Djed Spence Resmi Berlabuh ke Inter Milan dari Tottenham

Dua pemain berduel di lapangan

Ilustrasi duel pemain sepak bola. [Foto: Pexels]

Cekricek.id — Inter Milan resmi mengikat bek sayap timnas Inggris, Djed Spence, dari Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim panas 2026. Klub raksasa Serie A itu mengumumkan kepindahan permanen tersebut lewat kanal resminya, Sabtu (15/8/2026), sebagai salah satu perekrutan penting jelang musim baru.

Mengutip laman resmi Inter Milan, inter.it, pemain kelahiran 2000 itu meneken kontrak hingga 30 Juni 2031. Media Football Italia melaporkan nilai transfer berada di kisaran 35 juta euro, atau sekitar Rp616 miliar dengan kurs perkiraan Rp17.600 per euro, sudah termasuk bonus tambahan. Tottenham disebut menyisipkan klausul penjualan kembali sebesar 10 persen, sebuah praktik yang lazim untuk mengamankan pemasukan tambahan bila pemain kembali dilepas.

Pengganti Dumfries

Spence didatangkan untuk mengisi pos bek sayap kanan yang ditinggalkan Denzel Dumfries. Pemain Belanda itu lebih dulu hengkang ke Real Madrid pada awal jendela transfer, sehingga Inter membutuhkan penyegaran di sisi lapangan tersebut. Spence, yang tampil di seluruh laga timnas Inggris pada Piala Dunia 2026, diproyeksikan langsung bersaing untuk tempat utama.

Peran bek sayap menuntut kombinasi daya tahan, kecepatan, dan disiplin bertahan. Inter, yang kerap memakai formasi tiga bek, membutuhkan pemain yang sanggup menutup sisi lapangan sepanjang 90 menit sekaligus membantu serangan. Profil itulah yang mereka nilai ada pada diri Spence.

Kepindahan Dumfries ke Real Madrid membuka ruang sekaligus tekanan bagi penggantinya. Inter memutuskan tidak menunggu lama untuk mengisi kekosongan tersebut, dengan harapan lini pertahanan sisi kanan tetap kompetitif sejak awal musim. Perekrutan Spence menjadi jawaban atas kebutuhan itu.

Baca juga: Cristian Romero Resmi Gabung Atletico Madrid dari Tottenham

“This is a huge Club and a big step for me and my family,” kata Djed Spence, bek sayap anyar Inter Milan, dalam wawancara perdana bersama kanal resmi klub. Dalam pernyataan berbahasa Inggris itu ia menyebut sejarah klub sebagai daya tarik utama, seraya menambahkan bahwa orang hanya perlu menoleh ke belakang untuk melihat deretan trofi yang pernah diraih Nerazzurri.

Karier yang Berliku

Spence menempuh jalur karier yang tidak biasa untuk pemain seusianya. Ia sempat merasakan kompetisi di Inggris dan Prancis dalam berbagai masa peminjaman sebelum akhirnya menembus level tertinggi bersama Tottenham. Pengalaman berpindah-pindah itu, menurut pengakuannya, membuatnya lebih matang secara mental.

Dalam wawancara itu ia menyebut kemampuan bertahan dan membawa bola sebagai kekuatan terbesarnya, sekaligus berharap dapat menambah torehan gol dan asis di Milan. Ia juga menegaskan kesiapannya untuk langsung berkontribusi bagi tim.

Bagi Tottenham, pelepasan Spence menjadi bagian dari perombakan skuad pada musim panas ini. Klub London utara itu tercatat aktif di bursa transfer, baik memasukkan maupun melepas pemain, menjelang dimulainya Premier League 2026-2027 pada 22 Agustus. Perputaran pemain di posisi bek sayap menjadi salah satu area yang mereka tata ulang.

Baca juga: Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Debut Resmi Maresca

Inter Milan dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu penantang utama gelar di Italia sekaligus langganan kompetisi antarklub Eropa. Status itu membuat klub tersebut menuntut standar tinggi dari setiap perekrutan, termasuk kesiapan bersaing sejak pekan-pekan awal musim.

Bagi Spence, tantangan beradaptasi dengan gaya main Italia yang menekankan organisasi bertahan menjadi ujian tersendiri. Namun, pengalaman internasionalnya bersama Inggris diyakini menjadi bekal berharga untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan taktik di Serie A.

Menatap Serie A

Inter Milan sendiri masih menyusun kekuatan menjelang kompetisi Serie A 2026-2027. Selain memasukkan Spence, klub itu melepas gelandang Davide Frattesi ke Lazio pada hari-hari yang berdekatan, menandakan bursa transfer Nerazzurri belum sepenuhnya rampung.

Kepindahan Spence turut melanjutkan tren pemain Inggris yang mencoba peruntungan di luar Tanah Air, khususnya di Serie A. Kompetisi Italia yang menekankan aspek taktik dan pertahanan kerap dianggap sebagai ujian kematangan bagi pemain muda yang ingin memperluas wawasan bermainnya.

Baca juga: FSG Lepas Saham Minoritas Liverpool ke Konsorsium Bezos

Jendela transfer musim panas masih terbuka hingga akhir bulan, sehingga Inter berpeluang menambah atau mengurangi pemain sebelum tenggat penutupan bursa. Spence pun akan mendapat waktu untuk beradaptasi dengan sepak bola Italia sebelum kompetisi resmi bergulir.

Baca Juga

Suasana tribun sebuah stadion sepak bola
Davide Frattesi Tinggalkan Inter Milan, Dipinjamkan ke Lazio
Pemain berlaga di lapangan sepak bola
Ferran Torres Resmi Gabung PSG dari Barcelona, Pakai Nomor 9
Pemain berebut bola dalam laga uji coba
PSS Sleman Imbang 1-1 Lawan Persita, Pieter Huistra Fokus Kebugaran
Pemain dalam sesi latihan sepak bola
Oscar Bruzon Usung Gaya Baru Bhayangkara FC Jelang Super League 2026/27
Deretan kursi tunggal di tribun stadion
Persik Kediri Pasang Single Seat Stadion Brawijaya demi Syarat I.League
Seorang pemain menggiring bola
Kalteng FC Rekrut Bek Kiri Firman Ramadhan dari Persijap Jepara