Dokumenter WILD HEARTS Dibuka dari Panggung Coachella, Lara KATSEYE: Kami Terdengar Lebih Dewasa

Semburan kembang api panggung di depan layar besar pada sebuah festival musik terbuka

Gambar ini bukan foto penampilan KATSEYE, melainkan ilustrasi panggung festival musik terbuka. [Foto: Ilustrasi/Pexels]

Cekricek.id — Film itu tidak dibuka dengan wawancara, melainkan dengan panggung. Dokumenter KATSEYE: WILD HEARTS memulai ceritanya dari penampilan grup tersebut di Sahara Stage, Coachella, lalu mengikuti mereka menyeberangi tur dunia dengan persinggahan di Seattle, Paris, dan Los Angeles. Dokumenter itu masuk jaringan bioskop pada 12 Agustus 2026.

Dikutip dari Rolling Stone UK, Selasa (11/8/2026), film tersebut merekam kenaikan KATSEYE, grup perempuan hasil kerja sama HYBE dan Geffen Records, dari panggung ke panggung sepanjang tur dunia pertama mereka. Bagi anggotanya, menonton rekaman itu ternyata bukan pengalaman yang menyenangkan begitu saja.

“Pelajaran yang baru saja saya dapat adalah bahwa kita harus benar-benar keluar dari sesuatu untuk bisa melihatnya sebagaimana adanya,” kata Lara Raj, anggota KATSEYE. Menurutnya, menonton dokumenter itu justru menegaskan “betapa penting dan dibutuhkannya KATSEYE”.

Megan Skiendiel, anggota lain grup itu, menggambarkan hal serupa saat berbicara tentang Coachella. “Orangnya banyak sekali. Kami tidak benar-benar memahami dampak yang kami punya sampai kami melangkah keluar darinya,” tuturnya. Di kesempatan berbeda ia menambahkan, “Melakukan apa yang kami lakukan itu sangat menyenangkan, tetapi kami mencurahkan banyak, banyak sekali kerja keras.”

EP Ketiga dan Suara yang Disebut Lebih Dewasa

Dokumenter itu datang berbarengan dengan EP ketiga mereka yang berjudul WILD. Lara menyebut materi barunya lahir dengan keterlibatan anggota yang jauh lebih besar ketimbang sebelumnya.

WILD adalah versi kami yang lebih yakin. Ia datang jauh lebih langsung dari kami. Ini lebih otentik berisi cerita dan suara kami sendiri, kami terdengar lebih dewasa dan musiknya terasa lebih penuh serta lebih keren,” ujar Lara.

Daniela Avanzini, anggota KATSEYE, menyorot lagu berjudul “Unloveu” sebagai contoh paling jelas dari pergeseran itu. Menurutnya lagu tersebut memperlihatkan sisi grupnya yang lebih matang.

Baca juga: Panggung Pertama Tanpa Sophia, Pesan Lara KATSEYE di Pasadena Bikin Penggemar Menahan Napas

Ed Sheeran Menulis “Animal”

Satu nama di balik EP itu membuat anggotanya sendiri tidak percaya. Ed Sheeran ikut menulis lagu “Animal” untuk WILD. Perkenalan keduanya terjadi di ajang NRJ Music Awards di Prancis.

“Yang benar saja? Ed Sheeran? THE Ed Sheeran?!” kata Megan, mengenang saat kabar itu sampai kepadanya. Lara menilai kolaborasi tersebut meninggalkan kesan yang lebih dalam daripada sekadar nama besar di kredit lagu. “Dia memimpin dengan begitu banyak kebaikan,” katanya, sembari menyebut sikap penyanyi Inggris itu di ruang kerja sebagai bentuk kelapangan.

Dari Layar Bioskop ke Panggung Arena

Setelah dokumenter dan EP, agenda berikutnya adalah panggung yang lebih besar. KATSEYE menyiapkan tur arena yang mencakup dua malam di O2 Arena, London, pada September 2026. Perpindahan dari panggung festival ke arena tertutup itu menjadi ujian berikutnya bagi grup yang usianya belum genap dua tahun sejak debut.

Baca juga: Ulang Tahun ke-10 BLACKPINK Berujung Air Mata, Jisoo: Sekali Lagi, Aku Minta Maaf

Bagi penggemar di Indonesia, rangkaian itu berarti tiga hal yang datang nyaris bersamaan: film yang memperlihatkan sisi belakang panggung, EP yang diklaim lebih jujur, dan tur yang untuk sementara belum menyentuh Asia Tenggara. Yang terakhir inilah yang paling banyak dipertanyakan di kolom komentar unggahan resmi mereka.

Baca juga: Kupu-kupu Kertas di Konser J-Hope dan Riset soal Boikot Penggemar K-pop

Yang jelas, tiga hal itu berdiri di atas satu premis yang diulang para anggotanya sepanjang wawancara: mereka ingin didengar sebagai penulis cerita mereka sendiri, bukan sebagai produk yang dirakit di ruang rapat. Dokumenter WILD HEARTS adalah bukti pertama yang mereka ajukan untuk klaim itu.

Baca Juga

Deretan kursi merah menghadap layar bioskop yang menyala di ruang gelap
Venesia Beri Luca Guadagnino Glory to the Filmmaker, Disusul Dokumenter 435 Menit
Kamera film profesional di lokasi syuting
Choi Min Sik Jadi Anak Magang di Kantor Han So Hee, Sutradara: “Dia Jenius yang Utuh”
Deretan rumah bergaya klasik di jalan kecil kawasan hunian London
Stockard Channing, 82 Tahun, Mengaku Hidup Menyendiri: “Aku Bahagia Jadi Pertapa”
Tangan pasien yang tengah menjalani terapi intravena
Dihujani Komentar “Menjijikkan”, Kate Beckinsale Kosongkan Instagram dan Bongkar Penyakitnya
Sudut studio rekaman dengan pengeras suara dalam cahaya remang
Delapan Tahun Menghilang, Eks CNBLUE Lee Jong Hyun Muncul Lagi: “Aku Membelakangi Dunia”
Potret Kim Hee Chul, anggota Super Junior
Semprot Spanduk Bendera Terbalik lalu Ternyata Keliru, Heechul Super Junior: Silakan Kritik Aku