Infantino Bantah UEFA Bayar Pesangon ke Perempuan Itu

Presiden FIFA Gianni Infantino saat mengunjungi kompleks olahraga di Cali, Kolombia

Presiden FIFA Gianni Infantino saat mengunjungi kompleks olahraga di Cali, Kolombia, 7 Agustus 2026. [Foto: Jaime Saldarriaga/AFP]

Cekricek.id — Presiden FIFA Gianni Infantino membantah keras tudingan bahwa UEFA pernah membayar pesangon kepada seorang pegawai perempuan yang disebut menjalin hubungan dengannya, ketika ia masih menjabat sekretaris jenderal badan sepak bola Eropa itu.

Mengutip Al Jazeera yang bekerja sama dengan AFP, Sabtu (8/8/2026), bantahan itu disampaikan juru bicara Infantino kepada Daily Telegraph, media yang pertama kali memberitakan tudingan tersebut.

"Presiden FIFA Gianni Infantino membantah keras tuduhan ini, dan semuanya sama sekali tidak benar. Segala sindiran tentang perilaku tidak pantas atau pelanggaran statuta maupun regulasi bersifat memfitnah," kata juru bicara itu.

"Tidak ada pegawai di UEFA maupun FIFA yang pernah mengajukan keluhan mengenai perilaku Tuan Infantino, karena memang tidak pernah ada insiden yang melibatkan dirinya," lanjutnya.

UEFA Mengakui Ada Pembayaran

Meski begitu, UEFA menerbitkan pernyataan yang mengakui adanya pembayaran. Badan itu menyebut "pembayaran kepergian telah diberikan kepada individu yang dimaksud", ditambah biaya untuk sebuah program MBA — dan menegaskan semuanya "sejalan" dengan aturan yang berlaku.

Daily Telegraph pada Jumat memberitakan UEFA membayar sejumlah uang bernilai enam digit kepada perempuan tersebut, yang disebut menjalin hubungan dengan Infantino saat pria itu sudah menikah dan menjabat sekretaris jenderal UEFA. Infantino memegang jabatan tersebut sejak 2009 hingga 2016. Al Jazeera menyatakan FIFA belum menanggapi permintaan konfirmasinya.

Datang di Tengah Krisis yang Lebih Besar

Tudingan ini muncul pada saat yang genting bagi Infantino. Pengacara berusia 56 tahun berkewarganegaraan Italia-Swiss itu sedang menghadapi tekanan yang mengancam kariernya, buntut rencananya menjual sebagian saham kompetisi FIFA kepada investor swasta — rencana yang akhirnya dibatalkan.

UEFA kini berseteru terbuka dengan FIFA. Pada Kamis, badan sepak bola Eropa itu mempertegas pernyataannya sepekan sebelumnya bahwa mereka tidak lagi memiliki "kepercayaan" kepada Infantino, sekaligus mengulang ancaman memboikot Piala Dunia.

Salah satu anggotanya bergerak lebih jauh. Federasi Sepak Bola Norwegia meminta Infantino mundur seketika. "Kami akan meminta presiden FIFA mengundurkan diri sekarang," kata presiden federasi itu, Lise Klaveness, pada Jumat.

Dukungan dari Amerika dan Afrika

Namun peta dukungan tidak seragam. Federasi sepak bola Meksiko dan Argentina menjadi yang terbaru menyatakan dukungan kepada Infantino, menyusul Konfederasi Sepak Bola Afrika yang pada Kamis secara bulat menyokong kepemimpinannya.

CONMEBOL, konfederasi Amerika Selatan, mengambil posisi di tengah dengan menyuarakan keprihatinan atas "tindakan sepihak yang berulang tanpa menempuh dialog".

Infantino sendiri hampir pasti melanjutkan pencalonannya untuk periode keempat sekaligus terakhir, yang akan diputuskan di Rabat pada Maret tahun depan. Sampai saat ini ia satu-satunya calon, dan tenggat pengajuan pencalonan jatuh pada 18 November.

Sepekan terakhir yang penuh gejolak itu ia habiskan di Maroko — negara yang menjadi salah satu tuan rumah bersama Piala Dunia 2030.

Baca juga: UEA Tuduh Iran Hantam Tanker ADNOC di Selat Hormuz

Bagi Indonesia, yang menjadi anggota FIFA lewat PSSI dan tengah membangun program pembinaan usia muda dengan sokongan federasi dunia itu, tarik-menarik di puncak organisasi ini bukan sekadar gosip. Siapa yang memimpin FIFA menentukan ke mana dana pengembangan mengalir dan bagaimana slot Piala Dunia dibagi antarkonfederasi.

Baca Juga

Kapal-kapal komersial terlihat di dekat Selat Hormuz dari Musandam, Oman
UEA Tuduh Iran Hantam Tanker ADNOC di Selat Hormuz
Menteri Perdagangan Budi Santoso menghadiri BRICS Trade Ministers Meeting di Jaipur, India
Mendag Temui UEA, Brasil, dan India di Sela BRICS
Bendera negara-negara anggota ASEAN berjajar di depan gedung markas besar
Hari ASEAN ke-59, Pertama dengan Sebelas Anggota
Asap mengepul dari kebakaran hutan Bald Range di barat laut Summerland, British Columbia
Kebakaran Hutan Meledak di Kanada, 20 Ribu Warga Okanagan Mengungsi
Lionel Messi dengan seragam timnas Argentina
Jorge Messi, Ayah Lionel Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di gudang yang terbakar akibat serangan rudal Rusia di Kyiv
Serangan Rusia Tewaskan 4 Orang di Kyiv, Balita Ikut Jadi Korban