Failure: Pengertian, Definisi Standar, dan Bedanya dengan Fault

A A

Ilustrasi: Istilah dalam Teknologi, Telekomunikasi dan Informasi. [Cekricek.id]

Failure adalah pernyataan yang menunjukkan bahwa suatu alat tidak berjalan dengan semestinya. Dalam rekayasa sistem dan perangkat lunak, istilah ini dipakai untuk peristiwa ketika sebuah sistem atau komponennya tidak menjalankan fungsi yang dipersyaratkan dalam batas yang telah ditentukan, baik karena berhenti berfungsi maupun karena bekerja di luar batas tersebut.

Definisi failure menurut standar internasional

ISO/IEC/IEEE 24765:2009, kosakata rekayasa sistem dan perangkat lunak, mendefinisikan failure sebagai peristiwa ketika sistem atau komponen sistem tidak menjalankan fungsi yang dipersyaratkan dalam batas yang ditentukan. Definisi ini dimuat dalam glosarium Systems Engineering Body of Knowledge (SEBoK).

ISO/IEC 25000:2005 tentang persyaratan dan evaluasi mutu produk perangkat lunak merumuskannya sebagai berakhirnya kemampuan suatu produk untuk menjalankan fungsi yang dipersyaratkan, atau ketidakmampuannya bekerja dalam batas yang sebelumnya ditetapkan.

Buku pegangan rekayasa sistem INCOSE tahun 2012 memakai rumusan yang berangkat dari spesifikasi: failure adalah peristiwa ketika bagian mana pun dari suatu barang tidak bekerja sebagaimana dipersyaratkan spesifikasinya.

Perbedaan failure dengan fault

Kosakata Elektroteknik Internasional (IEV) terbitan IEC, pada entri 845-27-105, mendefinisikan failure sebagai berakhirnya kemampuan suatu barang untuk menjalankan fungsi yang dipersyaratkan. Catatannya menegaskan bahwa setelah failure terjadi, barang tersebut berada dalam kondisi fault.

Dengan demikian failure adalah peristiwa, sedangkan fault adalah keadaan. IEV juga mencatat bahwa konsep sebagaimana didefinisikan pada entri itu tidak berlaku bagi barang yang hanya terdiri atas perangkat lunak.

Pemakaian istilah failure di luar bidang komputer

Istilah yang sama dipakai di bidang lain. Glosarium NIST, mengutip pedoman NFPA 921 edisi 2021 tentang penyelidikan kebakaran dan ledakan, mengartikan failure sebagai distorsi, patah, kemerosotan, atau cacat lain pada barang, komponen, sistem, rakitan, atau struktur.

Menurut rumusan itu, cacat tersebut disebut failure apabila mengakibatkan kinerja yang tidak memuaskan atas fungsi yang menjadi tujuan perancangan barang atau sistem bersangkutan. Benang merahnya sama dengan definisi di bidang komputer, yaitu fungsi yang semestinya tidak terpenuhi.

Istilah terkait

Kemampuan sistem untuk tetap bekerja walau terjadi gangguan dibahas pada entri Fault Tolerance. Lihat pula Fatal Error, Page Fault, Error Message, dan Illegal Operation.

Rujukan

Sumber: Istilah-istilah dalam Bidang Teknologi, Telekomunikasi dan Informasi. ISO/IEC/IEEE 24765:2009, Systems and Software Engineering - Vocabulary, serta ISO/IEC 25000:2005 dan INCOSE Systems Engineering Handbook versi 3.2.2 (2012), sebagaimana dimuat dalam glosarium SEBoK. IEC, International Electrotechnical Vocabulary, entri 845-27-105. NIST, glosarium, entri Failure, bersumber dari NFPA 921:2021.

Bagikan

Baca Juga

V.42bis
V.90
VAX (Virtual Address eXtensio)
V.34
V.32
V.42