Degradation adalah istilah yang dalam konteks perubahan iklim merujuk pada degradasi hutan, yakni berkurangnya tutupan tajuk atau stok tegakan di dalam hutan sementara tutupan tajuknya tetap di atas 10 persen. Pengertian ini masih umum, dan gugus tugas Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) tidak mencapai kesepakatan atas satu definisi khusus degradasi hutan.
Definisi degradasi hutan menurut FAO
Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) pada 2000 merumuskan degradasi hutan sebagai berkurangnya tutupan tajuk atau stok tegakan di dalam hutan. Penyebabnya dapat berupa penebangan, kebakaran, tumbangnya pohon oleh angin, atau kejadian lain, selama tutupan tajuk tetap di atas 10 persen.
Rumusan FAO 2001 dan 2006 menekankan perubahan di dalam hutan yang berdampak buruk pada struktur atau fungsi tegakan maupun tapak, sehingga menurunkan kemampuan hutan memasok produk dan/atau jasa. Rumusan 2003 menyebutnya penurunan jangka panjang atas keseluruhan potensi manfaat hutan, termasuk karbon, kayu, dan keanekaragaman hayati.
Empat usulan definisi dari IPCC pada 2003
Melalui Keputusan 11/CP.7, IPCC diundang menyusun definisi degradasi hutan yang disebabkan langsung oleh manusia. Dokumen FAO mencatat empat rumusan IPCC bertahun 2003. Salah satunya menyebut degradasi sebagai kegiatan manusia langsung yang menyebabkan penurunan jangka panjang stok karbon hutan.
Rumusan lain menyebutnya hilangnya nilai hutan, terutama karbon, akibat ulah manusia secara langsung, yang kemungkinan ditandai berkurangnya tutupan pohon. Pengelolaan rutin yang tutupan tajuknya akan pulih dalam siklus normal pengelolaan hutan tidak termasuk di dalamnya.
Mengapa satu definisi sulit disepakati
Menurut dokumen FAO itu, sebagian besar definisi mengarah pada gagasan dasar yang sama, yaitu perubahan negatif jangka panjang akibat manusia pada struktur, fungsi, dan kemampuan hutan menyediakan barang serta jasa. Namun kerusakan jangka panjang semacam itu baru dapat dinilai setelah masa pengamatan berlalu.
Kaitannya dengan emisi gas rumah kaca pun tidak selalu lurus. Pemadatan tanah, misalnya, bisa tidak menimbulkan emisi karbon dalam waktu lama, sedangkan penjarangan atau tebang pilih lestari menimbulkan emisi jangka pendek tanpa merusak hutan. Pertemuan pakar FAO 2003 menyarankan istilah lain, seperti penurunan stok.
Rumusan mutakhir dan kaitannya dengan deforestasi
Glosarium laporan penilaian keenam IPCC mengartikan degradasi hutan sebagai berkurangnya kemampuan hutan menghasilkan jasa ekosistem, seperti simpanan karbon dan hasil kayu, akibat perubahan antropogenik dan lingkungan. Deforestasi berbeda karena berarti konversi hutan menjadi bukan hutan.
Istilah terkait
Degradasi hutan dibahas bersama Deforestation, Forest (Hutan), Reducing Emission from Deforestation and Forest Degradation (REDD), REDD Plus, dan Reforestation (Reforestasi).
Rujukan
Sumber: Istilah-istilah dalam Perubahan Iklim. FAO, Definitional issues related to reducing emissions from deforestation in developing countries, bagian Forest degradation. IPCC, Annex II: Glossary, Climate Change 2022: Impacts, Adaptation and Vulnerability, 2022.
Istilah lain di Kamus Perubahan Iklim
Lihat daftar lengkap Kamus Perubahan Iklim
Koleksi lain: Kamus Perbankan · Kamus Telematika dan Komputer · Kamus Lingkungan Hidup · Kamus Meteorologi · Kamus Kesehatan · Kamus Kemaritiman dan Investasi · Kamus Pembiayaan Perumahan · Kamus Ekonomi Syariah · Kamus Sejarah Indonesia















