Pria Bersenjata Pedang Serang Sekolah di Swedia

A A

Suasana di luar SMA Brinell di Fagersta, Swedia, setelah insiden penyerangan bersenjata pedang. [Foto: Fredrik Sandberg/TT News Agency via AFP]

Cekricek.id — Seorang pria bersenjata pedang menyerang siswa di sebuah sekolah menengah di Fagersta, Swedia, pada Jumat sore waktu setempat, menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya, menurut laporan ABC News Australia, Sabtu (22/08/2026).

Media itu melaporkan pelaku berusia 18 tahun dan mengenakan helm saat beraksi di SMA Brinell, sekolah dengan sekitar 450 siswa berusia 16 hingga 20 tahun di kota berpenduduk sekitar 13 ribu jiwa yang berjarak kira-kira 170 kilometer barat laut dari Stockholm. Pelaku disebut sebagai mantan siswa sekolah tersebut dan pernah memiliki catatan pidana penyerangan sebelumnya. Insiden terjadi tak lama setelah sekolah kembali dibuka usai libur musim panas.

Baca juga Filipina Bahas Larangan Medsos usai Penembakan Sekolah

Kepala polisi setempat, Tommy Alriksson, menjelaskan proses penanganan di lokasi kejadian. “Regu pertama masuk dan memberi tahu kami bahwa pelaku telah dilumpuhkan dengan tembakan,” kata Alriksson.

Baca juga Penembakan Sekolah di Zamboanga Filipina, Dua Siswa Tewas

Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson turut angkat bicara menanggapi insiden tersebut. “Kami belum mengetahui motif di balik aksi ini, tetapi kami tahu polisi sedang bekerja sangat intensif,” ujar Kristersson.

Baca juga Thailand Perangi Perundungan Usai Penembakan Sekolah

Dari tiga korban luka, dua di antaranya remaja laki-laki yang mengalami cedera serius, sementara satu orang lainnya sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Insiden ini muncul setelah penembakan di sekolah Orebro pada 2025 yang menewaskan 10 orang, serta serangan pedang di Trollhattan pada 2015.

Bagikan

Baca Juga

Remaja AS Ditahan atas Rencana Serangan ke Kuil Hindu di Illinois
Pengadilan Suriah Vonis Mati Dua Loyalis Assad atas Kekerasan
Usulan Khotbah Jumat Seragam di Kashmir Picu Kecaman Ulama
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Penembak Fort Hood
Pemerintah Trump Selidiki Ilhan Omar untuk Cabut Kewarganegaraan
Kanker Asbes Masih Datang di Italia, 30 Tahun Setelah Dilarang