<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	 xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Ekspedisi Patriot - Cekricek.id</title>
	<atom:link href="https://cekricek.id/tag/ekspedisi-patriot/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://cekricek.id</link>
	<description>Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Aug 2026 12:20:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2021/01/cropped-Fav-512-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Ekspedisi Patriot - Cekricek.id</title>
	<link>https://cekricek.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Tim UNAIR Olah Lengkuas Jadi Serundeng di Morowali</title>
		<link>https://cekricek.id/tim-unair-olah-lengkuas-jadi-serundeng-di-morowali/</link>
					<comments>https://cekricek.id/tim-unair-olah-lengkuas-jadi-serundeng-di-morowali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dina Adriana]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 12:20:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspedisi Patriot]]></category>
		<category><![CDATA[Morowali]]></category>
		<category><![CDATA[Olahan Rempah]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Airlangga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cekricek.id/tim-unair-olah-lengkuas-jadi-serundeng-di-morowali/</guid>

					<description><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/tim-unair-olah-lengkuas-jadi-serundeng-di-morowali/" title="Tim UNAIR Olah Lengkuas Jadi Serundeng di Morowali" rel="nofollow"><img width="1200" height="675" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2026/08/unair-prototipe-olahan-rempah-morowali.webp?fit=1200%2C675&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Sesi pengenalan prototipe produk olahan rempah dalam forum diskusi bersama warga di Kawasan Transmigrasi Bungku, Morowali." style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2026/08/unair-prototipe-olahan-rempah-morowali.webp?w=1200&amp;ssl=1 1200w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2026/08/unair-prototipe-olahan-rempah-morowali.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2026/08/unair-prototipe-olahan-rempah-morowali.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2026/08/unair-prototipe-olahan-rempah-morowali.webp?resize=800%2C450&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2026/08/unair-prototipe-olahan-rempah-morowali.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2026/08/unair-prototipe-olahan-rempah-morowali.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" title="Tim UNAIR Olah Lengkuas Jadi Serundeng di Morowali 1"></a><p>Tim Ekspedisi Patriot UNAIR mengolah rempah hasil tani warga Kawasan Transmigrasi Bungku, Morowali, menjadi serundeng lengkuas dan teh serai yang bernilai jual lebih tinggi.</p>
<p>Artikel ini pertama kali terbit di <a rel="nofollow" href="https://cekricek.id">Cekricek.id</a>. Ditulis oleh <a rel="nofollow" href="https://cekricek.id/author/dinaadriana/">Dina Adriana</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<a href="https://cekricek.id/tim-unair-olah-lengkuas-jadi-serundeng-di-morowali/" title="Tim UNAIR Olah Lengkuas Jadi Serundeng di Morowali" rel="nofollow"><img width="1200" height="675" src="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2026/08/unair-prototipe-olahan-rempah-morowali.webp?fit=1200%2C675&amp;ssl=1" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Sesi pengenalan prototipe produk olahan rempah dalam forum diskusi bersama warga di Kawasan Transmigrasi Bungku, Morowali." style="display: block; margin: auto; margin-bottom: 5px;max-width: 100%;" link_thumbnail="1" decoding="async" srcset="https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2026/08/unair-prototipe-olahan-rempah-morowali.webp?w=1200&amp;ssl=1 1200w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2026/08/unair-prototipe-olahan-rempah-morowali.webp?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2026/08/unair-prototipe-olahan-rempah-morowali.webp?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2026/08/unair-prototipe-olahan-rempah-morowali.webp?resize=800%2C450&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2026/08/unair-prototipe-olahan-rempah-morowali.webp?resize=640%2C360&amp;ssl=1 640w, https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2026/08/unair-prototipe-olahan-rempah-morowali.webp?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" title="Tim UNAIR Olah Lengkuas Jadi Serundeng di Morowali 2"></a><p><strong>Cekricek.id</strong> &#8212; Tim Ekspedisi Patriot Universitas Airlangga (UNAIR) menyulap rempah hasil tani warga Kawasan Transmigrasi Bungku, Morowali, Sulawesi Tengah, menjadi produk olahan bernilai jual lebih tinggi. Serai, lengkuas, pandan, hingga kelapa yang selama ini berpindah tangan dalam bentuk segar kini diolah menjadi teh serai, serundeng lengkuas, lengkuas kering, serta pandan kering, menurut keterangan tertulis Universitas Airlangga, Senin (24/08/2026).</p>
<h2 class="wp-block-heading">Rempah Segar Diolah Jadi Produk Bernilai</h2>
<p>Kawasan Transmigrasi Bungku memiliki hasil bumi yang melimpah. Namun, kelimpahan itu belum sepenuhnya berbanding lurus dengan nilai jual karena sebagian besar komoditas dilepas warga dalam kondisi segar tanpa proses pengolahan lebih dulu.</p>
<p>Kondisi itulah yang mendorong tim berinovasi. Alih-alih membiarkan rempah beredar dengan daya tawar rendah, tim memilih mendampingi warga mengolahnya menjadi produk konsumsi yang punya nilai tambah.</p>
<p>Langkah awal yang ditempuh adalah memetakan potensi komoditas lokal. Hasil pemetaan tersebut kemudian dipaparkan dalam forum Focus Group Discussion (FGD) bersama para petani, peternak, perangkat desa, hingga kader PKK di Desa Bahoea Reko-Reko, Jumat (21/8).</p>
<p>Forum itu mempertemukan petani dan peternak sebagai penyedia bahan baku dengan perangkat desa serta kader PKK. Dari forum tersebut, tim memaparkan hasil pemetaan sekaligus memperkenalkan prototipe produk olahan rempah kepada warga.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Serundeng Lengkuas Curi Perhatian Warga</h2>
<p>Ketua Tim Ekspedisi Patriot UNAIR, Dr Siti Rahayu Nadhiroh SKM MKes, menuturkan sambutan warga terhadap prototipe produk berlangsung hangat. Satu varian olahan bahkan langsung menonjol dibanding varian lainnya.</p>
<p><strong>Baca juga</strong> <a rel="external noopener" href="undefined">Inovasi UGM Jadi SNI Pertama Kewirausahaan Gotong Royong</a></p>
<p>&#8220;Masyarakat sangat antusias, terutama dengan produk serundeng lengkuas,&#8221; kata Nadhiroh yang juga dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat UNAIR tersebut.</p>
<p>Ia menilai pasokan lengkuas di kawasan tersebut terbilang melimpah dan stabil. Kondisi itu membuat komoditas tersebut punya prospek bagus untuk dikembangkan menjadi produk unggulan desa.</p>
<p>Antusiasme warga menjadi penanda awal bahwa produk turunan rempah berpeluang diterima pasar lokal. Pasokan bahan bakunya pun dinilai stabil sehingga produksi tidak mudah terganggu.</p>
<p><strong>Baca juga</strong> <a rel="external noopener" href="undefined">Tim Itera Ubah Rambut Jagung dan Kelor Jadi Teh Herbal</a></p>
<p>Selain serundeng lengkuas, tim memperkenalkan teh serai, lengkuas kering, serta olahan pandan kering yang pas berpadu dengan campuran teh. Seluruh varian itu berangkat dari komoditas yang sudah akrab bagi warga sehingga bahan baku tidak perlu didatangkan dari luar kawasan.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Modal dan Pasar Jadi Kecemasan Petani</h2>
<p>Meski mendapat sambutan hangat, diskusi tersebut turut membuka kecemasan utama para petani. Dua persoalan yang paling mengemuka adalah modal usaha dan kepastian pasar.</p>
<p>&#8220;Warga khawatir soal pendanaan dan ke mana produk ini akan dijual. Wong jual hasil rempah segar saja selama ini masih susah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kekhawatiran itu berpijak pada pengalaman warga yang belum mudah memasarkan rempah dalam bentuk segar. Tanpa jaminan pembeli, produk turunan yang menuntut proses pembuatan lebih panjang berisiko berhenti di tahap pelatihan saja.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Pendampingan Empat Bulan di Bungku</h2>
<p>Merespons kendala tersebut, Tim Ekspedisi Patriot UNAIR menyiapkan sejumlah langkah konkret. Tim berencana menggelar workshop, validasi pasar, hingga market testing untuk mengukur penerimaan produk.</p>
<p><strong>Baca juga</strong> <a rel="external noopener" href="undefined">USU Dorong Kawasan Konservasi Perairan Pulau Pandang Batu Bara</a></p>
<p>Penjajakan kerja sama juga bakal berlangsung bersama dinas terkait, badan usaha milik desa (BUMDes), hingga pelaku usaha lokal. Skema itu diharapkan membuat rantai produksi dan pemasaran tidak bertumpu pada tim semata.</p>
<p>&#8220;Kami ingin produk ini tidak berhenti sebagai hasil pelatihan saja, tapi benar-benar tumbuh jadi produk khas Bungku yang menguntungkan warga,&#8221; tegas Nadhiroh.</p>
<p>Tim Ekspedisi Patriot UNAIR beranggotakan satu ketua dan lima anggota. Mereka bertugas mendampingi warga Bungku selama empat bulan, mulai dari pemetaan potensi komoditas hingga penjajakan pasar produk olahan.</p>
<p>Program tersebut merupakan inisiatif Kementerian Transmigrasi RI yang bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia. Skema kolaborasi itu menempatkan kampus sebagai pendamping teknis warga di kawasan transmigrasi.</p>
<p>Sepanjang masa pendampingan, tim menargetkan olahan rempah tersebut naik kelas dari sekadar produk pelatihan menjadi komoditas khas Bungku yang memiliki pasar tetap.</p>
<p>Artikel ini pertama kali terbit di <a rel="nofollow" href="https://cekricek.id">Cekricek.id</a>. Ditulis oleh <a rel="nofollow" href="https://cekricek.id/author/dinaadriana/">Dina Adriana</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cekricek.id/tim-unair-olah-lengkuas-jadi-serundeng-di-morowali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">272373</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 34/39 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Minified using Disk

Served from: cekricek.id @ 2026-08-24 22:14:21 by W3 Total Cache
-->