Sensitivity (Sensitivitas): Pengertian, Jenis Efek, dan Contoh

A A

Ilustrasi: Istilah-istilah dalam Perubahan Iklim. [Canva]

Sensitivity atau sensitivitas adalah derajat sejauh mana suatu sistem atau spesies dipengaruhi, baik secara merugikan maupun menguntungkan, oleh variabilitas iklim atau perubahan iklim. Pengaruh itu dapat bersifat langsung, misalnya perubahan hasil panen akibat perubahan suhu, atau tidak langsung, misalnya kerusakan akibat banjir pesisir yang makin sering karena kenaikan muka laut.

Efek langsung dan tidak langsung menurut IPCC

Glosarium laporan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) membedakan dua jalur pengaruh. Efek langsung dicontohkan dengan perubahan hasil panen sebagai tanggapan atas perubahan rata-rata, rentang, atau variabilitas suhu. Tanaman merasakan perubahan iklim itu tanpa perantara.

Efek tidak langsung dicontohkan dengan kerusakan yang timbul karena banjir pesisir lebih sering terjadi akibat kenaikan muka laut. Di sini iklim lebih dulu mengubah kondisi lain, lalu kondisi itulah yang menimbulkan dampak pada sistem yang dinilai.

Definisi tersebut juga menegaskan bahwa sensitivitas tidak selalu bermakna buruk. Sebuah sistem disebut sensitif apabila ia mudah terpengaruh, dan arah pengaruhnya bisa merugikan ataupun menguntungkan.

Kedudukan sensitivitas dalam konsep kerentanan dan risiko

Dalam glosarium IPCC, kerentanan diartikan sebagai kecenderungan untuk terkena dampak merugikan. Kerentanan mencakup beragam konsep dan unsur, termasuk sensitivitas atau kepekaan terhadap bahaya serta kurangnya kapasitas untuk mengatasi dan beradaptasi.

Kerentanan lalu menjadi salah satu unsur risiko. Menurut IPCC, risiko dampak perubahan iklim lahir dari interaksi dinamis antara bahaya terkait iklim dengan keterpaparan dan kerentanan sistem manusia atau ekologi yang terdampak.

Keterpaparan sendiri berarti keberadaan manusia, mata pencaharian, spesies, ekosistem, infrastruktur, atau aset di tempat yang dapat terkena dampak merugikan. Adapun kapasitas adaptif adalah kemampuan sistem, lembaga, manusia, dan organisme lain untuk menyesuaikan diri terhadap potensi kerusakan atau memanfaatkan peluang.

Perbedaan sensitivitas dengan sensitivitas iklim

Sensitivitas dalam kajian dampak berbeda dari sensitivitas iklim. Sensitivitas iklim merujuk pada perubahan suhu permukaan rata-rata global tahunan sebagai tanggapan atas perubahan konsentrasi karbon dioksida di atmosfer atau pemaksaan radiatif lain.

Salah satu ukurannya, sensitivitas iklim kesetimbangan, adalah perubahan suhu permukaan rata-rata global tahunan pada keadaan setimbang setelah konsentrasi karbon dioksida di atmosfer menjadi dua kali lipat. Jadi, istilah pertama menilai sistem yang terdampak, sedangkan istilah kedua menilai tanggapan sistem iklim itu sendiri.

Istilah terkait

Sensitivitas biasa dibaca bersama Vulnerability (Kerentanan) dan Resilience (Daya Tahan), sedangkan akibat yang ditimbulkannya dibahas dalam Impacts (Dampak), pemicunya dalam Hazard (Bahaya), dan salah satu contohnya dalam Sea-Level Rise (Peningkatan Paras Muka Laut).

Rujukan

Sumber: Istilah-istilah dalam Perubahan Iklim. IPCC, Annex II: Glossary, Climate Change 2022: Impacts, Adaptation and Vulnerability, 2022. IPCC, Annex I: Glossary, Global Warming of 1.5 °C, 2018.

Bagikan

Baca Juga

Zooplankton
Zoonoses
Younger Dryas
Yedoma
Wetland (Lahan Basah)
Welfare (Kemakmuran)