Buffer adalah tempat penyimpanan data sementara. Buffer sering digunakan ketika transmisi data harus berlangsung pada kecepatan yang berbeda, dengan cara mengakumulasi data dari peralatan berkecepatan rendah. Pada perangkat keras, buffer juga berarti alat yang meluaskan sinyal dan memperbesar kemampuan drive.
Fungsi buffer sebagai penampung sementara
Cambridge Dictionary menjelaskan pemakaian kata ini sebagai kata kerja. Ketika komputer melakukan buffer terhadap informasi, komputer menyimpan informasi itu untuk sementara di memorinya selagi mengolah atau mengirimkannya. Jadi, buffer bukan tempat penyimpanan tetap, melainkan persinggahan data di tengah sebuah proses.
Peran itu sejalan dengan definisi dasarnya. Data dari peralatan yang lambat dikumpulkan lebih dulu di buffer sebelum diteruskan, sehingga perbedaan kecepatan di antara dua perangkat dapat dijembatani.
Tiga jenis buffering pada aliran data
Standar POSIX, IEEE Std 1003.1-2017, mengatur buffering pada aliran masukan dan keluaran melalui fungsi setvbuf(). Fungsi ini menetapkan cara sebuah aliran data di-buffer, dan dapat dipanggil setelah aliran dikaitkan dengan berkas yang terbuka, sebelum operasi lain dilakukan pada aliran itu.
Ada tiga pilihan yang disediakan standar tersebut, yaitu buffer penuh (fully buffered), buffer per baris (line buffered), dan tanpa buffer (unbuffered). Program juga dapat menyerahkan larik sendiri untuk dipakai sebagai buffer beserta ukurannya.
Standar itu memberi catatan bagi pengembang aplikasi. Banyak implementasi hanya menyediakan buffer per baris untuk masukan dari perangkat terminal. Selain itu, mengalokasikan buffer dengan ukuran tertentu tidak berarti seluruh ukuran itu terpakai sebagai area buffer.
Buffer pada pemutaran audio dan video
Pengguna internet mengenal buffer saat memutar media di peramban. Dokumentasi MDN Web Docs menjelaskan bahwa elemen media HTML memiliki properti buffered. Properti ini mengembalikan objek rentang waktu yang mewakili bagian-bagian sumber media yang sudah di-buffer oleh peramban pada saat properti itu dibaca.
Buffer overflow sebagai celah keamanan
Kapasitas buffer terbatas, dan batas itu dapat menjadi sumber masalah. Glosarium Computer Security Resource Center milik NIST mendefinisikan buffer overflow sebagai kondisi ketika masukan yang ditempatkan ke dalam buffer atau area penampung data melebihi kapasitas yang dialokasikan, sehingga menimpa informasi lain.
Menurut definisi yang bersumber dari NIST SP 800-28 Versi 2 itu, penyerang memanfaatkan kondisi tersebut untuk membuat sistem macet atau untuk menyisipkan kode yang dirancang khusus agar mereka dapat mengambil alih kendali sistem. Glosarium yang sama mencatat singkatannya, yaitu BOF.
Istilah terkait
Kamus Telematika memuat beberapa entri lain yang berkaitan dengan penampungan data, yaitu frame buffer, Z-buffer, spooler, clipboard, serta write-behind caching.
Rujukan
Sumber: Istilah-istilah dalam Bidang Teknologi, Telekomunikasi dan Informasi. Cambridge University Press, Cambridge Dictionary, entri “buffer”. IEEE dan The Open Group, IEEE Std 1003.1-2017 (POSIX.1-2017), halaman rujukan fungsi setvbuf. MDN Web Docs, HTMLMediaElement: buffered property, 2024. NIST Computer Security Resource Center, Glossary, entri “buffer overflow”, bersumber dari NIST SP 800-28 Version 2 dan CNSSI 4009-2022.
Istilah lain di Kamus Telematika dan Komputer
Lihat daftar lengkap Kamus Telematika dan Komputer
Koleksi lain: Kamus Perbankan · Kamus Lingkungan Hidup · Kamus Meteorologi · Kamus Perubahan Iklim · Kamus Kesehatan · Kamus Kemaritiman dan Investasi · Kamus Pembiayaan Perumahan · Kamus Ekonomi Syariah · Kamus Sejarah Indonesia










