Tim Nawasena ITS Juara Kompetisi Desain Kapal di Amerika

A A

Kapal penunjang lepas pantai beroperasi di laut. Ilustrasi. [Foto: US Navy/Wikimedia Commons, Domain Publik]

Cekricek.id — Kapal rancangan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember mengalahkan karya mahasiswa University of Michigan dan UTN Argentina di kompetisi desain kapal di Amerika Serikat.

Tim Nawasena ITS meraih juara pertama Dr. James A. Lisnyk Student Ship Design Competition 2026 yang digelar Society of Naval Architects and Marine Engineers. Rancangan mereka diberi nama MV. VANTARA NAWA.

Delapan Puluh Empat Meter

Kapal itu dirancang sepanjang 84 meter dengan lebar 19,3 meter dan kecepatan 13 knot. Fungsinya untuk pekerjaan inspeksi, perawatan, dan perbaikan di laut, dilengkapi dua robot bawah air.

Baca juga Tim ITS Juara 2 Desain Kapal Hidrogen di Kompetisi SNAME

Dua belas mahasiswa terlibat dalam penyusunan rancangan itu. Tim Nawasena sendiri dibentuk pada 2017 dan kini memasuki generasi kesepuluh.

Harus Bisa Dipakai Industri

General Manager Tim Nawasena ITS, Robi Exhaudi Simanjuntak, menyebut satu syarat yang mereka pegang sejak awal perancangan.

Baca juga Tim Anargya ITS Rebut Tiga Gelar di Formula SAE Japan 2026 dengan Mobil Listrik Mark 6.0

“Setiap gagasan, kami rancang agar masuk akal secara teknis dan dapat diaplikasikan dalam dunia industri,” katanya.

Memilih B40

Rancangan itu memakai bahan bakar nabati B40, bukan bahan bakar konvensional.

Baca juga ITS Dampingi Calon Wirausaha, Target 7 Persen Lulusan Berbisnis

“B40 menjadi prioritas karena sesuai dengan karakteristik operasi IMR di Indonesia,” ujar Robi.

Tim ini dibimbing Prof. Dr. Ir. Agoes Santoso, M.Sc., dan Dr. Achmad Baidowi, S.T., M.T.

Bagikan

Baca Juga

PM2.5 Surabaya Sempat Tidak Sehat, Pakar ITS Minta Emisi Ditekan
Cium Bau Gas LPG Bocor? Ini Langkah Pertama Menurut Dosen ITS
Jalan Baru Cepat Rusak? Pakar ITS Sebut Tiga Penyebab Utamanya
Berbagi Biaya, Sampah Botol Plastik Tak Terangkut Bisa Nol Persen
Bank Diminta Ubah Sikap Petugas Saat Layani Nasabah Disabilitas
Antibiotik Tidak Mengobati Influenza A, Dokter ITS Ingatkan Warga