- Arema FC melatih dua sistem permainan secara bergantian selama jeda kompetisi BRI Super League 2026/27.
- Asisten pelatih Andre Caldas menekankan kekompakan, pertahanan, dan penguasaan bola.
- Arema FC menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kanjuruhan pada 10 Oktober.
Cekricek.id — Arema FC memanfaatkan jeda kompetisi BRI Super League 2026/27 untuk melatih dua sistem permainan secara bergantian sebelum menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (10/10/2026).
Asisten pelatih Arema FC, Andre Caldas, mengatakan tim memakai sekitar 70 persen area lapangan dalam sesi latihan terbaru, menurut rilis resmi I.League, Jumat (02/10/2026). “Kami fokus memantapkan kekompakan tim serta menerapkan sistem permainan yang akan kami gunakan, baik saat bertahan maupun menyerang. Kami juga sangat menekankan aspek penguasaan bola,” ujar asisten pelatih asal Brasil itu.
Caldas menyebut penguasaan bola sudah dibahas bersama pelatih kepala Marcos Santos, yang saat ini berada di Brasil, setelah laga melawan Persik Kediri. “Kami perlu lebih banyak menguasai bola dan menahannya, jadi aspek inilah yang kami tekankan,” katanya.
Dalam latihan itu tim pelatih tidak terpaku pada satu pola. “Kami memiliki dua sistem permainan, jadi kami berganti-ganti di antara keduanya. Namun kami selalu menekankan dan menjelaskan kepada para pemain betapa pentingnya menguasai bola dan mengendalikan jalannya pertandingan,” ujar Caldas, 38 tahun.
Baca juga: Persik Tahan Imbang Arema 1-1 di Derbi Jatim Kanjuruhan
Baca juga: Persikmania Kawal Latihan Persik Jelang Derbi Lawan Arema
Baca juga: Zanadin Fariz Raih Dua Penghargaan Beruntun di Persik Kediri















