IKM Qatar Sampaikan Informasi, Peluang Kerja Sama dan Investasi untuk Sumbar

Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi saat bertemu Ketua Persatuan Masyarakat Indonesia di Qatar (Permiqa) Syahrial di Gubernuran, Selasa (1/7/2025) (Foto: *ag)

Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi saat bertemu Ketua Persatuan Masyarakat Indonesia di Qatar (Permiqa) Syahrial di Gubernuran, Selasa (1/7/2025) (Foto: *ag)

Cekricek.id, Padang - Ikatan Keluarga Minang (IKM) Qatar menyampaikan informasi, peluang kerja sama serta investasi untuk Sumatera Barat (Sumbar). Hal tersebut terungkap pada pertemuan Ketua Persatuan Masyarakat Indonesia di Qatar (Permiqa) Syahrial dengan Gubernur Buya Mahyeldi dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat Harneli Mahyeldi di Kediaman Resmi Gubernur, Selasa (1/7/2025).

Dia memaparkan peluang-peluang kerja sama diberbagai sektor seperti pendidikan, sosial budaya, pariwisata, ekonomi dan investasi yang bisa digarap.

"Sebagai negara dengan pendapatan perkapita tertinggi di dunia yang mencapai USD 60.000 per tahun tentu sangat berpotensi untuk menanamkan modalnya di Sumatera Barat," katanya.

Selanjutnya, Syahrial yang juga penasihat IKM Qatar menjelaskan bahwa Qatar mempunyai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang sangat tinggi. Hal ini mencerminkan kualitas hidup yang baik dengan sistem kesehatan dan pendidikan yang maju.

Buya juga menyambut baik dan mengapresiasi kedatangan Ketua Permaqi. "Kami tentu sangat senang sekali atas kedatangan Bapak Syahrial bersama rombongan. Sumatera Barat mempunyai banyak sekali potensi".

"Dengan alamnya yang indah diiringi dengan budaya yang kaya serta kuliner yang lezat tentu akan menjadi daya tarik yang kuat bagi wisatawan serta investasi di sektor Pariwisata," terang Mahyeldi.

Gubernur yang didampingi Kadis Pariwisata Sumbar Luhur Budianda dan Kepala DMPTSP Sumbar yang diwakili Sekretaris Dinas Yudhi Ichsan Arianto menyampaikan potensi besar Sumbar tidak hanya di sektor Pariwisata. Sektor-sektor lainnya juga sangat menjanjikan seperti perkebunan, energi baru terbarukan, perikanan, agro industri dan pertambangan.

Lebih lanjut, Syahrial menyampaikan komitmennya untuk mencoba mendorong Investasi dari Qatar ke Sumatera Barat. "Hal ini sejalan dengan telah ditandanganinya MOU kerjasama Strategis antara Presiden RI dan Emir Qatar di Doha 13 April 2025 yang lalu," tutur Syahrial.

Baca Juga: Perusahaan Jepang Tertarik Investasi Energi Terbarukan di Sumbar

"Saya tugaskan Kadis Pariwisata dan Kepala DPMPTSP untuk menindaklanjuti peluang yang ada secara intensif dengan Bapak Syahrial. Semoga Investasi Qatar segera bisa masuk ke Sumbar," pungkas Mahyeldi. (*Ag).

Tag:

Baca Juga

Panci Anti Lengket Cepat Rusak? Ini 5 Penyebabnya!
Panci Anti Lengket Cepat Rusak? Ini 5 Penyebabnya!
Prof. Idris berfoto bersama (Foto: Ist)
Mengenal Prof. Dr. dr. H. Idris idham SpJP (K), FIHA, FACC, FESC, FAsCC, FSCAI dan kiprahnya pada Pengembangan Kardiologi dan Kedokteran Vascular di Indonesia
Investor asal Bahrain, Mr. Fareed Bahder, meninjau langsung proses produksi di Pabrik Mini Cokelat Chokato, Payakumbuh, Sabtu (22/11/2025), sebagai langkah awal penjajakan kerja sama investasi. (Foto: *Ag)
Investor Bahrain Lirik Cokelat Chokato, Siap Dorong Produksi Skala Besar
Kabupaten Solok Distribusikan MBG untuk Siswa SMP Negeri Gunung Talang
Kabupaten Solok Distribusikan MBG untuk Siswa SMP Negeri Gunung Talang
Inggris saat ini sedang memasuki musim panas. Biaya listrik yang mahal menjadi kendala untuk menghidupkan kipas angin sepanjang malam.
Fakta di Balik Tidur dengan Kipas Angin Disebut Picu Asam Urat: Mitos atau Nyata?
Wagub Resmikan Peluncuran Silat Tradisi Minangkabau di Agam
Wagub Resmikan Peluncuran Silat Tradisi Minangkabau di Agam