Cara Mengamati Bintang dan Meteor Jatuh Tahun 2024

Cekricek.id - Cara Mengamati Bintang dan Meteor Jatuh Tahun 2024

Ilustrasi. [Foto: Dibuat oleh Kreator Cekricek.id dengan AI]

Cekricek.id - Tahun ini bakal seru banget buat kita yang suka ngelihat bintang! Mulai dari hujan meteor Quadrantid di Januari sampe oposisi Jupiter di Desember, banyak momen seru buat saksiin keajaiban alam semesta.

Ada gerhana matahari total langka di Amerika Utara, hujan meteor Perseid tanpa gangguan bulan, dan dua komet yang bakal bersinar terang banget, bisa dilihat pakai mata kita sendiri.

2024 adalah tahun yang tidak boleh kita lewatkan buat pecinta langit. Meski sebagian besar bisa dilihat tanpa alat khusus, punya teleskop pemula bagus bisa bikin pengalaman kita makin keren. Nah, buat yang mau catat jadwal bintang, ini beberapa tanggal yang penting banget buat dicatat.

1. Hujan Meteor Quadrantid

Meskipun sedikit terlupakan dibandingkan dengan Geminid pada bulan Desember, Quadrantid dapat menghasilkan 60 hingga 200 meteor per jam, termasuk "fireballs" yang terang, menurut NASA. Temukan semua yang perlu Anda ketahui tentang puncak Quadrantid.

2. Equinox Maret

Meskipun bukan acara pengamatan bintang sejati, kemiringan sumbu Bumi yang tidak condong maupun menjauh dari matahari seringkali menciptakan geometri ideal untuk tampilan aurora yang spektakuler di sekitar kutub.

Karena diperkirakan matahari akan mencapai puncak aktivitasnya pada tahun 2024, equinox ini bisa menyuguhkan pertunjukan aurora istimewa.

3. Gerhana Matahari Total

Salah satu pemandangan alam yang paling spektakuler akan terjadi di Amerika Utara. Pada tanggal 8 April, selama 4 menit 28 detik, siapa pun yang berada dalam jalur totalitas seluas 115 mil melintasi sebagian Meksiko utara, 15 negara bagian AS, dan lima provinsi Kanada dapat melihat korona matahari di tengah kegelapan siang hari.

4. Komet Pons-Brooks

Tahun ini mungkin menjadi tahun yang baik untuk komet terang. Komet Pons-Brooks, yang mengorbit matahari setiap 71 tahun, akan terlihat dengan menggunakan teropong selama Maret dan April, dan pada 12 April, akan dekat dengan Jupiter.

Komet ini akan mencapai tingkat kecerahannya tertinggi pada 21 April, jadi tanggal itu patut diutamakan.

5. Hujan Meteor Eta Aquariid

Salah satu dari dua hujan meteor yang disebabkan oleh debu dan puing-puing yang ditinggalkan oleh komet Halley, Eta Aquariid akan terjadi di bawah langit malam tanpa bulan pada tahun 2024, memastikan cukup kegelapan untuk melihat 10 hingga 20 "shooting stars" per jam.

6. Hujan Meteor Perseid

Seringkali menghasilkan meteor terang yang mudah terlihat dengan mata telanjang, hujan meteor Perseid adalah salah satu yang paling terkenal dalam setahun.

Bulan tidak akan ada di langit, jadi harapkan pertunjukan yang bagus — dan pemandangan indah dari Bima Sakti jika Anda tetap terjaga sampai langit benar-benar gelap sekitar tengah malam.

7. Saturnus di Opposition

Pada awal September, Saturnus akan berada pada puncak kecerahannya saat melewati antara planet kita dan matahari.

Ini akan menjadi waktu terbaik untuk melihat Saturnus, meskipun Anda akan memerlukan teleskop kecil untuk melihat cincinnya.

8. Komet Tsuchinshan-ATLAS

Meskipun diperkirakan akan terlihat di langit sebelum matahari terbit pada akhir September, waktu terbaik untuk melihat Komet Tsuchinshan-ATLAS — yang baru ditemukan pada Januari 2023 — adalah 13 Oktober, karena itulah saat komet ini kemungkinan akan mencapai kecerahannya yang tertinggi.

9. Supermoon Pemburu

Sebuah bulan super besar akan menghiasi langit pada tanggal ini sebagai bulan purnama terdekat dengan Bumi naik.

Ini adalah satu dari tiga supermoon dalam setahun; yang lain akan naik pada 18 September dan 15 November, tetapi yang ini akan menjadi yang terbesar. Harapkan pasang surut tinggi di belakang supermoon ini.

10 . Jupiter di Opposition

Pada tanggal ini, planet raksasa Jupiter akan bersinar paling terang, cakramnya akan terangkat 100% oleh matahari, dan akan muncul pada senja dan tenggelam saat fajar.

Bagi pengguna teleskop, ini adalah waktu yang baik untuk melihat Spot Merah Besar dan empat bulan besar Jupiter. Dengan peristiwa ini terjadi begitu dekat dengan Natal, jangan heran jika planet ini dibandingkan dengan "Bintang Betlehem."

Baca juga: Cara Melihat dan Menyaksikan Hujan Meteor Quadrantid yang Jatuh 28 Desember Hingga 12 Januari 2024

Jangan lewatkan momen-momen spektakuler ini, dan mulailah perjalanan mengamati langit tahun 2024 dengan panduan ini. Selamat menikmati keindahan langit yang tak terbatas!

Baca Juga

Cara Download Lirik Lagu untuk Penggunaan Offline: Panduan Lengkap
Cara Download Lirik Lagu untuk Penggunaan Offline: Panduan Lengkap
Rahasia Berbelanja dan Menyimpan Makanan untuk Ramadan yang Efisien
Rahasia Berbelanja dan Menyimpan Makanan untuk Ramadan yang Efisien
Menaklukkan Rasa Lemas dan Lelah Saat Puasa Ramadan
Menaklukkan Rasa Lemas dan Lelah Saat Puasa Ramadan
Pentingnya Minum Lebih Banyak Air Selama Puasa Ramadan
Pentingnya Minum Lebih Banyak Air Selama Puasa Ramadan
10 Tips Penting untuk Menjaga Kesehatan yang Optimal Selama Puasa Ramadan
10 Tips Penting untuk Menjaga Kesehatan yang Optimal Selama Puasa Ramadan
Tips Memilih Agen Properti yang Terpercaya dan Profesional
Tips Memilih Agen Properti yang Terpercaya dan Profesional