Manfaat Kulit Bawang Sebagai Pestisida Alami

Cekricek.id - Manfaat Kulit Bawang Sebagai Pestisida Alami

Kulit Bwang [Canva]

Cekricek.id, Kesehatan - Kulit bawang ternyata juga memiliki manfaat untuk pertanian. Lantaran bisa difungsikan sebagai pestisida alami padahal masih banyak yang membuang kulit bawang. Karena tidak tahu manfaat besarnya dalam berbagai bidang termasuk pertanian ini sendiri. Sebagaimana mengutip dalam tayangan di channel YouTube Joy Carnady, Sabtu (25/2/2023).

Dijelaskan bahwasanya kulit bawang merah yang selama ini dibuang oleh sejumlah ibu-ibu saat memasak. Rupanya mengandung banyak manfaat contohnya saja terkandung unsur hara yang sangat banyak. Serta dibutuhkan oleh tanaman misalnya saja kalium, magnesium hingga fosfor.

Tentunya semua aspek tersebut memiliki manfaat besar dalam menyuburkan tanaman serta bisa dijadikan sebagai alternatif fungisida. Serta pestisida alami tanpa harus terlibat dengan bahan-bahan anorganik.

Kulit bawang ini sendiri bisa dijadikan sebagai pestisida nabati karena adanya senyawa acetogeni. Dapat mengakibatkan terganggunya organ pencernaan bagi hama serangga yang menyerang tanaman.

Sementara untuk cara pembuatannya sendiri sebenarnya begitu mudah yaitu cukup dengan mencampurkan kulit bawang merah serta sedikit tambahan kulit dari bawang putih. Pastikan untuk mencampurkannya pada sebuah ember dengan ukuran yang cukup besar. Dengan tujuan sehingga mudah untuk dilakukan pengolahan.

Cara Pengolahan Pestisida

Manfaat Kulit Bawang Sebagai Pestisida Alami

Kemudian siapkan suatu sendok atau alat yang bisa dijadikan sebagai pengaduk. Lalu tambahkan air setelah semuanya terendam jangan lupa diaduk sampai merata. Tutup dengan plastik serta ikat agar tidak ada udara yang masuk

Jangan lupa untuk disimpan pada tempat yang tidak terkena cahaya matahari berkisar 3 hari dengan tujuan untuk difermentasikan. Jika ingin memakainya pada tanaman jangan lupa untuk diaduk terlebih dahulu biasanya tidak akan menimbulkan bau yang terlalu menyengat. Karena proses fermentasinya sendiri sangat singkat.

Pemakaiannya sendiri bisa langsung disemprotkan pada tanaman atau juga disiram sebagaimana menyiram tanaman seperti biasa. Sudah dipastikan dengan hal tersebut bisa menjadi pestisida alami yang tentunya lebih ramah lingkungan serta lebih hemat dari segi pengeluaran.

Baca juga: Ini Ragam Manfaat Campuran Bawang Putih dan Madu

Sebenarnya ada banyak berbagai hal lain yang bisa dijadikan sebagai pestisida alami untuk tumbuhan. Tetapi daun bawang merah ini lebih mudah ditemukan. Lantaran hampir semua masakan di Indonesia rata-rata pasti membutuhkan bawang sebagai salah satu bumbu penyedapnya maka untuk itu ini dijadikan pilihan yang paling mudah.

Baca Juga

Realisasi luas panen padi di Provinsi Riau sepanjang Januari hingga Desember 2023 tercatat mencapai sekitar 51,91 ribu hektare. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 860 hektare atau 1,68 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Luas Panen Padi di Riau Sepanjang 2023 Capai 51,91 Ribu Hektare, Meningkat 1,68 Persen
Berita Riau Hari Ini: Rokan Hilir Siap Hadapi Musim Tanam 2024, Pupuk Subsidi Cukup untuk 13.000 Hektare Lahan Padi
Rokan Hilir Siap Hadapi Musim Tanam 2024, Pupuk Subsidi Cukup untuk 13.000 Hektare Lahan Padi
Menelusuri asal-usul pertanian, dari Lembah Subur hingga Anatolia, dan bagaimana manusia bertransformasi dari pengumpul menjadi petani.
Jejak Pertanian Pertama: Misteri Awal Peradaban Manusia
Antisipasi Dampak El Nino: Gubernur Sumbar Mendesak TPID untuk Lindungi Stabilitas Harga Pangan
Antisipasi Dampak El Nino: Gubernur Sumbar Mendesak TPID untuk Lindungi Stabilitas Harga Pangan
97 Hektar Pertanian Berkelanjutan di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur Dibuka
97 Hektar Pertanian Berkelanjutan di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur Dibuka
Cekricek.id: Nah berikut ini berbagai prospek bisnis pertanian bagi kamu seorang milenial. 
4 Bisnis Pertanian Ini Cocok untuk Milenial