Fenomena Langka, Bintang Paling Terang di Langit Akan Berkedip 11 Desember

A A

Ilustrasi. [Foto: Dibuat oleh Kreator Cekricek.id]

Cekricek.id, Jakarta - Sebuah fenomena astronomi langka akan terjadi pekan depan, saat sebuah asteroid berukuran raksasa, 319 Leona, melintas tepat di depan Betelgeuse, bintang supergiant merah yang menjadi salah satu bintang tercerah di langit malam.

Peristiwa ini akan berlangsung singkat, hanya 12 detik pada Senin, 11 Desember, namun memberi kesempatan emas bagi para astronom untuk menggali lebih dalam tentang misteri Betelgeuse.

Betelgeuse, yang biasanya menempati posisi sebagai bintang terang ke-10, akan tampak meredup sejenak akibat peristiwa langka ini. Kejadian ini akan memberikan peluang bagi para peneliti untuk membentuk peta permukaan bintang raksasa ini, yang sebelumnya telah menarik perhatian karena perilaku tidak biasanya.

Peristiwa 'okultasi', istilah untuk penghalangan bintang oleh objek lain seperti asteroid, sangat jarang terjadi, terutama bagi bintang secerah Betelgeuse. Meski asteroidnya lebih kecil, fenomena ini dapat menyebabkan 'cincin api' atau eclipse annular Betelgeuse, namun hanya sedikit pengamat yang berada di lokasi yang tepat untuk menyaksikannya.

Okultasi ini hanya akan terlihat dari jalur sempit yang membentang dari Asia hingga Eropa Selatan, Florida, dan Meksiko timur. Asosiasi Waktu Okultasi Internasional telah menyiapkan halaman khusus tentang peristiwa ini, termasuk file Google Earth yang dapat diunduh untuk menunjukkan jalur lengkapnya.

Pengamat di dalam jalur ini akan dapat melihat okultasi tanpa perlu menggunakan teropong atau teleskop, meskipun kedua alat tersebut akan meningkatkan pengalaman menyaksikan peristiwa langka ini.

Bagi yang tidak berada di jalur okultasi, mereka dapat menyaksikan siaran langsung peristiwa ini yang dihosting oleh Proyek Teleskop Virtual di Italia, yang secara kebetulan berada dalam jalur okultasi. Siaran langsung dijadwalkan mulai pukul 8:00 malam waktu standar timur (EST) pada tanggal 11 Desember.

Peristiwa okultasi itu sendiri akan terjadi sekitar pukul 8:17 malam EST, menurut majalah Sky & Telescope, meskipun waktu tersebut bisa bergeser beberapa menit karena orbit asteroid 319 Leona masih terus diperbarui.

Untuk menemukan Betelegeuse dari belahan bumi utara di bulan Desember, pandang ke arah timur sekitar dua jam setelah matahari terbenam. Anda akan melihat tiga bintang ikat pinggang Orion - Alnitak, Alnilam, dan Mintaka - naik ke langit. Di sebelah kiri mereka, Betelgeuse akan sejajar dengan Mintaka.

Baca juga: Fenomena Langka Terungkap: Penemuan Bintang Berbentuk Piringan di Galaksi Luar

"Okultasi semacam ini sangat berguna untuk membatasi bentuk asteroid yang terlibat," kata Gianluca Masi, astrofisikawan dan direktur Proyek Teleskop Virtual, dalam sebuah pernyataan. Okultasi ini juga dapat membantu para ilmuwan memetakan permukaan Betelgeuse. "Kami berharap dapat mempelajari lebih lanjut tentang sel konvektif besarnya, yang memengaruhi kecerahan variabelnya," tambah Masi.

Bagikan

Baca Juga

Ilustrasi tangan pembatik menorehkan malam dengan canting di atas kain bermotif.
Tujuh Belas Titik di Batik Singo Mengkok
Seorang dokter melakukan pemeriksaan ultrasonografi Doppler pada pasien, dengan citra aliran darah berwarna tampil di layar besar
Enam Puluh Derajat, 17.900 Hertz, dan 50 Desibel di Meja Fantom
Ilustrasi pengunjung perempuan berdiri mengamati lukisan besar berwarna hijau dan kuning di dinding ruang pamer.
Ketika Buaya dan Badak Menggantikan Wajah Penguasa
Kamar tidur di rumah pengasingan Mohammad Hatta di Banda Neira.
Enam Belas Peti Buku Bung Hatta ke Boven Digul
Mulut gua pertahanan Jepang di Rane
101 Situs Pertahanan Jepang di Jawa Dipetakan Ulang
Dalang memainkan wayang kulit di depan kelir dalam sebuah pertunjukan
Kitsie Emerson dan Prinsip Diam di Atas Panggung