- Ryan Gravenberch diusir lewat dua kartu kuning saat Liverpool kalah 0-3 dari Manchester City.
- Dermot Gallagher menilai kartu kuning pertama terlalu keras.
- Gallagher menyebut kartu kuning kedua sudah tepat.
Cekricek.id — Mantan wasit Premier League Dermot Gallagher menilai kartu kuning pertama untuk gelandang Liverpool Ryan Gravenberch saat kalah 0-3 dari Manchester City terlalu keras, meski kartu kuning keduanya dinilai tepat.
Gravenberch diusir saat skor masih 0-0 setelah menjatuhkan Jeremy Doku, momen yang membalikkan arah laga untuk City, demikian ulasan Gallagher di program Ref Watch Sky Sports, Senin (12/10/2026). “Itu sangat keras. Saya rasa masalahnya bagi Chris Kavanagh, menurut pandangannya, ia mengira Gravenberch mengenai lutut. Padahal tidak, kalau dilihat lagi,” kata Gallagher.
Menurut Gallagher, Gravenberch sebenarnya mengenai bagian atas sepatu Doku. “Ia sangat tidak beruntung,” ujarnya. Mantan manajer Tottenham dan Aston Villa Tim Sherwood sependapat. “Saya rasa tekel itu tidak layak kartu kuning. Itu upaya merebut bola,” kata Sherwood.
Namun, Gallagher yakin kartu kuning kedua sudah benar. “Tanpa ragu. Ini bukan soal kerasnya tekel, melainkan dampaknya. Saya rasa ia tidak bisa memenangi bola itu. Ia tidak perlu melakukan tekel. Ia sudah mengantongi kartu kuning, ia tahu itu dan wasit juga tahu,” tuturnya.
Gallagher menambahkan bahwa wasit kemungkinan menilai tekel itu menghentikan serangan yang menjanjikan. “Kartu kuning pertama menempatkan Gravenberch dan wasit sendiri dalam tekanan,” katanya.
Baca juga: Manchester City Bungkam Sepuluh Pemain Liverpool 3-0 di Anfield
Baca juga: Vinicius Minta Maaf Usai Kartu Merah karena Jambak Lawan
Baca juga: Tottenham Tahan Manchester United 1-1 Lewat Gol Telat Solanke















