Mengupil dan Risiko Alzheimer: Kebiasaan Sepele Berpotensi Berbahaya

Mengupil dan Risiko Alzheimer: Kebiasaan Sepele Berpotensi Berbahaya

Ilustrasi. [Foto: Canva]

Cekricek.id – Sebuah penelitian baru-baru ini memicu perbincangan hangat tentang kebiasaan mengupil dan kaitannya dengan penyakit Alzheimer. Meskipun terkesan sepele, penelitian ini menunjukkan bahwa kebiasaan mengupil dapat meningkatkan risiko Alzheimer, meskipun masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Hipotesis ini berlandaskan pada fakta bahwa jari tangan kita sarat dengan bakteri dan virus. Ketika jari dimasukkan ke hidung untuk mengupil, patogen tersebut dapat berpindah ke sistem tubuh melalui jalur penciuman. Jalur ini memiliki akses langsung ke area otak yang rentan terhadap Alzheimer, seperti hipokampus.

Tim peneliti dari Western Sydney University di Australia dalam laporan penelitian yang diterbitkan di MDPI, menjelaskan bahwa peradangan saraf mungkin berperan dalam patogenesis Alzheimer. Patogen eksternal yang menyerang, seperti bakteri dan virus dari hidung, dapat memicu atau mempercepat proses peradangan ini.

Bagaimana Mengupil Meningkatkan Risiko Alzheimer?

  1. Transfer Patogen: Mengupil mendorong patogen dari jari ke otak melalui jalur penciuman.
  2. Gangguan Mikrobioma: Mengeluarkan benda dari hidung dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma di hidung, melemahkan pertahanannya terhadap infeksi.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan hubungan antara mengupil dan peningkatan risiko infeksi, termasuk COVID-19. Pada tahun 2022, sebuah penelitian pada tikus menunjukkan bahwa kerusakan pada epitel hidung akibat mengupil dapat meningkatkan risiko infeksi dan memicu respons otak yang mirip dengan Alzheimer.

Penelitian Alzheimer pada Tikus dan Bukti Lainnya

Penelitian pada tikus menunjukkan bahwa kerusakan pada epitel hidung akibat mengupil dapat meningkatkan risiko infeksi dan memicu respons otak yang mirip dengan Alzheimer. Selain itu, beberapa virus sering ditemukan di otak penderita Alzheimer, dan tanda-tanda Alzheimer sering kali terlihat pertama kali di olfactory bulb, bagian otak yang mendeteksi bau.

Pencegahan dan Kesimpulan

Meskipun penelitian masih berlangsung, temuan ini menunjukkan bahwa kebiasaan mengupil dapat menjadi faktor risiko Alzheimer. Menjaga kebersihan tangan dengan baik dapat menjadi langkah pencegahan yang mudah untuk mengurangi kemungkinan patogen masuk ke hidung.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Gen Pelindung Dari Risiko Alzheimer

Penelitian ini masih memerlukan investigasi lebih lanjut untuk mengkonfirmasi hubungan kausal antara mengupil dan Alzheimer. Namun, temuan ini membuka peluang baru untuk penelitian dan pencegahan Alzheimer di masa depan.

Baca Berita Riau Hari Ini setiap hari di Channel Cekricek.id.

Baca Juga

Mengungkap Bahaya Junk Food bagi Kesehatan Otak
Mengungkap Bahaya Junk Food bagi Kesehatan Otak
Penelitian Mengungkap Manfaat Kombucha Seperti Efek Puasa
Penelitian Mengungkap Manfaat Kombucha Seperti Efek Puasa
Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia Berhasil Dilakukan, Harapan dan Kontroversi
Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia Berhasil Dilakukan, Harapan dan Kontroversi
Peneliti Mengungkap Penyebab Kematian Saat Bercinta
Peneliti Mengungkap Penyebab Kematian Saat Bercinta
Bahaya Mencuci Saluran Hidung dengan Air Keran yang Tidak Steril
Bahaya Mencuci Saluran Hidung dengan Air Keran yang Tidak Steril
Penelitian Mengungkap Hidup dalam Kemiskinan Percepat Penuaan Otak
Penelitian Mengungkap Hidup dalam Kemiskinan Percepat Penuaan Otak