Cekricek.id — Sudah tidur cukup, tetapi badan tetap terasa berat sepanjang hari. Keluhan ini lazim dialami banyak orang, dan penyebabnya sering kali bukan hal tunggal.
Dikutip dari healthline.com, setidaknya ada 12 hal yang membuat tubuh mudah lelah. Sebagian bisa diperbaiki sendiri, sebagian lain menuntut pemeriksaan tenaga medis.
Pola tidur yang berantakan
Penyebab paling mendasar adalah waktu tidur yang tidak tercukupi. Saat tubuh kehilangan jam istirahat, sejumlah proses penting ikut terganggu, termasuk pelepasan hormon pertumbuhan yang dibutuhkan tubuh untuk pemulihan.
Masih mengutip healthline.com, sistem kerja bergilir atau kerja sif juga menjadi pemicu tersendiri. Ritme tidur yang terus berubah membuat tubuh kesulitan menyesuaikan diri dan berujung pada kelelahan menahun.
Kualitas tidur turut dipengaruhi kebiasaan sehari-hari yang tampak sepele. Waktu mandi, misalnya, punya dampak berbeda pada kualitas tidur dan tingkat energi.
Apa yang masuk ke tubuh
Kekurangan zat gizi menjadi pemicu berikutnya. Kadar zat besi, riboflavin atau vitamin B2, serta niasin yang rendah dikaitkan dengan munculnya rasa lelah berkepanjangan.
Pola makan yang tidak seimbang memperburuk keadaan. Makanan miskin gizi membuat pasokan energi tubuh naik turun sepanjang hari, sehingga stamina sulit dijaga.
Kafein berlebihan juga kerap menjadi jerat. Mengandalkan kopi untuk menahan kantuk justru merusak tidur malam, dan tidur yang buruk kembali memicu kelelahan keesokan harinya. Kopi sendiri punya sejumlah manfaat kesehatan, tetapi takarannya perlu dijaga.
Hal terakhir yang sering diabaikan adalah kurang minum. Reaksi biokimia yang berlangsung setiap hari membuat tubuh terus kehilangan cairan, dan dehidrasi membuat tubuh cepat loyo.
Beban pikiran dan gaya hidup
Stres yang berlarut-larut punya dampak fisik yang nyata. Sebagaimana dilaporkan healthline.com, stres kronis dapat berkembang menjadi exhaustion disorder, sebuah kondisi medis dengan gejala kelelahan fisik sekaligus psikologis.
Ironisnya, kurang bergerak justru membuat tubuh lebih cepat mengantuk pada siang hari. Gaya hidup minim aktivitas fisik menurunkan daya tahan tubuh terhadap kelelahan. Aktivitas ringan seperti berjalan kaki dengan durasi yang disarankan sudah cukup membantu.
Berat badan berlebih melengkapi daftar ini. Obesitas berkaitan erat dengan meningkatnya risiko berbagai penyakit kronis, dan pada saat yang sama memperberat rasa lelah yang dirasakan sehari-hari.
Kondisi medis dan obat-obatan
Sebagian penyebab kelelahan tidak bisa diatasi dengan memperbaiki gaya hidup. Beberapa penyakit perlu disingkirkan lebih dulu, di antaranya sleep apnea, hipotiroidisme, dan diabetes.
Obat yang dikonsumsi rutin juga bisa menjadi penyebab. Sejumlah jenis seperti steroid, obat tekanan darah, dan antidepresan dikaitkan dengan efek samping berupa sulit tidur dan bertambahnya rasa lelah.
Terakhir, ketergantungan alkohol maupun obat-obatan membuat penderitanya jauh lebih rentan mengalami kelelahan menahun.
Kapan sebaiknya ke dokter
Rasa lelah yang wajar biasanya membaik setelah istirahat cukup dan perbaikan pola hidup. Namun healthline.com mengingatkan, kelelahan menahun yang tidak jelas penyebabnya sebaiknya diperiksakan.
Berkonsultasi dengan dokter umum atau dokter spesialis kedokteran tidur akan membantu memastikan pemicunya dan menentukan penanganan yang tepat.

















