Saat Hari Raya Idul Fitri Nabi Muhammad saw Memaca Doa Ini

Cekricek.id, Portal Islam – Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada Sabtu, 22 April 2023. Sebelum merayakannya, ada baiknya umat Islam mengetahui tentang doa yang dilantuntan oleh Nabi Muhammad saw pada hari besar tersebut.

Merayakan Hari Raya Idul Fitri. [Canva]

Cekricek.id, Portal Islam – Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada Sabtu, 22 April 2023. Sebelum merayakannya, ada baiknya umat Islam mengetahui tentang doa yang dilantuntan oleh Nabi Muhammad saw pada hari besar tersebut.

Seperti yang dikutip dari pwmu.co, Kamis (20/4/2023), KH Abdul Hamid Muhanan Lc dalam suatu pengajian menyampaikan ajaran dari Rasulullah saw kepada umatnya. Doa yang dibaca juga tidak panjang dan mudah dihafalkan.

“Taqabbalallahu minna waminkum. Taqobbal ya karim.”

Artinya:

“Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan kamu semua.”

Doa tersebut ditujukan untuk melantunkan harapan agar Allah SWT menerima amal ibadah umat muslim sedunia. Adapun jawaban dari doa itu, kata Kiai Abdul Hamid Muhanan adalah, “Taqabbal ya Kariim,” yang artinya, “Terimalah Yang Maha Mulia.”

Bacaan doa tersebut sering diucapkan oleh para sahabat ketika saling bertemu. Namun, kata beliau seharusnya doa ini juga diucapkan oleh sesama umat Islam saat saling bertemu pada perayaan hari Raya Idul Fitri.

Cekricek.id, Portal Islam - Saat Hari Raya Idul Fitri Nabi Muhammad Memaca Doa Ini
Hari Raya Idul Fitri saling memafkan. [Canva]

Selain bacaan tersebut, biasanya juga bisa ditambahkan kalimat lain seperti, Minal aidin wal faizin. Boleh juga dengan bahasa Indonesia, yaitu mengucap selamat hari raya serta mohon mahaf lahir dan batin.

Ucapan tersebut mengandung makna untuk saling memafkan dan mendoakan sesama umat muslim. Bukan hanya itu, maaf memaafkan alias halal bihalal ini erat tujuannya untuk memperat hubungan silaturrahmi.

Momen Hari Raya Idul Fitri Sebagai Pengingat

Selain saling memaafkan, halal bihalal pada Hari Raya Idul Fitri juga bertujuan untuk saling mengingatkan satu sama lain akan kebajikan yang terus dikerjakan meski telah lewat bulan Ramadhan.

Kebajikan yang dimaksud di antaranya adalah tadarus Al-Qur’an, berinfak atau bersedekah, salat berjamaah, serta ikut pengajian dan masih banyak hal bermanfaat lainnya.

Kiai Abdul Hamid Muhanan dalam penyampaiannya juga menuturkan pentingnya salng memaafkan. Momen Hari Raya Idul Fitri inilah yang bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh umat Islam.

Baca juga: Lebaran Idul Fitri Tak Perlu Berlebihan, Begini Cara Rasulullah sawa Merayakannya

Dalam Al-Qur’an surat an-Nur ayat 22 juga tertera hal demikian. Bahwa saling memaafkan dan berlapang dada akan mendapat ampunan dari Allah SWT.

Baca Juga

Lebih 500 Pondok Pesantren di Riau: Pemprov Siapkan Strategi Mewujudkan Santri Unggul
Lebih dari 500 Pondok Pesantren Berdiri di Riau: Pemprov Siapkan Strategi Mewujudkan Santri Unggul
Keutamaan dan Manfaat Puasa Ramadan
Keutamaan dan Manfaat Puasa Ramadan
Menaklukkan Rasa Lemas dan Lelah Saat Puasa Ramadan
Menaklukkan Rasa Lemas dan Lelah Saat Puasa Ramadan
Melakukan Kegiatan Sosial yang Penuh Makna Selama Ramadan
Melakukan Kegiatan Sosial yang Penuh Makna Selama Ramadan
Tata Cara dan Niat Mandi Wajib Selama Bulan Puasa Ramadan
Tata Cara dan Niat Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadan
Tradisi Unik Menyambut Ramadan di Berbagai Penjuru Dunia
Tradisi Unik Menyambut Ramadan di Berbagai Penjuru Dunia