- Kemendag menghadirkan perusahaan penyedia jasa dari sektor bisnis, komunikasi, transportasi, digital dan keuangan, serta pariwisata di TEI 2026.
- Aliansi INASA menawarkan layanan jasa pengelolaan fasilitas di pameran tersebut.
- Ekspor bidang computer and related services Indonesia mencapai USD 1,45 miliar pada 2025 menurut Euromonitor International.
Cekricek.id — Kementerian Perdagangan menghadirkan berbagai perusahaan penyedia jasa di Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 pada 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, untuk membuka peluang ekspor jasa.
Perusahaan-perusahaan itu meliputi sektor bisnis, komunikasi, transportasi, inovasi digital dan keuangan, serta pariwisata, menurut keterangan tertulis Kementerian Perdagangan, Senin (12/10/2026).
Di sektor jasa bisnis, TEI 2026 menghadirkan penyedia jasa pengemasan, konsultasi manajemen, penempatan personel, pengujian teknis, pendukung manufaktur, implementasi perangkat lunak, hingga layanan hukum. Sektor jasa komunikasi diwakili penyedia layanan kurir.
Pada sektor jasa transportasi, akan hadir pengelola logistik, pergudangan, agensi transportasi, penanganan kargo, hingga dukungan angkutan barang. Sektor inovasi digital dan keuangan menghadirkan perusahaan bidang keuangan, sementara jasa pariwisata diwakili penyedia layanan hotel dan restoran.
Aliansi Indonesia National Outsourcing Services Alliance (INASA) juga hadir menawarkan jasa pengelolaan fasilitas yang mencakup operasional, pemeliharaan, kebersihan, keamanan, utilitas, dan efisiensi energi. Menurut Kemendag, jasa pengelolaan fasilitas berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja nasional.
TEI 2026 juga mempromosikan jasa digital di bidang kecerdasan artifisial yang ditampilkan Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL). Berdasarkan data Euromonitor International, ekspor bidang computer and related services Indonesia mencapai USD 1,45 miliar pada 2025 dengan tren pertumbuhan 3,49 persen selama 2019–2025.
“Capaian ekspor jasa telah menunjukkan menunjukkan potensi jasa Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pasar global. TEI 2026 dapat menjadi kesempatan untuk makin mendorong ekspor jasa Indonesia ke berbagai negara mitra,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi.















