Keterlaluan, Saifudin Ibrahim Tuduh Polisi Indonesia Hanya Memeras Rakyatnya Sendiri

Berita terkini: Saifudin Ibrahim secara blak-blakan menghina polisi Indonesia dan membandingkannya dengan polisi Amerika.

Saifudin Ibrahim. [Foto: Ist]

Berita terkini: Saifudin Ibrahim secara blak-blakan menghina polisi Indonesia dan membandingkannya dengan polisi Amerika.

Cekricek.id – Pendeta Saifuddin Ibrahim selalu membuat publik gempar dengan sederet kontroversi yang dilakukannya.

Mulai dari menghina nabi Muhammad, meminta 300 ayat Al-Qur’an dihapuskan, sebut Islam sekte Kristen, menghina Rizieq Shihab, hingga menghina lembaga pendidikan Islam.

Selain menghina keyakinan umat beragama, Saifudin Ibrahim ternyata juga menghina profesi polisi di Indonesia.

Ia secara blak-blakan menghina polisi Tanah Air Indonesia. Pendeta tersebut mengatakan bahwa polisi di Indonesia memeras rakyatnya. Dalam pernyataannya itu, ia juga membandingkan polisi Indonesia dengan polisi di Amerika.

“Polisi Indonesia hanya memeras rakyatnya sendiri. Rakyatnya sendiri, dipermasalahkan dipersulit. Di Indonesia seluruh pojok jalan itu ada polisi, di Amerika nggak ada polisi yang berdiri di jalan-jalan,” kata Saifudin Ibrahim.  

Saifudin Ibrahim bahkan menyebutkan bahwa polisi Indonesia tidak perlu mengejarnya sampai ke luar negeri untuk menangkapnya atas kasus dugaan penistaan agama dan ujaran kebencian terkait SARA.

“Nggak ada polisi yang ngejar-ngejar, nanti kena sendiri, sudah ada CCTV nya semua di Amerika ini ngapain ngejar-ngejar Saifudin Ibrahim, enggak perlu, lucu!" lanjut Saifudin Ibrahim di dalam video tersebut.

Lampiran Gambar

Sebelumnya diberitakan bahwa polisi telah melacak Saifudin Ibrahim yang sedang berada di Amerika Serikat (AS).

Melansir dari kompas.com, Polisi akan melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Ditjen Imigrasi Kemenkumham) terkait dugaan keberadaan Sarifudin Ibrahim di Amerika Serikat.

Selain itu, Bareskrim juga akan melakukan koordinasi dengan Federal Bureau of Investigation (FBI).

Meskipun dirinya menghina polisi Indonesia, Saifudin Ibrahim mengungkapkan bahwa dirinya tetap mencintai Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan oleh Saifudin Ibrahim dalam kanal YouTubenya yang bertajuk “Deni Siregar dan Teroris Tak Pernah Berhenti Sampai Selamanya, Atau Hapus 300” yang tayang di YouTube dua hari yang lalu.

Video terkait Saifudin menghina polisi Indonesia ini juga telah direpost ulang oleh pengguna TikTok dan menjadi viral di media sosial.

Baca Juga: Tantang Balik Ade Armando, Saifuddin Ibrahim Minta Cari 300 Ayat dalam Al Qur'an yang Layak Dihapus

Video Saifudin menghina polisi Indonesia itupun sudah ditonton oleh jutaan pengguna TikTok dan mendapat like sebanyak 36,2K dengan beragam komentar dari warganet.  

Baca Juga

Berita terkini: Saifudin Ibrahim menyebutkan bahwa dirinya tidak mau salat karena baginya salat lima waktu tidak masuk akal.
Saifudin Ibrahim Tuding Salat Lima Waktu Umat Islam Tidak Masuk Akal
Puan Soroti Manipulasi Data PPDB dan Minta Pemerataan Sarana Pendidikan
Kasus Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Puan Maharani Tegaskan DPR Kawal Proses Hukum
Presiden Prabowo Janji Tindak Tegas Kasus Ojol Dilindas Rantis Brimob di Jakarta
Presiden Prabowo Janji Tindak Tegas Kasus Ojol Dilindas Rantis Brimob di Jakarta
Koperasi Merah Putih Jadi Penguat Ekonomi, Bupati Agam Minta Pengurus Serius Ikuti Sosialisasi
Koperasi Merah Putih Jadi Penguat Ekonomi, Bupati Agam Minta Pengurus Serius Ikuti Sosialisasi
Ogah Pilih Belanda, ini Alasan Miliano Jonathans Pilih Naturalisasi dan Bela Timnas Indonesia
Ogah Pilih Belanda, ini Alasan Miliano Jonathans Pilih Naturalisasi dan Bela Timnas Indonesia
Bupati Pesisir Selatan Dukung Hilirisasi Gambir Lewat Teknologi Ekstraksi UHAMKA
Bupati Pesisir Selatan Dukung Hilirisasi Gambir Lewat Teknologi Ekstraksi UHAMKA