Petisi 50 (5 Mei 1980)

Kamus Sejarah Indonesia -

Ilustrasi: Kamus Sejarah Indonesia. [Creator Cekricek.id]

Apa Itu Petisi 50 (5 Mei 1980)?

Petisi 50 (5 Mei 1980) adalah sebuah pernyataan protes terhadap pemerintahan Orde Baru yang telah menggunakan Pancasila untuk kepentingan politik semata. Petisi tersebut ditulis sebagai “ungkapan keprihatian” yang kemudian ditandatangani oleh 50 orang tokoh terkemuka di Indonesia.

Ali Sadikin dan Hoegeng adalah tokoh yang ikut menandatangani petisi tersebut.

Isi ungkapan keprihatinan menyatakan keprihatinan terhadap pidato-pidato Presiden yang mengungkapkan prasangka terhadap rakyat akan pihak yang ingin mengganti Pancasila; menggunakan Pancasila sebagai ancaman terhadap lawan-lawan politik; membenarkan tindakan-tindakan yang tidak terpuji oleh pihak yang berkuasa dengan menggunakan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit; meyakinkan ABRI untuk memihak dan tidak berdiri di atas seluruh golongan masyarakat, melainkan memilih-milih teman berdasarkan pertimbangan pihak yang berkuasa.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Sumpah Terlarang dan Akhir Dinasti Kerajaan Koto Besar Takluk oleh Belanda
Sumpah Terlarang dan Akhir Dinasti Kerajaan Koto Besar Takluk oleh Belanda
Dari Tragedi Karbala ke Pantai Pariaman: Perjalanan Spiritual Tradisi Tabuik
Dari Tragedi Karbala ke Pantai Pariaman: Perjalanan Spiritual Tradisi Tabuik
Siak Lengih dan Masjid Keramat: Warisan Spiritual yang Mengubah Wajah Kerinci
Siak Lengih dan Masjid Keramat: Warisan Spiritual yang Mengubah Wajah Kerinci
Jejak Imperium Terlupakan: Kisah Kerajaan Melayu yang Menguasai Nusantara Selama 9 Abad
Jejak Imperium Terlupakan: Kisah Kerajaan Melayu yang Menguasai Nusantara Selama 9 Abad
Penelitian DNA Membuktikan Kekerabatan Suku Sakai dengan Minangkabau Pagaruyung
Penelitian DNA Membuktikan Kekerabatan Suku Sakai dengan Minangkabau Pagaruyung
Ketika Islam Menulis Ulang Sejarah Minangkabau: Jejak Spiritual dalam Tambo Kuno
Ketika Islam Menulis Ulang Sejarah Minangkabau: Jejak Spiritual dalam Tambo Kuno