Execute: Arti, Pengertian, dan Cara Kerja Eksekusi Program

A A

Ilustrasi: Istilah dalam Teknologi, Telekomunikasi dan Informasi. [Cekricek.id]

Execute adalah instruksi menjalankan program yang telah dikompilasi oleh komputer. Dalam bahasa Indonesia, tindakan ini lazim disebut eksekusi. Program yang semula hanya tersimpan sebagai berkas baru benar-benar bekerja setelah dieksekusi, yaitu ketika sistem memuatnya dan mengerjakan perintah-perintah yang ada di dalamnya.

Arti kata execute secara umum

Di luar komputer, Cambridge Dictionary mengartikan execute sebagai melakukan atau melaksanakan sesuatu, terutama dengan cara yang terencana, misalnya melaksanakan sebuah rencana atau kesepakatan. Makna melaksanakan sesuatu yang sudah disusun itulah yang dibawa ke dunia komputer, dengan program sebagai rencana yang dilaksanakan mesin.

Execute pada sistem operasi

Standar POSIX, IEEE Std 1003.1-2017, menyediakan keluarga fungsi exec yang keterangannya berbunyi mengeksekusi sebuah berkas. Fungsi-fungsi ini mengganti citra proses yang sedang berjalan dengan citra proses baru, yang dibangun dari berkas biasa yang dapat dieksekusi.

Standar itu menegaskan bahwa pemanggilan exec yang berhasil tidak akan kembali ke program pemanggil, karena citra proses pemanggil sudah ditimpa oleh citra proses baru. Bila yang dieksekusi adalah program berbahasa C, program itu dimasuki melalui fungsi main dengan jumlah argumen dan daftar argumennya.

Dari kode sumber sampai dieksekusi

Dokumentasi .NET milik Microsoft menguraikan proses eksekusi terkelola dalam empat langkah, yaitu memilih kompilator, mengompilasi kode menjadi bahasa perantara, mengompilasi bahasa perantara menjadi kode asli mesin, dan menjalankan kode tersebut.

Pada langkah kedua, kompilator menerjemahkan kode sumber menjadi common intermediate language (CIL), yakni kumpulan instruksi yang tidak bergantung pada jenis prosesor. Sebelum dapat dijalankan, CIL harus diubah menjadi kode khusus prosesor, biasanya oleh kompilator just-in-time (JIT) pada saat eksekusi.

CIL dan metadatanya disimpan dalam berkas portable executable (PE). Menurut Microsoft, format berkas itu memungkinkan sistem operasi mengenali citra program yang akan dijalankan oleh common language runtime, yaitu lingkungan yang menyediakan prasarana agar eksekusi dapat berlangsung.

Execute pada bahasa yang diinterpretasi

Tidak semua program harus dikompilasi menjadi berkas tersendiri sebelum dieksekusi. Glosarium resmi Python menyebut Python sebagai bahasa yang diinterpretasi, sehingga berkas sumbernya dapat langsung dijalankan tanpa lebih dulu membuat berkas executable secara eksplisit.

Glosarium itu mengakui batasnya bisa kabur, karena kode sumber Python tetap dikompilasi menjadi bytecode yang dijalankan oleh mesin virtual. Bahasa yang diinterpretasi umumnya punya siklus pengembangan dan pencarian galat yang lebih pendek, tetapi programnya biasanya berjalan lebih lambat.

Istilah terkait

Execute merupakan tahap akhir dari rangkaian pembuatan program. Tahap dan alat sebelumnya dijelaskan dalam entri compiler, linker, dan assembler, sedangkan gambaran umumnya dapat dibaca pada entri bahasa pemrograman.

Rujukan

Sumber: Istilah-istilah dalam Bidang Teknologi, Telekomunikasi dan Informasi. IEEE dan The Open Group, IEEE Std 1003.1-2017 (POSIX.1-2017), halaman rujukan fungsi exec. Microsoft Learn, Managed Execution Process, dokumentasi .NET. Python Software Foundation, Glossary, dokumentasi Python 3, entri “interpreted” dan “bytecode”. Cambridge University Press, Cambridge Dictionary, entri “execute”.

Bagikan

Baca Juga

V.42bis
V.90
VAX (Virtual Address eXtensio)
V.34
V.32
V.42