Bahu Beku: Gejala, Penyebab, dan Opsi Pengobatan

Bahu Beku: Gejala, Penyebab, dan Opsi Pengobatan

Bahu Beku: Gejala, Penyebab, dan Opsi Pengobatan. [Canva]

Bahu beku atau adhesive capsulitis adalah kondisi yang menyebabkan nyeri dan kaku pada sendi bahu. Pelajari gejala, penyebab, dan pengobatan bahu beku di sini.

Cekricek.id - Bahu, keajaiban anatomi manusia, memberi kita kemampuan luar biasa untuk melakukan berbagai gerakan—mengangkat, meraih, dan memutar dengan mudah. Namun, di balik desain rumit ini tersembunyi potensi untuk kondisi yang seringkali menyakitkan yang dikenal sebagai bahu beku atau adhesive capsulitis.

Kondisi ini dapat mengubah gerakan bahu yang dahulu lancar menjadi kenyataan yang penuh ketidaknyamanan dan pembatasan.

Bahu beku mempengaruhi individu dalam beberapa fase dan membatasi aktivitas sehari-hari mereka. Mari kita jelajahi lebih dalam tentang bahu beku, mulai dari gejalanya, penyebabnya, hingga opsi pengobatan yang tersedia.

Gejala

Gejala utama dari bahu beku adalah nyeri dan kaku yang persisten pada sendi bahu. Kondisi ini seringkali berkembang dalam tiga fase:

  1. Fase Pembekuan: Bahu secara bertahap menjadi kaku, menyebabkan peningkatan nyeri saat bergerak. Fase ini bisa berlangsung beberapa bulan dan sangat membatasi rentang gerakan.
  2. Fase Beku: Nyeri mungkin berkurang, tetapi kekakuan tetap menonjol. Aktivitas dasar seperti menyisir rambut atau meraih benda bisa menjadi tantangan.
  3. Fase Peleburan: Rentang gerakan mulai membaik, dan aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah. Fase ini bisa memakan waktu beberapa bulan hingga tahunan untuk selesai.

Penyebab

  1. Usia dan Jenis Kelamin: Orang berusia antara 40 dan 60 tahun, terutama wanita, lebih rentan.
  2. Kondisi Medis: Diabetes, gangguan tiroid, penyakit kardiovaskular, dan penyakit Parkinson dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi.
  3. Imobilisasi: Imobilisasi bahu yang berkepanjangan karena cedera, operasi, atau kondisi medis lainnya dapat memicu adhesive capsulitis.
  4. Peradangan: Peradangan pada kapsul bahu mungkin menyebabkan pembentukan adhesi, menyebabkan kapsul menjadi tebal dan berkontraksi.

Pengobatan

  1. Pengelolaan Nyeri: Obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas atau obat yang diresepkan dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan.
  2. Terapi Fisik: Peregangan lembut dan latihan rentang gerakan yang dipandu oleh terapis fisik dapat mencegah kekakuan lebih lanjut dan meningkatkan mobilitas.
  3. Terapi Panas dan Dingin: Mengaplikasikan panas sebelum latihan peregangan dan menggunakan kompres dingin setelahnya dapat membantu mengelola nyeri dan mengurangi peradangan.
  4. Injeksi kortikosteroid: Dalam beberapa kasus, injeksi kortikosteroid langsung ke sendi bahu dapat memberikan bantuan jangka pendek.
  5. Hidrodilatasi: Prosedur ini melibatkan penyuntikan air steril ke dalam sendi bahu untuk meregangkan dan memperluas kapsul, meningkatkan rentang gerakan.
  6. Operasi: Opsi bedah, seperti pelepasan arthroskopik, mungkin dipertimbangkan jika pengobatan konservatif gagal. Selama prosedur ini, jaringan parut dihapus dari kapsul bahu.

Dengan pemahaman yang mendalam tentang bahu beku, kita dapat lebih siap untuk menghadapi dan mengatasi kondisi ini. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami gejala-gejala ini, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan rekomendasi pengobatan yang tepat.

Baca Juga

Mengungkap Bahaya Junk Food bagi Kesehatan Otak
Mengungkap Bahaya Junk Food bagi Kesehatan Otak
Penelitian Mengungkap Manfaat Kombucha Seperti Efek Puasa
Penelitian Mengungkap Manfaat Kombucha Seperti Efek Puasa
Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia Berhasil Dilakukan, Harapan dan Kontroversi
Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia Berhasil Dilakukan, Harapan dan Kontroversi
Peneliti Mengungkap Penyebab Kematian Saat Bercinta
Peneliti Mengungkap Penyebab Kematian Saat Bercinta
Bahaya Mencuci Saluran Hidung dengan Air Keran yang Tidak Steril
Bahaya Mencuci Saluran Hidung dengan Air Keran yang Tidak Steril
Penelitian Mengungkap Hidup dalam Kemiskinan Percepat Penuaan Otak
Penelitian Mengungkap Hidup dalam Kemiskinan Percepat Penuaan Otak