Embed: Pengertian, Cara Kerja, dan Contoh Penggunaannya

A A

Ilustrasi: Istilah dalam Teknologi, Telekomunikasi dan Informasi. [Cekricek.id]

Embed adalah kemampuan suatu program aplikasi untuk memasukkan data atau objek dari perangkat lunak lain ke dalam dokumennya sendiri, sehingga objek itu tampil dan tersimpan sebagai bagian dari dokumen tersebut. Contohnya adalah lembar kerja yang ditanam di dalam dokumen pengolah kata, atau video dari situs berbagi yang ditayangkan langsung di sebuah halaman web.

Pengertian embed dalam perangkat lunak perkantoran

Konsep embed dipopulerkan Microsoft lewat teknologi Object Linking and Embedding (OLE). Menurut dokumentasi Microsoft Learn, objek yang di-embed menjadi bagian dari berkas tujuan: datanya disalin ke dalam dokumen itu, dan bila pengguna mengklik dua kali objek tersebut, aplikasi asalnya terbuka untuk menyuntingnya di tempat.

Sebaliknya, pada linking data tetap tersimpan di berkas asal dan dokumen tujuan hanya menyimpan rujukan ke sana. Perubahan pada berkas asal otomatis tampil di dokumen tujuan, tetapi dokumen menjadi bergantung pada keberadaan berkas asal.

Embed di halaman web

Standar HTML yang dipelihara WHATWG menyediakan elemen embed untuk menyisipkan konten eksternal, biasanya yang diolah oleh plugin atau aplikasi lain, serta elemen iframe untuk menanam halaman web lain di dalam halaman. Elemen video dan audio HTML menanam berkas media secara langsung tanpa plugin.

Layanan berbagi video dan media sosial menyediakan kode embed, yaitu potongan HTML yang disalin pengelola situs ke halamannya agar konten tampil di sana. WordPress, misalnya, mendukung spesifikasi oEmbed sehingga cukup menempelkan URL video atau unggahan dan sistem otomatis mengubahnya menjadi tampilan tertanam.

Cara kerja dan dampaknya pada berkas

Karena data objek disalin ke dalam dokumen, berkas hasil embed berukuran lebih besar daripada berkas yang hanya memuat tautan. Keuntungannya, dokumen tetap utuh ketika dipindahkan ke komputer lain. Pada halaman web, konten yang di-embed dimuat dari server pihak ketiga saat halaman dibuka, sehingga tampilan bergantung pada ketersediaan server itu.

Contoh penggunaan istilah embed

Dalam kalimat, istilah ini muncul seperti pada “grafik dari Excel di-embed ke dalam laporan Word agar bisa disunting langsung”, “salin kode embed video lalu tempelkan di halaman”, atau “font di-embed ke dalam berkas PDF supaya tampil sama di semua komputer”.

Istilah terkait

Entri Kamus Telematika yang berkaitan dengan embed antara lain Web Site tempat konten tertanam ditampilkan, W3C sebagai lembaga standar web, XML (Extensible Markup Language) untuk format data yang sering disisipkan, dan Web Server yang melayani konten yang di-embed.

Rujukan

Sumber: Istilah-istilah dalam Bidang Teknologi, Telekomunikasi dan Informasi. Microsoft Learn, dokumentasi Object Linking and Embedding (OLE): linked and embedded objects. WHATWG, HTML Living Standard, elemen embed, iframe, video, dan audio. oEmbed Specification (oembed.com). WordPress.org, dokumentasi dukungan oEmbed.

Bagikan

Baca Juga

V.42bis
V.90
VAX (Virtual Address eXtensio)
V.34
V.32
V.42