Cekricek.id — Pemerintah Inggris meluncurkan misi pembersihan sampah antariksa yang akan memakai lengan robotik untuk menangkap dua satelit mati dan membuangnya dari orbit, dengan dukungan dana lebih dari 60 juta poundsterling.
Mengutip siaran pers Badan Antariksa Inggris (UK Space Agency) dan Departemen Bisnis, Inovasi, Sains, dan Perdagangan, Kamis (15/10/2026), misi bernama Active Debris Removal (UK ADR) itu ditargetkan menyelesaikan pembuangan kedua satelit pada 2032. Wahananya akan diluncurkan pada 2029 dari Saxavord Spaceport di Skotlandia.
Kedua satelit akan dilepaskan ke orbit lebih rendah agar terbakar secara alami di atmosfer. Pemerintah Inggris menyebut misi ini yang pertama kali membuang lebih dari satu satelit dengan cara tersebut. Wahananya dirancang dapat diisi ulang bahan bakar sehingga bisa dipakai untuk tugas berikutnya.
“Sampah dan puing antariksa merupakan tantangan yang sangat besar dan terus bertambah, tetapi dengan keahlian dalam negeri kami, Inggris bertekad memimpin upaya global membersihkan antariksa,” kata Menteri Antariksa Inggris, Liz Lloyd.
Baca juga NASA Luncurkan Teleskop Roman Senilai 4,3 Miliar Dolar
Menurut siaran pers itu, ratusan ribu objek puing yang terlacak melaju dengan kecepatan lebih dari 17.000 mil per jam dan cukup besar untuk merusak infrastruktur antariksa. Satelit aktif yang terancam menopang layanan seperti GPS, prakiraan cuaca, dan komunikasi.
“Misi ini lebih dari sekadar menyingkirkan puing. Misi ini tentang mengembangkan kemampuan yang memungkinkan layanan, perakitan, dan manufaktur di orbit pada masa depan,” kata Co-Director UK Space Agency, Dr Alice Bunn.
Baca juga Astra Space Galang Rp4,1 Triliun, Bertaruh pada Roket Sekali Pakai
Badan Antariksa Inggris menggandeng ClearSpace UK sebagai mitra pelaksana. “Langkah kami berikutnya adalah merancang, membangun, dan menguji wahana antariksa yang dapat mendekat dengan aman ke objek yang tidak pernah dirancang untuk ditangkap, lalu mengambil kendali atasnya,” kata Managing Director ClearSpace UK, Rob Atchison.
Baca juga Waymo Masuk Kanada, Robotaxi Toronto Ditargetkan Beroperasi 2028
Pemerintah Inggris juga membuka sayembara bagi publik untuk menamai wahana tersebut. Sektor antariksa Inggris disebut bernilai 18,6 miliar poundsterling dan menopang lebih dari 55.000 tenaga kerja terampil.















