahun-vakum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">266943</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rahasia di Balik Kode Gambar Kuno di Kuil Asiria Akhirnya Terkuak</title>
		<link>https://cekricek.id/rahasia-di-balik-kode-gambar-kuno-di-kuil-asiria-akhirnya-terkuak/</link>
					<comments>https://cekricek.id/rahasia-di-balik-kode-gambar-kuno-di-kuil-asiria-akhirnya-terkuak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Irwan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 May 2024 01:22:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Rona]]></category>
		<category><![CDATA[Arkeologi]]></category>
		<category><![CDATA[Kuil Asiria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cekricek.id/?p=266688</guid>

					<description><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/rahasia-di-balik-kode-gambar-kuno-di-kuil-asiria-akhirnya-terkuak/" title="Rahasia di Balik Kode Gambar Kuno di Kuil Asiria Akhirnya Terkuak" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-1_11zon-1.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Rahasia di Balik Kode Gambar Kuno di Kuil Asiria Akhirnya Terkuak" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-1_11zon-1.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-1_11zon-1.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-1_11zon-1.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-1_11zon-1.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-1_11zon-1.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Rahasia di Balik Kode Gambar Kuno di Kuil Asiria Akhirnya Terkuak 13"></a>Cekricek.id - Sebuah kode piktorial kuno yang telah membingungkan para ahli selama lebih dari satu abad akhirnya dapat diinterpretasikan secara menyeluruh untuk pertama kalinya. Temuan ini memberikan wawasan lebih lanjut tentang Kerajaan Asiria yang kuat, yang membentang di sebagian besar wilayah Timur Tengah dari abad ke-14 hingga ke-7 SM. Simbol-simbol ini secara khusus terkait dengan Raja Sargon II, yang memerintah dari tahun 721–704 SM. Dalam bentuk pendeknya, kode tersebut terdiri dari gambar singa, pohon ara, dan bajak. Dalam bentuk panjangnya, ada lima simbol berurutan: burung dan banteng setelah singa, lalu pohon ara dan bajak. Gambar-gambar ini muncul di beberapa tempat di kuil-kuil di Dūr-Šarrukīn, yang untuk sementara menjadi ibu kota Asiria. Reruntuhan kota kuno yang terkubur itu digali pada abad ke-19 dan ke-20. Namun, makna dari gambar-gambar tersebut – apakah mewakili dewa, kekuatan supranatural, otoritas raja, atau upaya hieroglif Mesir – telah lama diperdebatkan. "Wilayah dunia ini, yang mencakup Irak]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/rahasia-di-balik-kode-gambar-kuno-di-kuil-asiria-akhirnya-terkuak/" title="Rahasia di Balik Kode Gambar Kuno di Kuil Asiria Akhirnya Terkuak" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-1_11zon-1.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Rahasia di Balik Kode Gambar Kuno di Kuil Asiria Akhirnya Terkuak" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-1_11zon-1.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-1_11zon-1.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-1_11zon-1.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-1_11zon-1.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-1_11zon-1.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Rahasia di Balik Kode Gambar Kuno di Kuil Asiria Akhirnya Terkuak 14"></a>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Cekricek.id</strong> - Sebuah kode piktorial kuno yang telah membingungkan para ahli selama lebih dari satu abad akhirnya dapat diinterpretasikan secara menyeluruh untuk pertama kalinya. Temuan ini memberikan wawasan lebih lanjut tentang Kerajaan Asiria yang kuat, yang membentang di sebagian besar wilayah Timur Tengah dari abad ke-14 hingga ke-7 SM.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Simbol-simbol ini secara khusus terkait dengan Raja Sargon II, yang memerintah dari tahun 721–704 SM. Dalam bentuk pendeknya, kode tersebut terdiri dari gambar singa, pohon ara, dan bajak. Dalam bentuk panjangnya, ada lima simbol berurutan: burung dan banteng setelah singa, lalu pohon ara dan bajak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gambar-gambar ini muncul di beberapa tempat di kuil-kuil di Dūr-Šarrukīn, yang untuk sementara menjadi ibu kota Asiria. Reruntuhan kota kuno yang terkubur itu digali pada abad ke-19 dan ke-20.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, makna dari gambar-gambar tersebut – apakah mewakili dewa, kekuatan supranatural, otoritas raja, atau upaya hieroglif Mesir – telah lama diperdebatkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Wilayah dunia ini, yang mencakup Irak modern dan bagian dari Iran, Turki, dan Suriah, sering disebut sebagai 'buaian peradaban'," kata Assyriologist dan sejarawan Martin Worthington dari Trinity College Dublin di Irlandia dalam laporan penelitian yang diterbitkan di <em><a rel="external noopener" href="https://www.journals.uchicago.edu/doi/10.1086/730377" target="_blank">American Society of Overseas Research</a></em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Di sinilah kota-kota dan kerajaan lahir, dan kisahnya merupakan bagian besar dari sejarah manusia."</p>



<p class="wp-block-paragraph">Worthington telah mengumpulkan petunjuk-petunjuk untuk menyimpulkan bahwa gambar-gambar ini mengeja nama Sargon, sebuah ide yang pertama kali diusulkan (tetapi tidak dieksplorasi) pada tahun 1948.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dia mengembangkan saran ini dengan menunjukkan bahwa simbol-simbol tersebut juga dapat merujuk pada rasi bintang – dengan maksud untuk menghormati raja yang berdaulat dengan menuliskan namanya di bintang-bintang dan mengaitkannya dengan para dewa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penting untuk dicatat, interpretasi ini berlaku untuk bentuk panjang dan bentuk pendek dari kode grafis ini. Sementara teori-teori sebelumnya telah menyarankan bahwa ikon-ikon ini mungkin mengacu pada raja dan langit malam – tidak hanya karena warna biru dan kuning yang terkadang digambarkan – penelitian ini adalah yang pertama secara sistematis menggabungkan ide-ide tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Worthington menjelaskan secara rinci bahasa yang digunakan: bagaimana, misalnya, kata Asiria untuk "pohon" terdengar mirip dengan "rahang", yang merupakan nama rasi bintang yang dikenal oleh masyarakat pada masa itu. Lebih dari itu, rasi bintang ini terkait dengan dewa-dewa kuno, semakin menghormati Sargon.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Efek dari lima simbol tersebut adalah untuk menempatkan nama Sargon di langit, untuk selamanya – cara yang cerdik untuk membuat nama raja abadi," kata Worthington.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Dan, tentu saja, ide individu yang sombong menulis nama mereka di gedung-gedung bukanlah hal yang unik bagi Asiria kuno."</p>



<p class="wp-block-paragraph">Simbol singa yang berjalan juga akan mengeja nama Sargon dalam bahasa Asiria kuno – serta memiliki hubungan kuat dengan tokoh kerajaan – lebih mengonfirmasi keterkaitan dalam versi panjang kode visual ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun mungkin telah mundur ke masa lalu yang jauh, peradaban Mesopotamia sangat signifikan dalam banyak aspek sejarah</p>



<p class="wp-block-paragraph">manusia, sehingga pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana mereka hidup, berpikir, dan memerintah sangat berharga.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga: <a href="https://cekricek.id/penemuan-misterius-di-piramida-maya-tengkorak-terdeformasi-dan-ritual-pemenggalan-kepala/" data-type="post" data-id="253950">Penemuan Misterius di Piramida Maya: Tengkorak Terdeformasi dan Ritual Pemenggalan Kepala</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">"Fakta bahwa interpretasi ini berlaku untuk urutan lima simbol dan urutan tiga simbol, dan bahwa simbol-simbol juga dapat dipahami sebagai rasi bintang yang sesuai dengan budaya, tampaknya sangat sugestif," kata Worthington. "Peluang semuanya hanya kebetulan – maaf meminjam pun ini – astronomis."</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cekricek.id/rahasia-di-balik-kode-gambar-kuno-di-kuil-asiria-akhirnya-terkuak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">266688</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Misteri Evolusi Pohon Baobab &quot;Terbalik&quot; Terungkap</title>
		<link>https://cekricek.id/misteri-evolusi-pohon-baobab-terbalik-terungkap/</link>
					<comments>https://cekricek.id/misteri-evolusi-pohon-baobab-terbalik-terungkap/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Irwan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 May 2024 01:54:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[Biologi]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon Baobab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cekricek.id/?p=266669</guid>

					<description><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/misteri-evolusi-pohon-baobab-terbalik-terungkap/" title="Misteri Evolusi Pohon Baobab &quot;Terbalik&quot; Terungkap" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-9_11zon.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Misteri Evolusi Pohon Baobab &quot;Terbalik&quot; Terungkap" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-9_11zon.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-9_11zon.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-9_11zon.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-9_11zon.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-9_11zon.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Misteri Evolusi Pohon Baobab &quot;Terbalik&quot; Terungkap 15"></a>Cekricek.id - Para ilmuwan akhirnya berhasil mengungkap kisah evolusi yang rumit dari pohon baobab (Adansonia) atau dikenal sebagai "pohon terbalik". Dalam sebuah penelitian terbaru yang dimuat dalam Jurnal Nature, mengungkap bahwa nenek moyang delapan spesies baobab yang ada saat ini kemungkinan besar berasal dari Pulau Madagaskar sekitar 41,1 juta tahun yang lalu. Analisis genom komprehensif yang dilakukan para peneliti terhadap kedelapan spesies baobab, dikombinasikan dengan data distribusi saat ini serta kondisi iklim dan geologi masa lalu, mengungkap bahwa baobab pertama muncul sekitar 21 juta tahun yang lalu. Diversifikasi atau pemisahan menjadi spesies yang berbeda kemudian terjadi antara 20,6 juta hingga 12,6 juta tahun lalu, sebagian didorong oleh fenomena evolusi retikulat atau hibridisasi. "Pengangkatan gunung dan aktivitas vulkanisme pada masa itu turut berperan dalam menciptakan relung habitat baru dengan iklim dan kondisi tanah yang unik, sehingga mempercepat pemisahan baobab menjadi spesies yang berbeda," jelas Prof. Rowan Schley, salah satu penulis utama]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/misteri-evolusi-pohon-baobab-terbalik-terungkap/" title="Misteri Evolusi Pohon Baobab &quot;Terbalik&quot; Terungkap" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-9_11zon.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Misteri Evolusi Pohon Baobab &quot;Terbalik&quot; Terungkap" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-9_11zon.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-9_11zon.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-9_11zon.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-9_11zon.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-9_11zon.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Misteri Evolusi Pohon Baobab &quot;Terbalik&quot; Terungkap 16"></a>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Cekricek.id</strong> - Para ilmuwan akhirnya berhasil mengungkap kisah evolusi yang rumit dari pohon baobab (Adansonia) atau dikenal sebagai "pohon terbalik". Dalam sebuah penelitian terbaru yang dimuat dalam Jurnal <em>Nature</em>, mengungkap bahwa nenek moyang delapan spesies baobab yang ada saat ini kemungkinan besar berasal dari Pulau Madagaskar sekitar 41,1 juta tahun yang lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Analisis genom komprehensif yang dilakukan para peneliti terhadap kedelapan spesies baobab, dikombinasikan dengan data distribusi saat ini serta kondisi iklim dan geologi masa lalu, mengungkap bahwa baobab pertama muncul sekitar 21 juta tahun yang lalu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Diversifikasi atau pemisahan menjadi spesies yang berbeda kemudian terjadi antara 20,6 juta hingga 12,6 juta tahun lalu, sebagian didorong oleh fenomena evolusi retikulat atau hibridisasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Pengangkatan gunung dan aktivitas vulkanisme pada masa itu turut berperan dalam menciptakan relung habitat baru dengan iklim dan kondisi tanah yang unik, sehingga mempercepat pemisahan baobab menjadi spesies yang berbeda," jelas Prof. Rowan Schley, salah satu penulis utama penelitian dari Universitas Oxford.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski sudah diketahui asal mula baobab, bagaimana pohon raksasa ini mencapai benua Afrika dan Australia masih menjadi teka-teki. Para peneliti menduga buah baobab mungkin terbawa arus laut, atau bahkan diangkut oleh manusia dalam kasus baobab di Australia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baobab terkenal dengan penampilannya yang khas, yaitu kanopi jarang menyerupai struktur akar pohon terbalik, sehingga dijuluki "pohon terbalik". </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sayangnya, pohon purba ini kini menghadapi ancaman kepunahan akibat kekeringan dan gangguan aktivitas manusia. Tiga dari delapan spesies baobab bahkan sudah masuk daftar terancam punah atau sangat terancam punah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Dua spesies baobab terancam punah, A. suarezensis dan A. grandidieri, merupakan hasil dari perkawinan sangat dekat sehingga menimbulkan komplikasi lanjutan bagi kelangsungan hidup mereka," ungkap Prof. Schley. "Aktivitas gunung berapi dan kenaikan permukaan laut di Madagaskar dalam 1 juta tahun terakhir juga diduga telah mengikis habitat pilihan mereka."</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, beberapa spesies baobab eksisting juga diperkirakan sedang bersaing memperebutkan habitat. Misalnya, A. za dan A. madagascariensis yang lebih adaptif terhadap berbagai habitat, berpotensi menggeser spesies terancam dengan kebutuhan habitat yang lebih spesifik.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga: <a href="https://cekricek.id/pulau-terpencil-socotra-tempat-alien-serta-tumbuhan-dan-hewan-aneh/" data-type="post" data-id="8702">Pulau Terpencil Socotra, Tempat Alien Serta Tumbuhan dan Hewan Aneh</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan temuan terbaru ini, para peneliti berharap upaya konservasi dan pengelolaan habitat yang lebih baik dapat dilakukan untuk melindungi keberadaan pohon baobab yang sudah bertahan selama puluhan juta tahun. "Baobab adalah salah satu peninggalan hidup dari era purba yang sangat menakjubkan. Kita harus berupaya keras untuk mempertahankan khazanah alam langka ini," pungkas Prof. Schley.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cekricek.id/misteri-evolusi-pohon-baobab-terbalik-terungkap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">266669</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ditemukannya Planet Berbatu SPECULOOS-3 b, Bola Gundul 55 Tahun Cahaya dari Bumi</title>
		<link>https://cekricek.id/ditemukannya-planet-berbatu-speculoos-3-b-bola-gundul-55-tahun-cahaya-dari-bumi/</link>
					<comments>https://cekricek.id/ditemukannya-planet-berbatu-speculoos-3-b-bola-gundul-55-tahun-cahaya-dari-bumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Irwan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 May 2024 01:32:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[Antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[Astronomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cekricek.id/?p=266665</guid>

					<description><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/ditemukannya-planet-berbatu-speculoos-3-b-bola-gundul-55-tahun-cahaya-dari-bumi/" title="Ditemukannya Planet Berbatu SPECULOOS-3 b, Bola Gundul 55 Tahun Cahaya dari Bumi" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-8_11zon.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Ditemukannya Planet Berbatu SPECULOOS-3 b, Bola Gundul 55 Tahun Cahaya dari Bumi" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-8_11zon.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-8_11zon.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-8_11zon.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-8_11zon.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-8_11zon.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Ditemukannya Planet Berbatu SPECULOOS-3 b, Bola Gundul 55 Tahun Cahaya dari Bumi 17"></a>Cekricek.id - Astronom telah menemukan sebuah planet berbatu seukuran Bumi yang bernama SPECULOOS-3 b. Planet ini mengorbit bintang katai merah berusia 7 miliar tahun yang terletak sekitar 55 tahun cahaya dari Bumi. Dihujani radiasi dari bintang induknya, atmosfer planet ini telah lama terkikis hingga menyisakan bola batu gundul tanpa atmosfer. Meski kondisinya yang ekstrem tidak memungkinkan kehidupan seperti di Bumi, temuan SPECULOOS-3 b memberikan peluang istimewa bagi para astronom untuk mempelajari geologi sebuah planet di luar tata surya untuk pertama kalinya. Pengamatan lebih lanjut dengan Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) akan mengungkap apakah pernah ada aktivitas vulkanik di planet ini, memberikan petunjuk bagaimana planet berbatu terbentuk di sekitar bintang redup dan ringan. "Kehidupan seperti yang kita kenal tidak mungkin ada di permukaan planet ini karena tidak dapat menopang jumlah besar air dalam bentuk cair," ungkap Michaël Gillon, penulis utama studi dari Universitas Liège, Belgia dalam di jurnal Nature Astronomy.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/ditemukannya-planet-berbatu-speculoos-3-b-bola-gundul-55-tahun-cahaya-dari-bumi/" title="Ditemukannya Planet Berbatu SPECULOOS-3 b, Bola Gundul 55 Tahun Cahaya dari Bumi" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-8_11zon.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Ditemukannya Planet Berbatu SPECULOOS-3 b, Bola Gundul 55 Tahun Cahaya dari Bumi" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-8_11zon.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-8_11zon.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-8_11zon.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-8_11zon.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/05/Ck2-8_11zon.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Ditemukannya Planet Berbatu SPECULOOS-3 b, Bola Gundul 55 Tahun Cahaya dari Bumi 18"></a>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Cekricek.id</strong> - Astronom telah menemukan sebuah planet berbatu seukuran Bumi yang bernama SPECULOOS-3 b. Planet ini mengorbit bintang katai merah berusia 7 miliar tahun yang terletak sekitar 55 tahun cahaya dari Bumi. Dihujani radiasi dari bintang induknya, atmosfer planet ini telah lama terkikis hingga menyisakan bola batu gundul tanpa atmosfer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski kondisinya yang ekstrem tidak memungkinkan kehidupan seperti di Bumi, temuan SPECULOOS-3 b memberikan peluang istimewa bagi para astronom untuk mempelajari geologi sebuah planet di luar tata surya untuk pertama kalinya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengamatan lebih lanjut dengan Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) akan mengungkap apakah pernah ada aktivitas vulkanik di planet ini, memberikan petunjuk bagaimana planet berbatu terbentuk di sekitar bintang redup dan ringan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Kehidupan seperti yang kita kenal tidak mungkin ada di permukaan planet ini karena tidak dapat menopang jumlah besar air dalam bentuk cair," ungkap Michaël Gillon, penulis utama studi dari Universitas Liège, Belgia dalam di jurnal <em><a rel="external noopener" href="https://www.nature.com/articles/s41550-024-02271-2?utm_medium=affiliate&amp;utm_source=commission_junction&amp;utm_campaign=CONR_PF018_ECOM_GL_PBOK_ALWYS_DEEPLINK&amp;utm_content=textlink&amp;utm_term=PID100052171&amp;CJEVENT=4fb43d01164811ef80b8030d0a18b8f6" target="_blank">Nature Astronomy</a></em>. Namun, ia menegaskan bahwa SPECULOOS-3 b menjadi target yang sangat baik untuk diteliti lebih lanjut dengan JWST.</p>



<p class="wp-block-paragraph">SPECULOOS-3 b diperkirakan berada dalam keadaan terkunci pasang surut terhadap bintang induknya, seperti Bulan terhadap Bumi. Satu sisinya selalu menghadap bintang dalam siang abadi yang membakar, sementara sisi lainnya terbenam dalam kegelapan malam yang abadi. Radiasi bintang telah mencapai suhu seperti di Planet Venus, menyingkirkan atmosfer apa pun yang mungkin dimiliki planet ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun tidak ditemukan planet lain dalam sistem bintang yang sama, para astronom berharap dapat menemukan lebih banyak planet serupa di sekitar bintang katai merah yang hidup sangat lama, hingga 100 miliar tahun. Usia panjang bintang ini memberikan peluang yang menguntungkan bagi kemunculan kehidupan di planet-planet dalam sistemnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga: <a href="https://cekricek.id/planet-ungu-jejak-kemungkinan-kehidupan-alien-yang-selama-ini-dicari/" data-type="post" data-id="266558">Planet Ungu, Jejak Kemungkinan Kehidupan Alien yang Selama Ini Dicari</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Temuan SPECULOOS-3 b menandai planet kesembilan yang ditemukan dalam proyek Search for Planets Eclipsing Ultra-Cool Stars (SPECULOOS) yang menggunakan jaringan enam teleskop di Chile, Kepulauan Canary, dan Meksiko. Proyek ini berfokus pada bintang katai ultradingin yang ukurannya kecil sehingga memudahkan pendeteksian planet yang mengelilinginya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cekricek.id/ditemukannya-planet-berbatu-speculoos-3-b-bola-gundul-55-tahun-cahaya-dari-bumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">266665</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mengungkap Kehebatan Bustingorrytitan shiva, Dinosaurus Raksasa &#039;Sang Penghancur&#039;</title>
		<link>https://cekricek.id/mengungkap-kehebatan-bustingorrytitan-shiva-dinosaurus-raksasa-sang-penghancur/</link>
					<comments>https://cekricek.id/mengungkap-kehebatan-bustingorrytitan-shiva-dinosaurus-raksasa-sang-penghancur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Irwan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Apr 2024 10:10:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[dinosaurus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cekricek.id/?p=266538</guid>

					<description><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/mengungkap-kehebatan-bustingorrytitan-shiva-dinosaurus-raksasa-sang-penghancur/" title="Mengungkap Kehebatan Bustingorrytitan shiva, Dinosaurus Raksasa &#039;Sang Penghancur&#039;" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/04/Ck2-45_11zon.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Mengungkap Kehebatan Bustingorrytitan shiva, Dinosaurus Raksasa &#039;Sang Penghancur&#039;" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/04/Ck2-45_11zon.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/04/Ck2-45_11zon.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/04/Ck2-45_11zon.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/04/Ck2-45_11zon.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/04/Ck2-45_11zon.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Mengungkap Kehebatan Bustingorrytitan shiva, Dinosaurus Raksasa &#039;Sang Penghancur&#039; 19"></a>Cekricek.id - Dinosaurus raksasa sepanjang hampir 30 meter dengan julukan 'Sang Penghancur' telah ditemukan di Argentina. Fosil Bustingorrytitan shiva mengungkap evolusi megatitanosaurus, sauropoda berleher panjang yang berukuran sangat besar, melebihi 55 ton. Penemuan spektakuler ini dilaporkan dalam sebuah studi baru yang terbit di jurnal Acta Palaeontologica Polonica pada Desember 2023. Bustingorrytitan shiva diperkirakan memiliki berat sekitar 67 ton metrik, menjadikannya salah satu sauropoda terbesar yang pernah tercatat. "Meskipun bukan dinosaurus terbesar, Bustingorrytitan shiva masih merupakan anggota maha kuasa dari ekosistem kuno Argentina," ungkap María Edith Simón, penulis utama studi yang memimpin penggalian fosil raksasa ini. Fosil pertama dari Bustingorrytitan shiva ditemukan pada 2000 oleh seorang petani bernama Manuel Bustingorry di tanahnya di Provinsi Neuquén. Penggalian arkeologi dimulai setahun kemudian dan menghasilkan temuan mengejutkan. "Saat kami tiba di lokasi, sungguh menyenangkan. Tulangnya patah, tapi sepertinya adalah tulang kaki (tibia)," tutur Simón mengenang pengalaman awal penggalian. Temuan tersebut kemudian berlanjut dengan ditemukannya]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/mengungkap-kehebatan-bustingorrytitan-shiva-dinosaurus-raksasa-sang-penghancur/" title="Mengungkap Kehebatan Bustingorrytitan shiva, Dinosaurus Raksasa &#039;Sang Penghancur&#039;" rel="nofollow"><img width="800" height="450" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/04/Ck2-45_11zon.webp?fit=800%2C450&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Mengungkap Kehebatan Bustingorrytitan shiva, Dinosaurus Raksasa &#039;Sang Penghancur&#039;" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/04/Ck2-45_11zon.webp?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/04/Ck2-45_11zon.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/04/Ck2-45_11zon.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/04/Ck2-45_11zon.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2024/04/Ck2-45_11zon.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Mengungkap Kehebatan Bustingorrytitan shiva, Dinosaurus Raksasa &#039;Sang Penghancur&#039; 20"></a>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Cekricek.id</strong> - Dinosaurus raksasa sepanjang hampir 30 meter dengan julukan 'Sang Penghancur' telah ditemukan di Argentina. Fosil Bustingorrytitan shiva mengungkap evolusi megatitanosaurus, sauropoda berleher panjang yang berukuran sangat besar, melebihi 55 ton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penemuan spektakuler ini dilaporkan dalam sebuah studi baru yang terbit di jurnal Acta Palaeontologica Polonica pada Desember 2023. Bustingorrytitan shiva diperkirakan memiliki berat sekitar 67 ton metrik, menjadikannya salah satu sauropoda terbesar yang pernah tercatat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Meskipun bukan dinosaurus terbesar, Bustingorrytitan shiva masih merupakan anggota maha kuasa dari ekosistem kuno Argentina," ungkap María Edith Simón, penulis utama studi yang memimpin penggalian fosil raksasa ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fosil pertama dari Bustingorrytitan shiva ditemukan pada 2000 oleh seorang petani bernama Manuel Bustingorry di tanahnya di Provinsi Neuquén. Penggalian arkeologi dimulai setahun kemudian dan menghasilkan temuan mengejutkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Saat kami tiba di lokasi, sungguh menyenangkan. Tulangnya patah, tapi sepertinya adalah tulang kaki (tibia)," tutur Simón mengenang pengalaman awal penggalian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Temuan tersebut kemudian berlanjut dengan ditemukannya sisa-sisa dari setidaknya empat individu dinosaurus baru, termasuk satu kerangka yang cukup lengkap dan tiga spesimen tidak utuh lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dinosaurus raksasa ini berasal dari Formasi Huincul berusia 93-96 juta tahun di Patagonia Utara, wilayah yang sama di mana Argentinosaurus, salah satu saingan untuk gelar dinosaurus terbesar, pernah ditemukan sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, fosil Bustingorrytitan shiva menunjukkan ciri-ciri yang berbeda dari spesies sauropoda lain yang sudah dikenal, seperti bentuk unik pada tulang lengan atas (humerus) dan tulang paha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan temuan ini, para peneliti menyimpulkan bahwa setidaknya dua garis evolusi sauropoda raksasa—saltasauroids seperti Bustingorrytitan shiva dan lognkosaurs seperti Argentinosaurus—hidup berdampingan di Patagonia Utara pada pertengahan Zaman Kapur bersama sauropoda yang lebih kecil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Secara ekologis, masing-masing sauropoda berbeda satu sama lain, dengan gigi, kepala, dan tubuh yang berbeda. Ini menunjukkan bahwa mereka semua mampu menemukan cara agar bisa hidup tanpa bersaing satu sama lain," jelas Simón.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nama genus Bustingorrytitan diambil dari nama petani Manuel Bustingorry yang menemukan fosil perdana, serta kata 'titan' yang merujuk pada raksasa dalam mitologi Yunani. Sementara nama spesies 'shiva' terinspirasi dari dewa tertinggi Shaivisme dalam Hindu yang bertanggung jawab untuk penghancuran dan transformasi alam semesta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fakta bahwa Bustingorrytitan shiva hidup selama periode transisi di pertengahan Zaman Kapur, ketika banyak spesies punah dan bermunculan spesies baru, menjadi alasan penamaan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga:</strong> <a href="https://cekricek.id/jejak-dinosaurus-dan-seni-ukiran-9-000-tahun-ditemukan-di-brasil/" data-type="post" data-id="266421">Jejak Dinosaurus dan Seni Ukiran 9.000 Tahun Ditemukan di Brasil</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekalipun tidak diketahui secara pasti nasib akhir Bustingorrytitan shiva, para peneliti mencatat bahwa beberapa garis evolusi saltasauroid berhasil melewati periode transisi dan terus bertahan hingga mendekati akhir Zaman Kapur sebelum akhirnya ikut punah bersama dinosaurus lain akibat tumbukan asteroid 66 juta tahun lalu.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cekricek.id/mengungkap-kehebatan-bustingorrytitan-shiva-dinosaurus-raksasa-sang-penghancur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">266538</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Minified using Disk

Served from: cekricek.id @ 2026-07-08 03:20:02 by W3 Total Cache
-->