Pattimura (Thomas Matulessy)

A A

Pattimura (Thomas Matulessy). [Instagram]

Siapa Pattimura (Thomas Matulessy)?

Pattimura (Thomas Matulessy) adalah Pemimpin perlawanan masyarakat Maluku terhadap Belanda 1817. Pahlawan Nasional Indonesia asal Maluku.

Ayah Pattimura bernama Frans Matulessy dan ibunya bernama Fransina Tilahoi, Pattimura lahir pada 8 Juni 1783, di wilayah bernama Haria di daerah Saparua, Maluku Tengah menurut versi pemerintah Indonesia.

Dalam perjuangan menentang Belanda ia juga menggalang persatuan dengan kerajaan Ternate dan Tidore, raja-raja di Bali, Sulawesi dan Jawa.

Pattimura adalah seorang pemimpin perlawanan terhadap penjajahan Belanda di Maluku pada abad ke-19.

Dia memimpin pemberontakan yang dikenal sebagai Pemberontakan Pattimura pada tahun 1817, yang menyebabkan kerusuhan besar di Maluku.

Pemberontakan ini akhirnya ditumpas oleh Belanda, dan Pattimura ditangkap dan dieksekusi pada tanggal 16 Desember 1817.

Dia dianggap sebagai pahlawan nasional karena perjuangannya dalam mempertahankan kemerdekaan dan martir karena kematiannya dalam perjuangan tersebut.

Setelah kematiannya, Pattimura diakui sebagai pahlawan nasional dan diabadikan dalam berbagai bentuk, seperti patung, monumen, serta diperingati dalam berbagai acara keagamaan dan nasional. Ada juga sekolah, jalan, dan stadion yang diberi nama setelahnya.

Pattimura diakui sebagai seorang pahlawan nasional Indonesia yang berjuang untuk kemerdekaan dan kesatuan masyarakat.

Dia dianggap sebagai simbol perlawanan terhadap penjajahan asing serta perjuangan untuk mempertahankan kebudayaan dan tradisi setempat.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Bagikan

Baca Juga

Suku Bajo di Bajo Pulau Bima Berhenti Mengembara Sejak 1945
Islam Masuk Gorontalo lewat Perkawinan Raja, Adat Ikut Berubah
Polio di Turki Tampak Kecil di Catatan tapi Berat di Rumah
Nyanyian Nandong Simeulue Kini Diiringi Biola, Penuturnya Menua
Kerajaan Mori, Dua Kali Kalah Perang tapi Menolak Disebut Takluk
Lowalangi, Nama Dewa Nias yang Kini Disebut dalam Doa Kristen