Cekricek.id — Persebaya Surabaya menundukkan klub Malaysia, Penang FC, dengan skor tipis 1-0 dalam laga pramusim di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (15/8/2026) malam. Gol semata wayang tuan rumah dicetak Walber Mota pada menit ke-83.
Pertandingan itu dijadikan Bajol Ijo, julukan Persebaya, sebagai ajang menguji kedalaman skuad menjelang bergulirnya Super League 2026/27. Pelatih kepala Bernardo Tavares memberi kesempatan bermain kepada sejumlah pemain yang selama ini minim menit tampil.
Gol Larut Walber Mota
Dikutip dari laman resmi I.League, ileague.id, Minggu (16/8/2026), Persebaya sempat kesulitan menembus pertahanan Penang FC sepanjang laga. Gol Walber Mota yang lahir tujuh menit menjelang waktu normal berakhir memastikan tuan rumah memetik kemenangan dari uji coba tersebut.
Tavares menilai timnya belum tampil maksimal, khususnya pada babak pertama. “Saya pikir pada babak pertama kami membiarkan tim lawan melakukan banyak tembakan ke arah gawang kami, sementara kami tidak terlalu banyak melakukan tembakan,” kata pelatih asal Portugal itu.
Catatan Tavares soal Transisi
Pelatih 50 tahun tersebut menyoroti fase transisi bertahan yang kerap membuka peluang bagi lawan. Ia menekankan masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi sebelum kompetisi resmi dimulai.
“Kami memiliki momen-momen bagus dan menunjukkan sikap yang baik, tetapi terkadang dalam transisi bertahan kami membiarkan tim lawan menciptakan dua atau tiga peluang,” ujar Tavares. Ia menambahkan, “Ada banyak hal yang masih bisa kami tingkatkan untuk menjadi tim yang lebih baik.”
Bagi Tavares, laga uji coba melawan tim luar negeri seperti Penang FC berharga untuk memberi pengalaman bertanding kepada para pemain lapis kedua dan ketiga. Ia ingin seluruh anggota skuad siap kapan pun dibutuhkan sepanjang musim yang panjang.
Baca juga: Persik Kediri Kalah 0-4 dari Phnom Penh Crown di Piala Gubernur Malaka
“Penting bagi kami untuk melihat beberapa pemain yang mungkin tidak memiliki terlalu banyak menit bermain di pertandingan-pertandingan lainnya,” kata Tavares soal alasan merotasi skuad. Ia menegaskan rotasi tidak boleh mengurangi intensitas dan identitas permainan tim.
“Ini bukan alasan untuk tidak tampil intens, tidak agresif, atau tidak menjadi Persebaya,” ucapnya. Tavares menyebut kesiapan pemain pelapis krusial karena cedera atau penurunan performa pemain inti bisa terjadi kapan saja.
Persebaya Surabaya adalah salah satu klub dengan sejarah panjang di sepak bola Indonesia. Bajol Ijo yang bermarkas di Stadion Gelora Bung Tomo memiliki basis suporter fanatik, Bonek, yang menuntut tim tampil ngotot dalam setiap laga, termasuk pada pertandingan pramusim sekalipun.
Laga melawan Penang FC menjadi kesempatan berharga menguji mental dan kesiapan pemain menghadapi gaya bermain tim luar negeri. Bagi Bernardo Tavares, uji coba semacam ini bukan sekadar mengumpulkan menit bermain, melainkan juga menakar sejauh mana para pemain mampu menjaga intensitas dan disiplin taktik di bawah tekanan.
Baca juga: Dewa United Rekrut Jean Mangabeira, Bursa Transfer Super League Memanas
Sorotan Tavares pada fase transisi bertahan menjadi pekerjaan rumah yang cukup mendasar. Kelemahan dalam momen peralihan dari menyerang ke bertahan kerap dimanfaatkan lawan untuk menciptakan peluang, sehingga perbaikan pada aspek ini menjadi prioritas sebelum kompetisi resmi bergulir.
Persiapan Persebaya menuju Super League 2026/27 memasuki fase krusial. Rangkaian uji coba yang dijalani tim menjadi rujukan pelatih untuk menentukan komposisi ideal, sekaligus memberi ruang bagi pemain lapis kedua dan ketiga membuktikan diri layak mendapat kepercayaan lebih besar sepanjang musim.
Kemenangan atas Penang FC menambah kepercayaan diri para pemain, khususnya mereka yang selama ini berada di bangku cadangan. Gol Walber Mota yang lahir pada menit-menit akhir juga menjadi bukti bahwa tim mampu menjaga konsentrasi hingga peluit panjang, sebuah aspek penting dalam sepak bola kompetitif.
Penang FC yang berkiprah di kompetisi Malaysia menjadi lawan uji tanding yang layak untuk mengukur kesiapan Persebaya. Perbedaan karakter permainan antara klub Indonesia dan Malaysia memberi tantangan tersendiri, sekaligus memperkaya pengalaman bertanding para pemain menjelang musim penuh tekanan.
Baca juga: Thailand Tekuk Singapura 3-1 di Leg Pertama Semifinal ASEAN Cup 2026
Tim pelatih Persebaya akan terus mengevaluasi setiap laga uji coba untuk menyempurnakan pola permainan. Setiap catatan dari pertandingan pemanasan menjadi bahan analisis yang berharga guna menutup celah sebelum menghadapi lawan-lawan tangguh di kompetisi resmi nanti.
Dengan tambahan menit bermain bagi para pelapis dan catatan evaluasi dari sang pelatih, Persebaya kini melanjutkan persiapan menatap laga-laga pembuka Super League 2026/27.

















