Operasi Rabu Tertib di Kebayoran Lama, Petugas Gabungan Tertibkan PKL Liar dan Amankan Dua PPKS

A A

Petugas gabungan Satpol PP dan Sudin Sosial Jakarta Selatan menertibkan PKL dan menjangkau PPKS dalam Operasi Rabu Tertib di Kebayoran Lama. [Foto: Tiyo Surya Sakti/beritajakarta.id]

Cekricek.id — Petugas gabungan menggelar Operasi Rabu Tertib di sejumlah lokasi di Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut difokuskan untuk menertibkan pedagang kaki lima (PKL) liar dan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Dikutip dari laman resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, beritajakarta.id, Rabu (12/8/2026), Penanggung Jawab Rabu Tertib Satpol PP Kecamatan Kebayoran Lama Andi Nasrullah mengatakan, kegiatan rutin tersebut melibatkan sedikitnya 30 personel gabungan.

PKL Dihalau dari Bahu Jalan dan Trotoar

“Tujuan kami menciptakan lingkungan yang tertib, aman, nyaman, dan tenteram bagi masyarakat serta pengguna jalan,” ujar Andi, Rabu (12/8). Ia menuturkan, dalam kegiatan tersebut petugas menghalau sejumlah PKL yang kedapatan berjualan di bahu jalan dan trotoar.

“Petugas juga memberikan imbauan agar para pedagang tidak kembali menggunakan fasilitas umum untuk berjualan,” terangnya.

Baca juga: Polda Metro Jaya Tangkap 6 Pelaku Curas yang Buntuti Nasabah Bank di Bekasi dan Jakarta Timur

Dua PPKS Dijangkau di Sekitar Pasar Kebayoran Lama

Andi menambahkan, petugas dari Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan turut berhasil menjangkau sejumlah PPKS yang beraktivitas dan tidur di area pertokoan sekitar kawasan Pasar Kebayoran Lama.

“PKL yang kedapatan melanggar langsung kami halau dan diberikan imbauan secara humanis. Untuk PPKS diserahkan kepada pihak Sudin Sosial untuk penanganan lebih lanjut,” ungkapnya.

Baca juga: Cegah Tawuran Pelajar, Polres Metro Tangerang Kota Gandeng Sekolah: Jangan Labeli Anak Nakal

Kepala Satuan Pelaksana Sosial Kecamatan Kebayoran Lama, Anang, menjelaskan bahwa dari hasil penjangkauan, sebanyak dua orang PPKS berhasil diamankan dan dibawa ke kantor kecamatan untuk menjalani pendataan awal.

“Dari dua PPKS yang terjaring, satu orang memiliki KTP dan satu lainnya tanpa identitas. PPKS yang memiliki KTP akan kami serahkan kembali kepada pihak keluarga, sedangkan yang tidak memiliki identitas dirujuk ke Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Bangun Daya 1 Kedoya untuk mendapatkan pembinaan,” tandas Anang.

Baca juga: Polsek Pondok Gede Gelar Patroli Dini Hari Cegah Kejahatan Jalanan di Bekasi

Bagikan

Baca Juga

Skor Konsentrasi Anak 2,33 ke 9,47 Setelah Enam Sesi Panahan
Klenteng Jakarta Barat dan Tokoh Islam yang Dipuja di Sana
IPB Rekomendasikan Sawo dan Srikaya untuk Tanjung Priok
Pakar Tsinghua: 39% Skill Kerja Berubah karena AI
Buang Sampah Ilegal di Cilincing, PT SBCI Disanksi Uang Paksa Rp10 Juta oleh DLH DKI
108 Motor Terjaring Razia Parkir Liar di Kawasan City Park Apartemen Cengkareng