Cekricek.id — SpaceX akan mencoba menangkap Starship beserta pendorong Super Heavy-nya pada bulan depan, upaya pertama perusahaan itu untuk memulihkan seluruh sistem roket orbitalnya.
Melansir laporan The Verge, Selasa (20/10/2026), CEO SpaceX Elon Musk menyampaikan rencana itu dalam paparan kinerja kuartal ketiga perusahaan. Menurut Musk, bila berhasil, ini akan menjadi pertama kalinya dalam sejarah sebuah wahana peluncur orbital dipulihkan sepenuhnya.
“Ini adalah tonggak teknologi yang mendalam dalam sejarah kesadaran peradaban,” kata Musk.
Baca juga Elon Musk: Merger Tesla dan SpaceX Belum Pasti Terjadi
Musk juga membuka kemungkinan gagal. “Keberhasilan tidak dijamin pada penerbangan-penerbangan pertama ini, tetapi menurut saya kemungkinan berhasil pada penerbangan berikutnya lebih besar. Kalaupun tidak, kami punya rangkaian upaya penerbangan Starship yang terus berjalan hingga akhir tahun ini dan makin cepat tahun depan,” ujarnya.
Starship adalah sistem dua tingkat yang terdiri atas pendorong Super Heavy di tingkat pertama dan wahana Starship di tingkat kedua. Tingginya sekitar 120 meter dengan diameter 9 meter, ditenagai mesin Raptor berbahan bakar metana cair dan oksigen cair. Wahana ini dirancang kembali ke lokasi peluncuran, tempat menara peluncuran dengan lengan mekanis berjuluk “sumpit” menangkapnya di udara.
Baca juga Kekayaan Elon Musk Kembali Tembus US$800 Miliar Setelah Saham SpaceX Melonjak
Peluncuran Starship bulan lalu mencatat dua hal pertama: wahana itu masuk orbit Bumi dan menempatkan beberapa lusin satelit Starlink generasi V3 yang lebih besar. Namun, satu mesin Raptor mati lebih awal saat pendakian, sehingga misi yang direncanakan 10 jam dengan enam kali mengorbit dipangkas menjadi sekitar 3 jam dan dua kali mengorbit.
Dalam penerbangan itu, pendorong Super Heavy jatuh ke Teluk Meksiko, sedangkan Starship mendarat di Samudra Pasifik di utara Hawaii. Tidak satu pun dari keduanya dipulihkan.
Baca juga Musk Janjikan Starlink Murah di India, Sindir Ambani Jelang IPO















