Thomas Dooley Soroti Liga Bangladesh Usai Kalah dari Singapura

A A

Pemain Singapura (merah) dan Bangladesh (putih) berebut bola udara dalam laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta. [Foto: BFF via The Daily Star]

  • Bangladesh kalah 0-1 dari Singapura lewat sundulan Harhys Stewart pada menit ke-35.
  • Thomas Dooley menyebut kompetisi domestik Bangladesh belum sekuat liga Malaysia, Singapura, atau Indonesia.
  • Dooley menilai masalah terbesar Bangladesh adalah mencetak gol karena tidak punya penyerang tajam.

Cekricek.id — Pelatih Timnas Bangladesh, Thomas Dooley, menyoroti lemahnya kompetisi domestik setelah timnya kalah 0-1 dari Singapura pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Senin (28/09/2026).

Gol tunggal Singapura dicetak Harhys Stewart lewat sundulan pada menit ke-35 memanfaatkan umpan silang Abdullah Nur Adam, sebagaimana dilansir The Daily Star, Senin (28/09/2026). Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi Bangladesh setelah sebelumnya takluk 0-3 dari Malaysia.

Pelatih asal Jerman-Amerika Serikat itu menilai perbedaan utama timnya dengan Singapura, Malaysia, dan Indonesia terletak pada mutu kompetisi di dalam negeri. “Hal terpenting dalam sepak bola adalah kompetisi. Kompetisi domestik yang kami miliki di Bangladesh tidak terlalu besar. Kami tidak punya liga seperti Malaysia, Singapura, atau Indonesia,” ujar Dooley.

“Memiliki liga sangat penting karena pemain bertanding setiap pekan dan punya kesempatan belajar dari kesalahan mereka. Itulah yang tidak kami miliki,” lanjutnya.

Dooley juga menyinggung penyelesaian akhir yang kembali menjadi masalah. “Kami menciptakan peluang, tetapi kami tidak punya penyerang seperti yang dimiliki Indonesia atau tim Asia lainnya. Kami tidak punya itu, jadi kami harus mencari solusi,” katanya.

Ia membantah anggapan timnya tidak berlatih bola mati. “Kami punya satu atau dua pola khusus untuk tendangan bebas, tetapi situasi itu tidak muncul dalam pertandingan. Namun, para pemain tahu cara mengambil tendangan sudut dan tendangan bebas,” ujarnya.

Meski kalah, Dooley melihat perbaikan dibanding laga pertama. “Hari ini kami jauh lebih agresif dan memenangi duel-duel bola lepas. Tetapi masalah terbesar kami adalah mencetak gol,” katanya. Bangladesh akan menutup fase grup melawan tuan rumah Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Kamis (01/10/2026).

Baca juga: Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Herdman Puji Suporter GBK

Baca juga: Hidalgo dan Bergson Yakin Malaysia Bisa Tekan Indonesia

Baca juga: Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Diarak, Jakarta Nyatakan Siap

Bagikan

Baca Juga

Gol Telat Olise Menangkan Prancis, Zidane Sapu Bersih Dua Laga
Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Herdman Puji Suporter GBK
Hidalgo dan Bergson Yakin Malaysia Bisa Tekan Indonesia
Herdman Sebut Laga Lawan Malaysia di ASEAN Cup Berasa Derby
Laporta Kritik Atletico soal Julian Alvarez, Arsenal Mengintai
JJ Gabriel Tinggalkan Manchester United, Barcelona Siap Tampung