- Rektor IPB University Alim Setiawan Slamet dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian, Kamis (15/10).
- Alim baru menjabat rektor IPB University sejak Desember 2025.
- Ia doktor agribisnis lulusan Ehime University, Jepang, dan terlibat program One Village One CEO.
Cekricek.id — Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet, dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026), sebagaimana disampaikan dalam keterangan tertulis IPB University pada hari yang sama.
Alim baru menjabat rektor sejak Desember 2025. Sebelumnya, ia pernah menjadi Kepala Kantor Sekretariat Rektor, Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan Karier, serta Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumberdaya dan Infrastruktur IPB University.
Juru Bicara sekaligus Direktur Kerjasama, Komunikasi, dan Pemasaran IPB University, Dr Alfian Helmi, menyampaikan ucapan selamat atas nama kampus. “Atas nama IPB University, kami menyampaikan selamat atas dilantiknya Dr Alim sebagai Wamentan. Semoga Dr Alim senantiasa sukses mengemban amanah dalam memajukan sektor pertanian di Indonesia,” ujarnya.
Dari Keluarga Guru dan Petani di Demak
Alim lahir di Demak, Jawa Tengah, pada 27 Februari 1982, dari keluarga guru dan petani. Ia mengawali karier akademik sebagai dosen Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, dengan keahlian manajemen strategis, riset operasional, manajemen rantai pasok, dan pemasaran pertanian.
Gelar sarjana dan magister ia raih dari Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian IPB University. Gelar doktor di bidang agribusiness and agricultural economics ia peroleh dari United Graduate School of Agricultural Sciences, Ehime University, Jepang.
Baca juga: Surplus Pangan Belum Turunkan Harga Beras dan Cabai di Pasar
Menurut IPB University, latar belakang itu membentuk pandangan Alim bahwa pertanian bukan sekadar sektor produksi, melainkan fondasi kehidupan. Ia juga terlibat dalam program One Village One CEO (OVOC), program IPB University untuk memperkuat ekosistem usaha perdesaan lewat pemberdayaan badan usaha milik desa (BUMDes), produk unggulan lokal, pendampingan kewirausahaan, serta kemitraan usaha.
Baca juga: Kejar Swasembada, Kementan Dukung Bawang Putih Lombok Timur
Alfian menambahkan, sivitas IPB University mendukung tugas baru Alim. “Keluarga besar IPB University mendukung pengabdian Dr Alim dalam jabatan barunya, dan memohon doa dan dukungan masyarakat Indonesia agar Dr Alim dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, membawa kemajuan bagi pertanian Indonesia,” katanya.
Baca juga: Panen Sawah Pokok Murah di Agam, Sumbar Didorong Jadi Pelopor Swasembada Pangan















