Ancaman Baru Menerpa Desa-desa Terdampak Letusan Gunung Berapi di Islandia

Ancaman Baru Menerpa Desa-desa Terdampak Letusan Gunung Berapi di Islandia

Kota Grindavik, Islandia. [Foto: Canva]

Cekricek.id - Letusan gunung berapi yang terjadi di Semenanjung Reykjanes, Islandia, pada 14 Januari 2024 telah berakhir. Namun, ancaman bagi penduduk desa-desa di sekitar lokasi letusan masih belum berakhir.

Kantor Meteorologi Islandia (IMO) memperingatkan bahwa tanah di bawah desa-desa tersebut masih retak dan bisa runtuh. Hal ini disebut sebagai "retakan runtuh", yaitu pembengkakan tanah akibat letusan gunung berapi.

"'Retak runtuh' ​​ini dapat terjadi di tempat-tempat yang tanahnya sudah tidak stabil," pernyataan IMO, Kamis (25/1/2025).

Retakan yang terbuka di utara Grindavík, sebuah kota nelayan kecil di Semenanjung Reykjanes, menyebabkan aliran lahar mengalir melalui kota selama letusan. Penilaian risiko keseluruhan untuk Grindavík kemudian diturunkan dari besar (merah) menjadi cukup besar (oranye) pada peta bahaya, namun bahaya baru kini membayangi — atau dalam hal ini di bawah — kota tersebut.

“Perlu dicatat bahwa meskipun penilaian risiko keseluruhan untuk Grindavík telah diturunkan satu poin, risiko yang terkait dengan keretakan masih dinilai sangat tinggi,” tulis perwakilan IMO dalam pernyataannya.

Mereka menambahkan bahwa “pergerakan retakan” kini lebih kecil kemungkinannya karena letusan telah mereda, dan para ahli sedang menilai risiko terbukanya retakan baru, atau retakan yang sudah terbentuk menjadi semakin besar.

“Data GPS menunjukkan sangat sedikit pergerakan yang terdeteksi di Grindavík dalam beberapa hari terakhir, dan oleh karena itu risikonya diperkirakan lebih rendah dibandingkan sebelumnya,” tulis perwakilan dalam pernyataan tersebut.

Carmen Solana, seorang profesor di bidang vulkanologi dan komunikasi risiko di Universitas Portsmouth di Inggris, mengatakan bahwa area tersebut telah diaktifkan kembali. Meskipun para ahli tidak dapat memastikan apakah letusan lain akan terjadi, Solana mengatakan tanda-tanda yang ada saat ini menunjukkan bahwa hal tersebut mungkin terjadi.

Baca juga: Gunung Berapi di Islandia Meletus, Sekitar 4.000 Orang Mengungsi dari Grindavik

“Fakta bahwa tanah tersebut belum mengempis sebagaimana mestinya mengingat volume [magma] yang muncul ke permukaan, kemungkinan besar akan lebih banyak magma yang muncul ke permukaan,” katanya.

IMO mengimbau penduduk desa-desa di Semenanjung Reykjanes untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari otoritas setempat.

Baca Berita Riau Hari Ini setiap hari di Channel Cekricek.id.

Baca Juga

Cekricek.id - Gunung Berapi di Islandia Meletus, Sekitar 4.000 Orang Mengungsi dari Grindavik
Gunung Berapi di Islandia Meletus, Sekitar 4.000 Orang Mengungsi dari Grindavik
Realisasi luas panen padi di Provinsi Riau sepanjang Januari hingga Desember 2023 tercatat mencapai sekitar 51,91 ribu hektare. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 860 hektare atau 1,68 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Luas Panen Padi di Riau Sepanjang 2023 Capai 51,91 Ribu Hektare, Meningkat 1,68 Persen
Berita Riau Hari Ini: Warga Kampar Antusias Ikut Turnamen Domino di Markas TNI
Warga Kampar Antusias Ikut Turnamen Domino di Markas TNI
Berita Riau Hari Ini: Pendaftaran MTQ Provinsi Riau XLII 2024 di Dumai Sudah Dibuka, Persiapan Panitia Matang
Pendaftaran MTQ Provinsi Riau XLII 2024 di Dumai Sudah Dibuka
Berita Riau Hari Ini: DAMRI Rute Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru - Terminal Bangkinang Kembali Beroperasi, Ini Jadwal dan Tarifnya
DAMRI Rute Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru - Terminal Bangkinang Kembali Beroperasi, Ini Jadwal dan Tarifnya
Mobil Terbang Buatan Filipina Bakal Meluncur Akhir 2024, Diklaim Bisa Lintasi 7000 Pulau
Mobil Terbang Buatan Filipina Bakal Meluncur Akhir 2024, Diklaim Bisa Lintasi 7000 Pulau