Salut, Pemuda Asal Belanda Ini Buat Teknologi Pembersih Sampah Laut

Pembersih sampah

Boyan Slat, pemuda Belanda yang menciptakan teknologi pembersih sampah di laut. [Foto/Ist]

Berita Terbaru: Seorang anak muda dari Belanda berhasil menciptakan sebuah penemuan untuk membersihkan sampah yang mencemari laut

Cekricek.id - Laut kini sangat identik dengan sampah-sampah yang memenuhinya. Kondisi ini tentu perlu mendapat perhatian publik karena habitat alam di bawah laut harus dijaga demi keseimbangan ekosistem.

Sudah tak menjadi rahasia umum lagi kalau hewan-hewan di laut banyak yang mati karena jumlah sampah yang melimpah. Bahkan ada juga kasus perut hewan laut yang penuh dengan sampah plastik hingga pecahan kaca.

Kondisi inilah yang kemudian membuat seorang pemuda asal Belanda berinisiatif membuat teknologi pembersih sampah laut. Dia bernama Boyan Slat, lahir pada 27 Juli 1994.

Di usianya yang masih muda, Boyan Slat begitu prihatin dengan keadaan laut saat ini. Tidak hanya laut di negaranya, tetapi juga dengan keadaan laut-laut di belahan dunia lain yang juga penuh dengan miliaran sampah.

Melansir kanal Youtube Mike Bloomberg, Boyan Slat menyebut bahwa jumlah sampah di lautan sungguh sangat memprihatinkan. Oleh karena itu, ia pun menggagas teknologi pembersih sampah yang diberi nama Interceptor.  Mesin ini juga disebut robot pembersih sampah yang bisa mengangkut ribuan ton sampah di lautan.

Pengembangan robot pembersih sampah itu digagas oleh organisasi nirlaba bernama The Ocean Cleanup yang didirikan oleh Boyan Slat pada tahun 2013 lalu. Organisasi ini fokus pada lingkungan hidup dan bermarkas di Belanda yang mengembangkan teknologi canggih untuk membersihkan sampah plastik di laut.

Interceptor atau mesin pembersih sampah di lautan itu kemudian mulai beroperasi pada tahun 2018 setelah empat tahun The Ocean Cleanup melakukan tahap pemantauan, pengujian, dan pengulangan desain.

Namun karena adanya patahan, mesin Interceptor itu ditarik kembali. Barulah di tahun 2019 Interceptor yang menjadi robot pembersih sampah di laut itu beroperasi kembali hingga kini sukses mendunia.

Tak ayal, inovasi teknologi berharga Boyan Slat itu membuatnya dilirik oleh warga dunia dan mendapat banyak penghargaan.

Baca Juga: Penemu Bom Atom Menyesali Penemuannya, Merasa Dirinya Sebagai Penghancur Dunia

Ia pun menjadi penerima termuda untuk penghargaan tertinggi di bidang lingkungan oleh PBB, yaitu Champions of the Earth.

Baca Juga

Peramal India Kushal Kumar Prediksi Kiamat 29 Juni 2024, Ini Profilnya
Peramal India Kushal Kumar Prediksi Kiamat 29 Juni 2024, Ini Profilnya
Pria dengan Kuku Sepanjang 1 Meter, Bergantung pada Istri untuk Aktivitas Sehari-hari
Pria dengan Kuku Sepanjang 1 Meter, Bergantung pada Istri untuk Aktivitas Sehari-hari
Adegan Tak Senonoh di Siaran Langsung Pertandingan Bola Voli Taiwan Picu Kemarahan Netizen
Adegan Tak Senonoh di Siaran Langsung Pertandingan Bola Voli Taiwan Picu Kemarahan Netizen
3 Pria Tua Paksa Wanita Berbikini Foto Bareng di Pantai, Netizen Geram
3 Pria Tua Paksa Wanita Berbikini Foto Bareng di Pantai, Netizen Geram
Gus Samsudin Tersandung Kontroversi Pertukaran Pasangan, Sosok Istri Kedua Jadi Sorotan
Gus Samsudin Tersandung Kontroversi Pertukaran Pasangan, Sosok Istri Kedua Jadi Sorotan
Wanita Bule yang Viral karena Menikah dengan Petugas PPSU Gugat Cerai Suami karena Judi Online
Wanita Bule yang Viral karena Menikah dengan Petugas PPSU Gugat Cerai Suami karena Judi Online