Angin

Kamus Lingkungan Hidup

Ilustrasi. {Creator Cekricek.id]

Pengertian Angin

Angin adalah udara yang bergerak, diakibatkan oleh rotasi bumi atau karena adanya perbedaan tekanan udara di sekitarnya. Angin bergerak dari tempat yang bertekanan udara tinggi ke tempat yang bertekanan udara rendah. Faktor terjadinya angin dapat dibagi atas:

  1. gradien barometris, makin besar gradien barometrinya, makin cepat tiupan angin;
  2. letak tempat, kecepatan angin di dekat khatulistiwa lebih cepat dari yang jauh dari garis khatulistiwa;
  3. tinggi tempat, semakin tinggi suatu daerah maka akan semakin kencang angin yang bertiup dan
  4. waktu, di siang hari angin bergerak lebih cepat daripada di malam hari.

Angin darat (land breeze)

Angin darat (land breeze) adalah angin yang bertiup dari arah darat ke arah laut, umumnya terjadi pada saat malam hari antara jam 20.00 sampai dengan jam 06.00. Angin ini bermanfaat bagi nelayan untuk pergi ke laut.

Angin gunung

Angin gunung adalah angin yang bertiup dari puncak gunung ke lembah gunung yang terjadi pada malam hari.

Angin laut (sea breeze)

Angin laut (sea breeze) adalah angin yang bertiup dari arah laut ke arah darat, umumnya terjadi pada siang hari , antara pukul 09.00 sampai dengan pukul 16.00. Angin ini biasa dimanfaatkan para nelayan untuk pulang dari menangkap ikan di laut.

Baca juga: Air Laut

Angin Lembah

Angin Lembah adalah angin yang bertiup dari arah lembah ke arah puncak gunung yang biasa terjadi pada siang hari.

Angin Munsoon

Angin Munsoon adalah angin yang berhembus secara periodik (minimal 3 bulan) dan antara periode yang satu dengan yang lain polanya akan berlawanan yang berganti arah secara berlawanan setiap setengah tahun. Umumnya pada setengah tahun pertama bertiup angin darat yang kering dan setengah tahun berikutnya bertiup angin laut yang basah.

Pada bulan Oktober-April, matahari berada pada belahan langit Selatan, sehingga benua Australia lebih banyak memperoleh pemanasan matahari dari benua Asia. Akibatnya di Australia terdapat pusat tekanan udara rendah (depresi) sedangkan di Asia terdapat pusat-pusat tekanan udara tinggi (kompresi).

Keadaan ini menyebabkan arus angin dari benua Asia ke benua Australia.

Di Indonesia angin ini merupakan angin musim Timur Laut di belahan bumi Utara dan angin musim Barat di belahan bumi Selatan. Oleh karena angin ini melewati Samudra Pasifik dan Samudra Hindia maka banyak membawa uap air, sehingga pada umumnya di Indonesia terjadi musim penghujan.

Musim penghujan meliputi seluruh wilayah Indonesia, hanya saja persebarannya tidak merata. makin ke timur curah hujan makin berkurang karena kandungan uap airnya makin sedikit. Pada bulan April-Oktober, matahari berada di belahan langit utara, sehingga benua Asia lebih panas daripada benua Australia.

Akibatnya, di Asia terdapat pusat-pusat tekanan udara rendah, sedangkan di Australia terdapat pusat-pusat tekanan udara tinggi yang menyebabkan terjadinya angin dari Australia menuju Asia.

Di Indonesia terjadi angin musim timur di belahan bumi selatan dan angin musim barat daya di belahan bumi utara.

Oleh karena tidak melewati lautan yang luas maka angin tidak banyak mengandung uap air oleh karena itu pada umumnya di Indonesia terjadi musim kemarau, kecuali pantai barat Sumatera, Sulawesi tenggara, dan pantai selatan Irian Jaya.

Antara kedua musim tersebut ada musim yang disebut musim pancaroba (peralihan), yaitu musim kemareng yang merupakan peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau, dan musim labuh yang merupakan peralihan musim kemarau ke musim penghujan.

Adapun ciri-ciri musim pancaroba yaitu: Udara terasa panas, arah angin tidak teratur dan terjadi hujan secara tiba-tiba dalam waktu singkat dan lebat.

Angin Munson dibagi menjadi 2, yaitu:

  1. Munson Barat atau dikenal dengan Angin Musim Barat;
  2. Munson Timur atau dikenal dengan Angin Musim Timur.

Angin Musim Barat

Angin Musim Barat atau disebut juga Angin Muson Barat adalah angin yang mengalir dari Benua Asia (musim dingin) ke Benua Australia (musim panas) dan mengandung curah hujan yang banyak di Indonesia bagian Barat, hal ini disebabkan karena angin melewati tempat yang luas, seperti perairan dan samudra.

Contoh perairan dan samudra yang dilewati adalah Laut China Selatan dan Samudra Hindia. Angin Musim Barat menyebabkan Indonesia mengalami musim hujan. Angin ini terjadi pada bulan Desember, Januari dan Februari, dan maksimal pada bulan Januari dengan kecepatan minimum 3 m/s.

Angin Musim Timur

Angin Musim Timur atau disebut juga Angin Muson Timur adalah angin yang mengalir dari Benua Australia (musim dingin) ke Benua Asia (musim panas).

Pada saat itu terdapat sedikit curah hujan (kemarau) di Indonesia bagian Timur karena angin melewati celah-celah sempit dan berbagai gurun (Gibson, Australia Besar, dan Victoria).

Ini yang menyebabkan Indonesia mengalami musim kemarau, yang terjadi pada bulan Juni, Juli dan Agustus, dan maksimal pada bulan Juli.

Dapatkan update terkini dari Cekricek.id melalui Google News.

Baca Juga

Istilah-istilah dalam Perubahan Iklim - Istilah-istilah dalam lingkungan hidup
Istilah-istilah dalam Perubahan Iklim
Kamus Lingkungan Hidup
Dinamika Populasi
Kamus Lingkungan Hidup
Detritus
Kamus Lingkungan Hidup
Desalinasi
Kamus Lingkungan Hidup
Densitas
Kamus Lingkungan Hidup
Dumping (Pembuangan)