Ribuan Tautan Percakapan AI Meta Muse Terlacak di Internet

A A

Kantor pusat Meta di Menlo Park, California. [Foto: LPS.1/Wikimedia Commons, CC0]

Cekricek.id — Meta menghentikan sementara fitur berbagi percakapan di asisten AI Muse setelah peneliti keamanan menemukan lebih dari 6.800 tautan obrolan pengguna yang bisa dilacak secara publik di internet.

Melansir laporan The Verge, Selasa (20/10/2026), temuan itu berasal dari perusahaan keamanan Claroc, yang melacak tautan-tautan Muse melalui catatan DNS publik, semacam buku petunjuk lalu lintas internet. Dari situ, Claroc dapat membuka ratusan percakapan Muse.

Isinya beragam, mulai dari tinjauan pendapatan sebuah perusahaan pemasaran, pengajuan pinjaman pemilik usaha kecil, kalender kerja setahun penuh sebuah kantor, hingga catatan seorang kandidat untuk wawancara kerja dengan sebuah laboratorium AI.

Baca juga Meta Hapus Klausul Ambil Konten Situs Bisnis untuk Latih AI

Fitur yang bermasalah memungkinkan pengguna membagikan percakapan Muse kepada orang lain lewat tautan. Menurut Claroc, cara Meta menyusun tautan itu membuatnya mudah ditemukan. “Muse menyusun alamat web setiap tautan berbagi dari judulnya, yakni frasa pendek yang menggambarkan percakapan, lalu ditambah ID acak,” tulis Claroc dalam laporannya.

Juru bicara Muse, Tracy Clayton, membenarkan fitur itu kini dihentikan. “Pengguna dapat membagikan artefak Muse tertentu, yang membuat sebuah halaman yang bisa diakses siapa pun yang memiliki tautannya. Namun, kami menghentikan sementara fungsi ini selagi kami meninjau laporan tersebut dan mempertimbangkan perubahan pada cara tautan ini dapat ditemukan,” kata Clayton.

Baca juga Situs Web Ramai-Ramai Blokir Agen AI dari Meta hingga OpenAI

Kasus ini muncul ketika Muse sedang naik daun. Asisten AI yang diluncurkan Meta pada September itu sudah diunduh 10 juta kali di Amerika Serikat dalam 40 hari, pencapaian yang menurut lembaga riset pasar Sensor Tower baru diraih 11 aplikasi lain.

The Verge mencatat ini bukan kali pertama fitur berbagi milik layanan AI membuat percakapan lebih terbuka dari yang dimaksud. Percakapan dengan ChatGPT milik OpenAI, Claude milik Anthropic, dan Grok milik xAI sebelumnya juga pernah muncul di hasil pencarian Google.

Baca juga Replit Pilih OpenAI sebagai Mitra Utama Agen AI-nya

Bagikan

Baca Juga

Rivian Buka Peluang Lisensikan Teknologi ke Banyak Merek
Anthropic Sisihkan 5 Persen Saham untuk Dana Manfaat Publik
Replit Pilih OpenAI sebagai Mitra Utama Agen AI-nya
Situs Web Ramai-Ramai Blokir Agen AI dari Meta hingga OpenAI
Meta Hapus Klausul Ambil Konten Situs Bisnis untuk Latih AI
Serangan Siber Merambah Sistem Gedung dan Pendingin Makanan