Cekricek.id — Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota melantik Wifrianto, SH sebagai Camat Guguak yang baru, sekaligus melepas Camat sebelumnya, Gusni Hendrix, S.STP., MPA. Pelantikan berlangsung bersamaan dengan pengukuhan pengurus Lembaga Kerapatan Adat Minangkabau (LKAM) dan Bundo Kanduang Kecamatan Guguak.
Dikutip dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, limapuluhkotakab.go.id, Kamis (13/8/2026), kegiatan berlangsung di SMP Negeri 1 Kecamatan Guguak dan dihadiri unsur pemerintahan nagari, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Diminta Perkuat Komunikasi dengan Nagari
Bupati Lima Puluh Kota Safni menyampaikan ucapan selamat kepada Wifrianto dan meminta dirinya segera membangun komunikasi serta koordinasi dengan pemerintahan nagari, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat.
“Kita hadir untuk melayani, bukan untuk dilayani,” kata Safni saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.
Safni menyebut Kecamatan Guguak memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, usaha mikro kecil menengah (UMKM), hingga budaya dan adat istiadat. Potensi itu, menurutnya, perlu terus dikembangkan untuk mendukung program “Lima Puluh Kota The Central of Agro” yang diarahkan pada peningkatan nilai tambah produk, penguatan kelompok tani, UMKM, dan badan usaha nagari, serta perluasan akses pasar.
Baca juga: Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani Raih SIEXPO Award 2026 atas Dukungan ke Petani Sawit
LKAM dan Bundo Kanduang Diharapkan Jadi Mitra Strategis
Selain pelantikan camat, acara tersebut juga menjadi momentum pengukuhan pengurus LKAM dan Bundo Kanduang Kecamatan Guguak. Keduanya diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah kecamatan dalam melestarikan adat dan budaya Minangkabau, sekaligus berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat, pendidikan karakter generasi muda, dan pengembangan ekonomi nagari.
Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menegaskan sinergi antara pemerintahan formal dan kelembagaan adat menjadi kunci penting dalam mendorong pembangunan yang berakar pada nilai-nilai lokal, terutama di tengah makin luasnya tantangan sosial dan ekonomi di tingkat nagari.
Baca juga: Wagub Vasko: 920 Satuan Pendidikan di Sumbar Dapat Bantuan Revitalisasi Sekolah pada 2026
Pergantian pejabat camat di berbagai kecamatan Sumatera Barat turut diiringi penguatan koordinasi dengan lembaga adat dan pemerintahan nagari, seiring makin banyak daerah yang menggenjot layanan publik menjelang penghujung tahun anggaran.
Baca juga: Diskominfo Pariaman Perkuat Keamanan Jaringan, Latih ASN Kelola Firewall





















