Threshold (Ambang Batas): Pengertian dan Kaitan Titik Kritis

A A

Ilustrasi: Istilah-istilah dalam Perubahan Iklim. [Canva]

Threshold atau ambang batas adalah tingkat besaran suatu proses dalam sistem ketika perubahan mendadak atau cepat terjadi. Ambang batas juga berarti titik atau tingkat ketika sifat baru muncul dalam sistem ekologi, ekonomi, atau sistem lain, sehingga prediksi yang didasarkan pada hubungan matematis yang berlaku pada tingkat lebih rendah tidak lagi sahih.

Ambang kritis dan titik kritis dalam glosarium IPCC

Glosarium Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) memakai kata ambang untuk menjelaskan titik kritis atau tipping point. Laporan penilaian keenam merumuskannya sebagai ambang kritis yang, bila terlampaui, membuat suatu sistem menata ulang dirinya, sering kali secara mendadak dan/atau tidak dapat balik.

Laporan khusus pemanasan global 1,5 °C menambahkan bahwa sistem yang melewati titik itu tidak kembali ke keadaan awal walaupun pendorong perubahannya sudah diredakan. Untuk sistem iklim, titik kritis merujuk pada ambang ketika iklim global atau regional berpindah dari satu keadaan stabil ke keadaan stabil lain.

Perubahan mendadak dan sifat tidak dapat balik

Perubahan mendadak diartikan sebagai perubahan sistem yang jauh lebih cepat daripada laju perubahan yang lazim dalam riwayatnya. Perubahan iklim mendadak berlangsung dalam beberapa dekade atau kurang, bertahan sedikitnya beberapa dekade, dan menimbulkan dampak besar pada sistem manusia dan/atau alam.

Suatu keadaan terganggu disebut tidak dapat balik pada skala waktu tertentu apabila waktu pemulihannya lewat proses alami jauh lebih panjang daripada waktu yang dibutuhkan sistem untuk mencapai keadaan terganggu itu.

Ambang sebagai angka batas dalam statistik dan adaptasi

Ambang juga dipakai sebagai angka batas. Kejadian cuaca ekstrem lazimnya sama langka atau lebih langka daripada persentil ke-10 atau ke-90 dari sebaran peluang hasil pengamatan. Sebuah perubahan dinyatakan terdeteksi bila peluangnya muncul secara kebetulan akibat variabilitas internal saja kecil, misalnya di bawah 10 persen.

Dalam adaptasi dikenal batas adaptasi, yakni titik ketika tujuan pelaku atau kebutuhan sistem tidak lagi dapat diamankan dari risiko yang tak tertanggungkan lewat tindakan adaptif. Batas keras berarti tidak ada tindakan yang mungkin, sedangkan batas lunak berarti pilihan mungkin ada tetapi belum tersedia.

Istilah terkait

Ambang batas berhubungan erat dengan Abrupt Climate Change (Perubahan Iklim Secara Tiba-tiba), Nonlinearity, Large Scale Singularities, Resilience (Daya Tahan), dan Percentile.

Rujukan

Sumber: Istilah-istilah dalam Perubahan Iklim. IPCC, Annex II: Glossary, Climate Change 2022: Impacts, Adaptation and Vulnerability, 2022. IPCC, Annex I: Glossary, Global Warming of 1.5 °C, 2018.

Bagikan

Baca Juga

Zooplankton
Zoonoses
Younger Dryas
Yedoma
Wetland (Lahan Basah)
Welfare (Kemakmuran)