<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	 xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Game Online - Cekricek.id</title>
	<atom:link href="https://cekricek.id/tag/game-online/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://cekricek.id</link>
	<description>Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 Oct 2022 07:54:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2021/01/cropped-Fav-512-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Game Online - Cekricek.id</title>
	<link>https://cekricek.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189108407</site>	<item>
		<title>Bermain Video Game Picu Peningkatan Ketajaman Otak Anak</title>
		<link>https://cekricek.id/bermain-video-game-picu-peningkatan-ketajaman-otak-anak/</link>
					<comments>https://cekricek.id/bermain-video-game-picu-peningkatan-ketajaman-otak-anak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Marshal]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2022 09:33:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nuansa]]></category>
		<category><![CDATA[Game]]></category>
		<category><![CDATA[Game Online]]></category>
		<category><![CDATA[Kecanduan Game]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cekricek.id/?p=216940</guid>

					<description><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/bermain-video-game-picu-peningkatan-ketajaman-otak-anak/" title="Bermain Video Game Picu Peningkatan Ketajaman Otak Anak" rel="nofollow"><img width="800" height="475" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/10/pexels-karolina-grabowska-7269630.jpg?fit=800%2C475&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Orang tua sering khawatir bahkan sampai marah bila anaknya yang masih berusia di bawah 10 tahun sudah kecanduan bermain video game" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/10/pexels-karolina-grabowska-7269630.jpg?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/10/pexels-karolina-grabowska-7269630.jpg?resize=300%2C178&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/10/pexels-karolina-grabowska-7269630.jpg?resize=768%2C456&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/10/pexels-karolina-grabowska-7269630.jpg?resize=150%2C89&amp;ssl=1 150w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Bermain Video Game Picu Peningkatan Ketajaman Otak Anak 1"></a>Cekricek.id - Orang tua sering khawatir bahkan sampai marah bila anaknya yang masih berusia di bawah 10 tahun sudah kecanduan bermain video game. Apalagi jika mereka main game online sampai lupa waktu dan lupa makan. Orang tua khawatir tentang bahaya dari video game yang dapat merusak kesehatan mental dan masalah sosial anak. Tapi baru-baru ini, penelitian di Amerika Serikat, bermain video game justru bagus untuk meningkatkan ketajaman otak anak. Asisten profesor psikiatri di University of Vermont, Bader Chaarani, mengatakan kemampuan anak otak anak yang biasa bermain video game jauh lebih baik dari anak yang tidak pernah main video game. "Kemungkinan menarik bahwa video game dapat memberikan pengalaman pelatihan kognitif dengan efek neurokognitif yang terukur pada anak," kata Chaarani, dikutip dari Science Alert, Rabu (26/10/2022). Baru-baru ini, Bader Chaarani melakukan penelitian terhadap 2 ribu anak berusia 9-10 tahun yang dipisahkan menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah anak yang tidak pernah bermain]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/bermain-video-game-picu-peningkatan-ketajaman-otak-anak/" title="Bermain Video Game Picu Peningkatan Ketajaman Otak Anak" rel="nofollow"><img width="800" height="475" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/10/pexels-karolina-grabowska-7269630.jpg?fit=800%2C475&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Orang tua sering khawatir bahkan sampai marah bila anaknya yang masih berusia di bawah 10 tahun sudah kecanduan bermain video game" style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/10/pexels-karolina-grabowska-7269630.jpg?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/10/pexels-karolina-grabowska-7269630.jpg?resize=300%2C178&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/10/pexels-karolina-grabowska-7269630.jpg?resize=768%2C456&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/10/pexels-karolina-grabowska-7269630.jpg?resize=150%2C89&amp;ssl=1 150w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" title="Bermain Video Game Picu Peningkatan Ketajaman Otak Anak 2"></a>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Cekricek.id </strong>- Orang tua sering khawatir bahkan sampai marah bila anaknya yang masih berusia di bawah 10 tahun sudah kecanduan bermain video game. Apalagi jika mereka main game online sampai lupa waktu dan lupa makan. Orang tua khawatir tentang bahaya dari video game yang dapat merusak kesehatan mental dan masalah sosial anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tapi baru-baru ini, penelitian di Amerika Serikat, bermain video game justru bagus untuk meningkatkan ketajaman otak anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asisten profesor psikiatri di University of Vermont, Bader Chaarani, mengatakan kemampuan anak otak anak yang biasa bermain video game jauh lebih baik dari anak yang tidak pernah main video game.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Kemungkinan menarik bahwa video game dapat memberikan pengalaman pelatihan kognitif dengan efek neurokognitif yang terukur pada anak," kata Chaarani, dikutip dari <em>Science Alert</em>, Rabu (26/10/2022).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baru-baru ini, Bader Chaarani melakukan penelitian terhadap 2 ribu anak berusia 9-10 tahun yang dipisahkan menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah anak yang tidak pernah bermain video game. Kelompok kedua adalah anak-anak yang bermain selama 3 jam atau lebih dalam sehari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ambang ini dipilih karena melebihi pedoman waktu layar American Academy of Pediatrics dari satu atau dua jam video game untuk anak-anak yang lebih besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap kelompok ini dinilai dari dua tugas. Tugas yang pertama memakai anak panah yang menunjuk ke kiri atau ke kanan. Dan anak-anak diminta untuk menekan ke kiri atau ke kanan secepat mungkin. Semua kelompok diberi tahu agar tidak menekan apapun bila mereka melihat sinyal berhenti. Tujuannya untuk mengukur seberapa baik mereka dapat mengendalikan impuls mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tugas kedua, mereka diperlihatkan wajah orang. Kemudian ditanya apakah gambar berikutnya cocok atau tidak. tes ini bertujuan untuk mengukur kekuatan memori pada otak mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasilnya tim peneliti menemukan bahwa anak-anak yang biasa bermain video game konsisten menunjukkan penilaian yang lebih baik di dua tugas yang diberikan ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat mereka melakukan kedua tugas ini, otak anak-anak dipindai dengan alat pencitraan resonansi magnetik fungsional (fMRI). Otak para video gamer lebih banyak aktivitas di daerah yang terkait dengan perhatian dan memori. Artinya otak anak pemain video game lebih teliti dan detail dan bekerja lebih cepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Hasilnya meningkatkan kemungkinan menarik bahwa video game dapat memberikan pengalaman pelatihan kognitif dengan efek neurokognitif yang terukur,” ucap Chaarani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun Chaarani tidak menyarankan supaya orang tua sengaja memberikan video game sesering mungkin untuk meningkatkan kemampuan otak anak. Karena itu akan buruk terhadap kemampuan sosial, mental dan membuat anak-anak jadi malas keluar rumah untuk berolahraga.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca Juga: <a href="https://cekricek.id/uas-bermain-game-online-akibatkan-otak-anak-rusak/" data-type="post" data-id="160741">UAS Sebut Bermain Game Online Akibatkan Otak Anak Rusak</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut dia, waktu bermain game harus diatur oleh orang tua supaya tidak kebablasan. Sebab di masa depan, selain kemampuan otak, setiap anak membutuhkan kemampuan sosial dan spiritual yang seimbang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cekricek.id/bermain-video-game-picu-peningkatan-ketajaman-otak-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216940</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UAS Sebut Bermain Game Online Akibatkan Otak Anak Rusak</title>
		<link>https://cekricek.id/uas-bermain-game-online-akibatkan-otak-anak-rusak/</link>
					<comments>https://cekricek.id/uas-bermain-game-online-akibatkan-otak-anak-rusak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Wina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Feb 2022 05:27:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ustaz Abdul Somad]]></category>
		<category><![CDATA[Game Online]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cekricek.id/?p=160741</guid>

					<description><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/uas-bermain-game-online-akibatkan-otak-anak-rusak/" title="UAS Sebut Bermain Game Online Akibatkan Otak Anak Rusak" rel="nofollow"><img width="1200" height="675" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Abdul-Somad.jpg?fit=1200%2C675&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Berita Terbaru: Ustaz Abdul Somad (UAS) mengatakan bahwa kepala anak-anak aman sekarang bisa rusak bahkan hancur karena sering bemain game online." style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Abdul-Somad.jpg?w=1200&amp;ssl=1 1200w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Abdul-Somad.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Abdul-Somad.jpg?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Abdul-Somad.jpg?resize=800%2C450&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Abdul-Somad.jpg?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Abdul-Somad.jpg?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" title="UAS Sebut Bermain Game Online Akibatkan Otak Anak Rusak 3"></a>Berita Terbaru: Ustaz Abdul Somad (UAS) mengatakan bahwa kepala anak-anak aman sekarang bisa rusak bahkan hancur karena sering bermain game online. Cekricek.id - Salah satu kegiatan yang trend di zaman kini ialah bermain game online. Tak sedikit ditemui anak-anak zaman now sudah mengerti gadget dan bahkan ada yang sudah memiliki gadget pribadi. Hal ini tentunya akan sangat berpengaruh bagi pertumbuhan anak. Terlebih bermain game online yang marak-maraknya di zaman kini. Di usia mereka yang masih dini, bermain game online tanpa pengawasan orang tua tentunya akan sangat mempengaruhi otak anak. Hal itu disampaikan oleh ustaz Abdul Somad lewat ceramah di akun Instagramnya. Secara terang-terangan ustaz Abdul Somad (UAS) mengatakan bahwa game online dapat merusak otak anak. Menurutnya, game tersebut dapat memuat anak lupa akan waktu. Anak-anak yang kecanduan game online tidak kenal lagi dengan waktu makan, belajar, istirahat, hingga waktu tidur. Sehingga hal tersebut menurut sang ustaz akan membuat anak hancur]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/uas-bermain-game-online-akibatkan-otak-anak-rusak/" title="UAS Sebut Bermain Game Online Akibatkan Otak Anak Rusak" rel="nofollow"><img width="1200" height="675" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Abdul-Somad.jpg?fit=1200%2C675&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Berita Terbaru: Ustaz Abdul Somad (UAS) mengatakan bahwa kepala anak-anak aman sekarang bisa rusak bahkan hancur karena sering bemain game online." style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Abdul-Somad.jpg?w=1200&amp;ssl=1 1200w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Abdul-Somad.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Abdul-Somad.jpg?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Abdul-Somad.jpg?resize=800%2C450&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Abdul-Somad.jpg?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Abdul-Somad.jpg?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px" title="UAS Sebut Bermain Game Online Akibatkan Otak Anak Rusak 5"></a>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Berita Terbaru: Ustaz Abdul Somad (UAS) mengatakan bahwa kepala anak-anak aman sekarang bisa rusak bahkan hancur karena sering bermain game online.</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Cekricek.id</strong> - Salah satu kegiatan yang trend di zaman kini ialah bermain game online. Tak sedikit ditemui anak-anak zaman now sudah mengerti gadget dan bahkan ada yang sudah memiliki gadget pribadi. Hal ini tentunya akan sangat berpengaruh bagi pertumbuhan anak. Terlebih bermain game online yang marak-maraknya di zaman kini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di usia mereka yang masih dini, bermain game online tanpa pengawasan orang tua tentunya akan sangat mempengaruhi otak anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal itu disampaikan oleh <a href="https://cekricek.id/tag/ustaz-abdul-somad">ustaz Abdul Somad</a> lewat ceramah di akun Instagramnya. Secara terang-terangan ustaz Abdul Somad (UAS) mengatakan bahwa game online dapat merusak otak anak. Menurutnya, game tersebut dapat memuat anak lupa akan waktu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Anak-anak yang kecanduan game online tidak kenal lagi dengan waktu makan, belajar, istirahat, hingga waktu tidur. Sehingga hal tersebut menurut sang ustaz akan membuat anak hancur sejak dini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berikut ceramah ustaz Abdul Somad soal game online, yang dilansir dari akun Instagram pribadinya <a rel="external noopener" href="https://www.instagram.com/reel/CaHW-T3A3Te/?utm_medium=copy_link" target="_blank"><em>@ustadzabdulsomad_official</em></a>, Sabtu 19 Februari 2022.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Bapak ibu yang sudah anaknya masuk ke pesantren, selamat pak, ucap ustaz.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Hari ini anak-anak mu kepalanya rusak, siapa yang merusak kepala anak bapak? Memang dia tidak keluar rumah," kata sang Ustaz.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, ustaz pun menceritakan jika dulu kepala orang rusak dan pecah karena naik motor di jalan, namun tidak dengan zaman sekarang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut ustaz kepala anak-anak banyak rusak di zaman sekarang karena game online. Bahkan menurut ustaz kepala anak bisa pecah dan hancur karena kecanduan bermain game online.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Sekarang kepalanya tidak pecah, tapi isi kepalanya baam, ancur? Siapa yang merusak? Dia di dalam kamar, kamarnya dikunci, di dalam rumah, rumahnya dikunci," kata sang ustaz.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Siapa yang merusak kepalanya? Main game online," tegas UAS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, UAS pun tidak melarang anak-anak untuk tidak bermain game online. Namun menurutnya hal itu akan merusak jika anak-anak tidak kenal waktu lagi saat bermain game online. Sehingga menurut ustaz kepala anak itu akan hancur karena terus bermain game online.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Ya gak apa-apa, tapi gak tahu shalat, ga tau semuanya tiap hari, pagi, petang malam main game online terus," tutup sang ustaz.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="generasi-muda-rusak-karena-game-online" style="font-size:23px">Generasi Muda Rusak karena Game Online</h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img data-recalc-dims="1" loading="lazy" decoding="async" width="1200" height="675" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Tanpa-judul-1200-%C3%97-675-piksel-6-11.jpg?resize=1200%2C675&#038;ssl=1" alt="Lampiran Gambar" class="wp-image-160743" title="UAS Sebut Bermain Game Online Akibatkan Otak Anak Rusak 4" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Tanpa-judul-1200-%C3%97-675-piksel-6-11.jpg?w=1200&amp;ssl=1 1200w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Tanpa-judul-1200-%C3%97-675-piksel-6-11.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Tanpa-judul-1200-%C3%97-675-piksel-6-11.jpg?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Tanpa-judul-1200-%C3%97-675-piksel-6-11.jpg?resize=800%2C450&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Tanpa-judul-1200-%C3%97-675-piksel-6-11.jpg?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2022/02/Tanpa-judul-1200-%C3%97-675-piksel-6-11.jpg?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Unggahan UAS lantas dikomentar warganet. Berikut beberapa komentar yang ditinggalkan warganet dalam unggahan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Bapak2 nya judi online," komentar akun @wisnunor. </p>



<p class="wp-block-paragraph">"betul ustad generasi muda dirusak dengan game online," tambah akun @muh_fazlurra berkomentar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">"Saya jujur juga main game onlie tapi shalat Alhamdulillah InsyaAllah lebih diprioritaskan," kata yang lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga: <a href="https://cekricek.id/fatimah-azzahra-istri-uas-melahirkan-anak-pertama/" data-type="post" data-id="160475">Fatimah Azzahra, Istri UAS Melahirkan Anak Pertama</a></strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cekricek.id/uas-bermain-game-online-akibatkan-otak-anak-rusak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">160741</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Minified using Disk

Served from: cekricek.id @ 2026-07-11 01:40:38 by W3 Total Cache
-->