Soebroto

Soebroto

Soebroto. [Istimewa]

Siapa Soebroto?

Soebroto, seorang tokoh penting dalam pemerintahan Indonesia, lahir di Surakarta pada tanggal 19 September 1923. Ia dikenal sebagai seorang politisi dan akademisi yang memiliki kontribusi besar dalam bidang transmigrasi, koperasi, tenaga kerja, pertambangan, dan energi. Karirnya yang gemilang membawanya menduduki berbagai jabatan strategis di tingkat nasional.

Perjalanan karir Soebroto dimulai setelah ia menyelesaikan gelar Sarjana Muda di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 1955. Dengan tekad yang kuat untuk terus mengembangkan pengetahuannya, ia melanjutkan studinya di Universitas McGill, Kanada pada tahun 1956. Di sana, ia memperdalam pemahamannya tentang ekonomi.

Setelah kembali ke Indonesia, Soebroto melanjutkan pendidikan doktoralnya di bidang Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia. Dalam perjalanan akademiknya, ia juga menjadi Rektor Universitas Pancasila dan Guru Besar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Soebroto terus berusaha menggabungkan kehidupan akademik dan karir politiknya dengan baik.

Pada tahun 1971 hingga 1973, Soebroto menjabat sebagai Menteri Transmigrasi dan Koperasi. Pada masa jabatannya, ia berhasil mengimplementasikan kebijakan transmigrasi yang bertujuan untuk memindahkan penduduk dari daerah yang padat penduduk ke daerah yang masih jarang penduduknya. Selain itu, ia juga aktif dalam mengembangkan sektor koperasi untuk mendorong perekonomian rakyat.

Tidak berhenti di situ, Soebroto kemudian menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Koperasi dari tahun 1972 hingga 1978. Selama masa jabatannya, ia fokus pada peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan. Soebroto juga berperan penting dalam memperkuat sektor koperasi sebagai pilar ekonomi yang kuat.

Prestasi Soebroto semakin menanjak ketika ia menjabat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi selama dua periode, yaitu dari tahun 1978 hingga 1988. Di bawah kepemimpinannya, sektor pertambangan dan energi mengalami kemajuan yang signifikan. Soebroto berhasil meningkatkan ekspor minyak dan gas alam Indonesia serta memperkuat kerjasama dengan negara-negara produsen energi lainnya.

Keahlian Soebroto dalam bidang ekonomi membuatnya diakui secara internasional. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Konferensi OPEC mulai dari 31 Oktober 1984 hingga 9 Desember 1985. Kemudian, pada tahun 1988, Soebroto ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal OPEC hingga 30 Juni 1994. Perannya di OPEC memungkinkan Indonesia untuk memiliki pengaruh yang lebih besar dalam kebijakan energi dunia.

Meskipun telah terlibat aktif dalam dunia politik dan pemerintahan, Soebroto tetap menjaga dedikasinya terhadap pendidikan dan akademik. Ia terus berkontribusi sebagai rektor dan pengajar di berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, khususnya di bidang ekonomi.

Soebroto adalah sosok yang menginspirasi banyak orang melalui karya dan kontribusinya dalam bidang ekonomi, energi, dan pemerintahan. Dedikasinya dalam mengembangkan sektor-sektor strategis serta keahliannya yang diakui secara internasional membuatnya menjadi tokoh yang tak terlupakan dalam sejarah Indonesia. Melalui pengabdian dan prestasinya, Soebroto telah memberikan dampak positif yang besar bagi bangsa dan negara.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Terungkap! Manusia Purba Menghuni Dataran Tinggi Persia Selama 20.000 Tahun
Terungkap! Manusia Purba Menghuni Dataran Tinggi Persia Selama 20.000 Tahun
Kisah Pengorbanan Ritual Bangsa Maya saat Gerhana Matahari
Kisah Pengorbanan, Ritual Bangsa Maya saat Gerhana Matahari
Sisa-sisa Desa Kuno "Pompeii Inggris" Ungkap Rahasia Kehidupan Zaman Perunggu
Sisa-sisa Desa Kuno "Pompeii Inggris" Ungkap Rahasia Kehidupan Zaman Perunggu
Naskah Kuno Aztec Ungkap Sejarah Tenochtitlan dan Penaklukan Spanyol
Naskah Kuno Aztec Ungkap Sejarah Tenochtitlan dan Penaklukan Spanyol
Lukisan Menakjubkan Pada Makam Pendeta Kuno Mesir Perlihatkan Kehidupan 4.300 Tahun Lalu
Lukisan Pada Makam Pendeta Kuno Mesir Perlihatkan Kehidupan 4.300 Tahun Lalu
Makam Kuno Tiongkok dengan Pedang Ungkap Sejarah Kekerasan di Era Negara-Negara Berperang
Makam Kuno Tiongkok dengan Pedang Ungkap Sejarah Kekerasan di Era Negara-Negara Berperang