Final House of the Dragon Season 3 Berdarah-darah, Emma D'Arcy: Kematian Ini Mengutuk Rhaenyra

Ruang bioskop dengan deretan kursi merah

Ruang bioskop dengan deretan kursi merah. Ilustrasi. [Foto: Pexels/I Nzi Le Dal]

Cekricek.id — Bersiaplah, tulisan ini memuat bocoran besar. Final season 3 House of the Dragon yang tayang Minggu (9/8/2026) malam di HBO menutup musim dengan salah satu episode paling kelam sepanjang perjalanan serial tersebut. Dikutip dari TVLine, Minggu (9/8/2026) waktu Amerika Serikat, episode pamungkas itu menumpahkan darah di kedua sisi perang suksesi Targaryen.

Ratu Rhaenyra Targaryen, yang diperankan Emma D'Arcy, mengambil keputusan yang menandai titik gelap barunya: memerintahkan High Septon dibunuh setelah pemuka agama tertinggi itu menolak mengukuhkannya. Namun pukulan paling menyayat justru datang dari Helaena, saudari tirinya yang memilih mengakhiri hidupnya demi lepas dari kekejaman dan melindungi bayi dalam kandungannya.

Reaksi Rhaenyra atas kabar kematian itu justru yang paling membuat penonton merinding: tanpa emosi sedikit pun, ia hanya menutup daun jendela kamarnya.

Baca juga: Putri Bungsu Bruce Willis Menikah Diam-Diam, Gaun Pengantinnya Saja Digarap 712 Jam

Jantung Moral Serial Itu Telah Pergi

Kepada TVLine, Emma D'Arcy membedah makna kematian tersebut bagi karakternya. “Helaena boleh dibilang adalah jantung moral serial ini, menurutku,” ujar D'Arcy. Aktor itu melanjutkan dengan kalimat yang menjadi inti pernyataannya, bahwa kematian Helaena mengutuk Rhaenyra pada jalan yang telah ia pilih sendiri.

Hilangnya Helaena juga meninggalkan pertanyaan besar soal hubungan Rhaenyra dengan Alicent Hightower, ibu Helaena yang juga kawan masa kecil sang ratu. “Aku tidak tahu kita akan melangkah ke mana dari sini, tapi kubayangkan hubungannya dengan Alicent kemungkinan besar sudah tak bisa ditembus lagi,” tutur D'Arcy dalam wawancara yang terbit hanya berselang beberapa jam setelah episodenya tayang.

Sepanjang tiga musim, serial prekuel Game of Thrones ini memang perlahan menggeser Rhaenyra dari sosok pewaris takhta yang dizalimi menjadi penguasa yang kian dingin dan penuh perhitungan. Darah High Septon dan kepergian Helaena dalam satu episode yang sama seakan mengunci arah itu: tidak ada lagi jalan kembali bagi sang ratu naga.

Dengan layar yang menutup lewat deretan jenazah dan daun jendela yang dirapatkan, satu hal terasa pasti bagi penonton, yakni perang saudara Targaryen belum selesai, tetapi Rhaenyra yang dulu mereka kenal sudah tidak ada lagi.

Baca juga: Panggung Pertama Tanpa Sophia, Pesan Lara KATSEYE di Pasadena Bikin Penggemar Menahan Napas

Baca juga: Jeongyeon TWICE Menyusul Sang Kakak ke Agensi Akting, Bagaimana Nasibnya di Grup?

Baca Juga

Penonton mengenakan kacamata tiga dimensi di bioskop
Dibantai Kritikus dengan Skor 29 Persen, Wagner Moura Tetap Bersedia Kembali di The Last House 2
Kerumunan penonton menikmati konser dengan tata cahaya
Jeongyeon TWICE Menyusul Sang Kakak ke Agensi Akting, Bagaimana Nasibnya di Grup?
Film “Reno Nilam” Angkat Kisah Perempuan Minang Melawan Tradisi
Film “Reno Nilam” Angkat Kisah Perempuan Minang Melawan Tradisi
The Settlers: Kisah Kelam Kolonialisme Chile dalam Balutan Sinematik
The Settlers: Kisah Kelam Kolonialisme Chile dalam Balutan Sinematik
4 Juta Penonton Menyaksikan Film Horor "Exhuma" dalam 8 Hari, Memuncaki Box Office
4 Juta Penonton Menyaksikan Film Horor "Exhuma" dalam 8 Hari, Memuncaki Box Office
Park Shin Hye Tak Kuasa Tahan Tangis Melihat Luka Park Hyung Sik di Serial 'Doctor Slump'
Park Shin Hye Tak Kuasa Tahan Tangis Melihat Luka Park Hyung Sik di Serial 'Doctor Slump'