Cekricek.id — Gelandang timnas Italia, Davide Frattesi, resmi meninggalkan Inter Milan untuk bergabung dengan Lazio pada bursa transfer musim panas 2026. Kepindahan itu diumumkan kedua klub, Jumat (14/8/2026), dengan status pinjaman disertai opsi pembelian permanen.
Mengutip laman resmi Inter Milan, inter.it, Jumat (14/8/2026), Frattesi dipinjamkan dengan biaya sekitar 5 juta euro, disertai opsi beli senilai 10 juta euro plus bonus. Inter juga disebut menahan 50 persen hak atas penjualan kembali pemain pada masa mendatang. Dengan kurs perkiraan Rp17.600 per euro, opsi permanen itu setara sekitar Rp176 miliar.
Skema pinjaman dengan opsi beli merupakan format yang jamak di Serie A. Model ini memungkinkan klub peminjam menekan pengeluaran di muka, sekaligus memberi ruang bagi klub pemilik untuk menuai pemasukan bila performa pemain kembali menanjak.
Kembali ke Kota Kelahiran
Bagi Frattesi, kepindahan ini bernuansa pulang ke rumah. Pemain berusia 26 tahun itu lahir dan besar di Roma serta menimba ilmu sepak bola di kawasan La Giustiniana sebelum meniti karier profesional. Faktor kedekatan emosional dengan kota kelahiran kerap menjadi pertimbangan seorang pemain saat memilih klub berikutnya.
Ia mengaku sempat menjalani proses negosiasi yang tidak mudah sebelum akhirnya kesepakatan tercapai. Bagi Lazio, kehadiran gelandang bertipe box-to-box dengan naluri mencetak gol dinilai menambah daya gedor dari lini kedua.
Baca juga: Cristian Romero Resmi Gabung Atletico Madrid dari Tottenham
Proses transfer yang panjang juga sempat menguji kesabaran semua pihak. Namun, pada akhirnya kedua klub menemukan titik temu atas format dan angka yang saling menguntungkan, sehingga kepindahan bisa dirampungkan sebelum kompetisi resmi dimulai.
“I needed to feel at the centre of a project again: this welcome gives me a huge lift,” kata Davide Frattesi, gelandang anyar Lazio, dalam pernyataan perdananya yang dikutip dari laporan resmi klub. Dalam pernyataan berbahasa Inggris itu ia mengaku mengenali kembali jalan-jalan yang dulu ia lalui semasa kecil, dan menyebut proses transfernya sebagai sesuatu yang berat namun sepadan dengan hasilnya.
Butuh Menit Bermain
Frattesi bergabung dengan Inter dari Sassuolo pada 2023 dan turut mengangkat gelar bersama Nerazzurri. Namun, persaingan ketat di lini tengah membuat menit bermainnya terbatas dalam beberapa musim terakhir, sehingga kepindahan ke Lazio dinilai sebagai jalan mencari peran lebih sentral. Ia menyatakan kembali dengan rasa tanggung jawab dan kematangan yang lebih besar.
Sebagai pemain timnas Italia, jam terbang yang stabil menjadi kebutuhan penting bagi Frattesi untuk menjaga posisinya di skuad Azzurri. Kepindahan ke klub yang menempatkannya sebagai bagian inti proyek diyakini dapat membantu tujuan itu.
Baca juga: Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Debut Resmi Maresca
Bagi Inter, pelepasan Frattesi menjadi bagian dari penataan skuad yang berjalan seiring kedatangan pemain baru. Pada periode yang berdekatan, klub itu memperkenalkan bek sayap timnas Inggris, Djed Spence, dari Tottenham Hotspur, menandakan perputaran pemain di kubu Nerazzurri masih bergerak.
Frattesi dikenal sebagai gelandang dengan naluri masuk kotak penalti dan kemampuan mencetak gol yang di atas rata-rata pemain sepositifnya. Karakteristik itu menjadikannya senjata tambahan bagi Lazio yang membutuhkan kontribusi gol dari lini kedua sepanjang musim panjang.
Lazio sendiri berambisi bersaing di papan atas Serie A sekaligus menembus zona kompetisi Eropa. Penambahan pemain berpengalaman di level timnas dipandang sebagai upaya menjaga daya saing menghadapi jadwal padat.
Menanti Serie A Bergulir
Frattesi kini bersiap menyambut kompetisi Serie A 2026-2027 bersama Lazio. Ia akan memiliki waktu untuk berpadu dengan rekan-rekan barunya selama sisa masa pramusim sebelum jadwal resmi dimulai.
Dari sisi Inter, format pinjaman berbayar dengan opsi beli dan penahanan sebagian hak penjualan kembali juga memberi fleksibilitas finansial. Klub tetap bisa memantau perkembangan pemain sambil membuka peluang pemasukan pada masa mendatang, tanpa harus melepasnya secara permanen sejak awal.
Baca juga: FSG Lepas Saham Minoritas Liverpool ke Konsorsium Bezos
Baik Inter maupun Lazio masih berpeluang melakukan pergerakan lanjutan mengingat jendela transfer musim panas belum ditutup hingga akhir bulan.

















