UGM dan RSUD Tais Jajaki Kerja Sama Dokter Spesialis

A A

Audiensi FK-KMK UGM dengan jajaran RSUD Tais membahas kerja sama layanan kesehatan. [Foto: Humas FK-KMK UGM]

Cekricek.id — Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan RSUD Tais, Kabupaten Seluma, Bengkulu, untuk menjajaki kerja sama layanan kesehatan. Pertemuan berlangsung di Gedung Grha Wiyata FK-KMK UGM, Kamis (20/08/2026), menurut keterangan tertulis Universitas Gadjah Mada.

Baca juga Kadin Jajaki Kerja Sama Pertanian dengan Uruguay

Direktur RSUD Tais Nurlaili Wenis, SKM, M.Ak. mengungkapkan kunjungan tersebut bertujuan menjalin kerja sama layanan kesehatan mengingat RSUD Tais merupakan satu-satunya rumah sakit di Kabupaten Seluma. Ia menyebut rumah sakitnya membutuhkan penguatan pada empat formasi dokter spesialis, yakni Spesialis Jantung Sub Kardiologi Intervensi, Spesialis Neurologi, Spesialis Penyakit Dalam, dan Spesialis Bedah.

Baca juga Kalimat Berlapis Kato Pasambahan dan Cara Adat Menunda Maksud

Dua skema pendidikan spesialis

Ketua Tim Koordinasi Pelaksana Program Pendidikan Dokter Spesialis-Subspesialis FK-KMK UGM Dr. Arief Budiyanto, Ph.D., Sp.D.V.E., Subsp. O.B.K. menjelaskan skema kerja sama yang dapat ditempuh. “RSUD Tais dapat mengirimkan dokter umum untuk melanjutkan pendidikan dokter spesialis, maupun dokter spesialis untuk melanjutkan pendidikan subspesialis. Selain itu, RSUD Tais juga dapat mengirimkan residen selama menjalani pendidikan,” kata Arief.

Baca juga Museum Biologi UGM Dinilai Gelap dan Tak Ada yang Bisa Dimainkan

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK-KMK UGM Dr. Ahmad Hamim Sadewa, Ph.D. menyatakan pembahasan kerja sama akan dilakukan bertahap. “Diskusi untuk persiapan kerja sama memang harus dilakukan secara bertahap, tujuannya agar perencanaan yang disepakati bisa berjalan dengan baik,” ujar Hamim. Menurut keterangan universitas, penjajakan ini ditujukan memperkuat pemenuhan dan pemerataan tenaga dokter spesialis di Kabupaten Seluma sekaligus mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan di wilayah tersebut.

Bagikan

Baca Juga

Pelari Rekreasi Turki yang Merasa Didukung Lebih Puas Hidupnya
Kanker Asbes Masih Datang di Italia, 30 Tahun Setelah Dilarang
Ibu Hamil di Sokoto Memilih Lapar daripada Menantang Bandit
Keinginan Punya Anak Tak Selalu Lahir dari Pernikahan Bahagia
Sulit Makan, Pengungsi Suriah di Turki Memikul Cemas Lebih Berat
Tenaga Kesehatan Palestina Masih Memandang Miring Pasien Gemuk