- Helen Chiang keluar dari Microsoft setelah 21 tahun bekerja di sana.
- Ia baru diangkat menjadi COO pertama Xbox pada Juli lalu.
- CEO Xbox Asha Sharma mengumumkan kepergiannya lewat memo internal yang singkat.
- Microsoft menolak membahas alasan kepergian Chiang.
Cekricek.id — Xbox kehilangan chief operating officer (COO) pertamanya hanya tiga bulan setelah jabatan itu dibentuk. Helen Chiang resmi meninggalkan Microsoft pada Jumat (23/10/2026).
Melansir laporan The Verge, Jumat (23/10/2026), kabar itu disampaikan lewat memo internal Xbox. Chiang sudah bekerja di Microsoft selama 21 tahun dan sempat memimpin Minecraft sebelum diangkat menjadi COO Xbox pada Juli lalu.
CEO Xbox Asha Sharma mengumumkan kepergian Chiang dalam memo yang tergolong sangat singkat. “Helen Chiang meninggalkan Microsoft hari ini. Saya berterima kasih atas pengabdiannya selama bertahun-tahun dan mendoakan yang terbaik untuknya,” tulis Sharma.
Tanggung jawab Chiang untuk sementara dibagi kepada sejumlah pemimpin Xbox lainnya. “Kami akan menyampaikan lebih lanjut soal kepemimpinan COO setelah rencananya final,” tulis Sharma.
Baca juga Xbox Wajibkan Karyawan Masuk Kantor Empat Hari Sepekan
Pernyataan itu mengisyaratkan posisi COO tidak akan dihapus. Namun, belum jelas mengapa Chiang pergi setelah masa jabatan yang begitu singkat.
Saat Chiang dipromosikan, Sharma menyebut jabatan COO sebagai yang pertama di Xbox, dengan tanggung jawab penuh atas laba-rugi di bidang konten, perangkat keras, platform, dan layanan. Jabatan itu dibentuk sebagai bagian dari “reset” besar-besaran Xbox.
Chiang melapor langsung kepada Sharma. Tugasnya menyatukan bisnis Xbox di bawah satu model operasional, memastikan keputusan investasi yang jelas, dan menegakkan akuntabilitas atas hasil kerja.
Baca juga Pendapatan Meta Naik 26 Persen meski Keluarkan US$9,89 Miliar
Kepergian Chiang terjadi di tengah kabar bahwa Xbox tengah menyiapkan gelombang pemutusan hubungan kerja pada bulan ini, November, dan Januari. Memo yang mendadak dan singkat itu, ditambah pembagian tugasnya kepada pemimpin lain, memunculkan dugaan bahwa ia tidak mengundurkan diri atas kemauan sendiri.
Microsoft menolak membahas alasan kepergian Chiang. “Kami tidak membahas urusan personalia individu. Kami berterima kasih atas pengabdian Helen selama bertahun-tahun dan mendoakan yang terbaik untuknya,” kata Wakil Presiden Komunikasi Xbox Kari Perez.
Baca juga Spotify Family Diperketat, Anggota Wajib Pindai Kode QR















