Pelatih Pribadi di Gym China Kini Lebih Sibuk Menjual Kelas

A A

Ilustrasi pelatih pribadi mengawasi klien perempuan melakukan squat dengan barbel di gym [Foto: Ketut Subiyanto/Pexels]

  • Pelamar Level 5 wajib punya pengalaman kerja minimal satu tahun di industri, menuntaskan sedikitnya 150 jam pelatihan formal, lalu lulus asesmen standar.
  • Pengelola dan pelatih sama-sama menyatakan sertifikat jenis apa pun, dari lembaga mana pun, tidak memengaruhi besaran gaji.
  • Penghasilan pelatih tersusun dari tiga bagian, yaitu gaji pokok, komisi penjualan kelas, dan upah per jam latihan.
  • Namun, karena ambang masuk rendah, banyak pengelola menekan biaya dengan tidak meneken kontrak atau menghindari iuran.
Daftar Isi
  1. Sebelum 2020, Lima Tingkat dan 150 Jam
  2. Setelah 2020, Sertifikat Bisa Dibeli
  3. Tahap Awal Klien, Tampang Lebih Dulu
  4. Bulan-Bulan Berikutnya, Program Dibuat Lebih Panjang
  5. Tahun Pertama Bekerja, Tanpa Kontrak dan Iuran
  6. Sampai Naskah Terbit, Catatan yang Tertinggal

Setelah 2020, sertifikat itu dihapus. Reformasi administrasi di China mencabut kualifikasi okupasi nasional yang selama bertahun-tahun menjadi syarat bekerja sebagai pelatih pribadi di pusat kebugaran. Sejak itu, tidak ada lagi ambang masuk wajib di tingkat nasional bagi siapa pun yang ingin mendampingi orang berlatih di gym.

Perubahan itu dan akibatnya dicatat Ziyi Xie dari Faculty of Humanities and Social Science, Macao Polytechnic University, dan Zhizhuang Duan dari Xingzhi College, Zhejiang Normal University. Tulisan mereka berjudul Market-driven fitness instruction: transforming the role of personal trainers in health promotion practices dan terbit di BMC Public Health volume 26 tahun 2026. Bahannya berasal dari enam gym komersial di sebuah kota menengah yang disebut City J sepanjang 2022–2024 serta wawancara dengan 42 orang.

Kesimpulan besarnya lugas. Begitu sertifikasi wajib hilang, kendali atas industri kebugaran kembali ke pasar, dan pasar itu menuntut pendampingan yang rendah keahlian tetapi tinggi muatan emosi. Pengelola gym menerjemahkan tuntutan konsumen menjadi target kerja, sehingga pelatih pribadi bergeser dari pemandu latihan menjadi penjual paket kelas.

Sebelum 2020, Lima Tingkat dan 150 Jam

Sebelum reformasi, pelatih pribadi di China digolongkan sebagai instruktur olahraga sosial. Mereka harus lulus ujian untuk memperoleh sertifikat kualifikasi nasional, dan sertifikat itu lama menjadi prasyarat untuk bekerja. Sistemnya bertingkat lima, dengan Level 5 sebagai pintu masuk paling rendah.

Pintu terendah itu pun tidak longgar. Pelamar Level 5 wajib punya pengalaman kerja minimal satu tahun di industri, menuntaskan sedikitnya 150 jam pelatihan formal, lalu lulus asesmen standar. Materinya mencakup etika profesi, ilmu olahraga, penilaian kesehatan, manajemen olahraga, serta aturan kebijakan, dengan porsi teori dan praktik.

Pelatih yang masuk pada masa itu masih mengingatnya. Seorang pelatih yang dicatat penulis sebagai PT-01 bercerita pernah belajar secara sistematis selama dua bulan, masuk kelas setiap hari dengan guru berbeda untuk tiap mata pelajaran, lalu menempuh ujian. Hanya yang lulus yang mendapat sertifikat.

Baca juga Penyakit Kerja Terduga Menumpuk di Tujuh Sektor Malaysia

Setelah 2020, Sertifikat Bisa Dibeli

Penghapusan itu tidak membuat pasar sepi sertifikat. Sertifikat pelatihan kemampuan vokasional untuk pelatih pribadi dari Human Resources Development Center di bawah General Administration of Sport of China dianggap pengganti sebagian, tetapi tidak bersifat wajib. Di sampingnya, sertifikat dari berbagai lembaga sosial menjamur dengan proses pelatihan yang sekadar formalitas.

Di lapangan, hasilnya membingungkan. Hampir semua konsumen tidak bisa membedakan sertifikat yang beredar, sementara pengelola dan pelatih sepakat sertifikat perlu dimiliki tanpa sepakat jenis mana yang tepat. Beberapa narasumber bahkan tidak paham kategori atau tingkat sertifikat yang mereka pegang, dan ada pelatih yang menyamakan sertifikat asosiasi dengan sertifikat nasional.

Harganya pun murah. Pelatih yang dicatat sebagai PT-10 memegang sertifikat sebuah asosiasi internasional seharga sedikit di atas 200 yuan, sekitar 28 dolar AS, yang dibayari bosnya dan diperoleh tanpa pelatihan sama sekali. PT-01, yang dulu belajar dua bulan, kini menilai sertifikat bisa didapat asal membayar.

Pelatih yang masuk dalam beberapa tahun terakhir melaporkan program sertifikasi makin pendek, sebagian bisa dirampungkan dalam beberapa hari. Ketika mengenang prosesnya, kebanyakan pelatih menyebut lama dan biaya pelatihan, bukan isi materinya. “Transformasi ini secara efektif menghapus hambatan masuk profesi di industri tersebut,” tulis Ziyi Xie dan Zhizhuang Duan dalam naskah yang aslinya berbahasa Inggris.

Sertifikat juga tidak menyentuh dompet. Pengelola dan pelatih sama-sama menyatakan sertifikat jenis apa pun, dari lembaga mana pun, tidak memengaruhi besaran gaji. Seorang pengelola yang dicatat sebagai BO-01 mengatakan jumlah sertifikat tidak mengubah berapa yang ia bayar, sedangkan PT-02 menyebut gajinya terutama datang dari komisi menjual kelas.

Jalan masuk menjadi pelatih pribadiJalan masuk menjadi pelatih pribadiJalan masuk menjadi pelatih pribadiLevel 5, tingkat terendah sistem lama, dibanding kiniSistem lamaSetelah 2020WajibTidak wajibSertifikat nasionalMin. 150 jamBeberapa hariLama pelatihanMin. 1 tahunTanpa ambangSyarat pengalamanLulus asesmenAsal bayarJalan dapatsertifikatSeorang pelatih membayar sedikit di atas 200 yuan untuk sertifikattanpa pelatihan.
Sumber: Ziyi Xie dan Zhizhuang Duan, Market-driven fitness instruction: transforming the role of personal trainers in health promotion practices, BMC Public Health, 26, 2026. Grafik: Cekricek.id

Tahap Awal Klien, Tampang Lebih Dulu

Ketika merekrut, pengelola gym lebih menimbang penampilan fisik, kemampuan berkomunikasi, dan kecakapan mengajar daripada sertifikat. Tiap sifat bekerja pada tahap berbeda. Pada tahap awal, penampilan menarik calon klien, sedangkan pada tahap berikutnya komunikasi dan hasil latihan menjaga penjualan kelas serta kesetiaan konsumen pada gym.

Pelatih punya catatan yang lebih tajam. Menurut mereka, penampilan dan kemampuan berkomunikasi adalah dua hal yang langsung menentukan angka penjualan, dan bila keduanya kuat, kekurangan dalam kemampuan mengajar bisa tertutupi. PT-06 menceritakan rekan perempuan yang tidak terlalu terampil, tetapi menarik dan langsing, sehingga tetap mampu menjual kelas.

Konsumen ikut membentuk pola itu. Kebanyakan pembeli sesi latihan pribadi adalah pemula dengan target jangka pendek, seperti menurunkan lemak, membentuk tubuh, atau menguasai gerakan dasar. Begitu target tercapai, banyak yang berhenti membeli, sehingga keahlian pelatih jarang dipertanyakan.

Seorang konsumen yang dicatat sebagai CON-20 mulai mencari pelatih setelah berat badannya naik sekitar 30 pon usai melahirkan, dan anak sulungnya berkata ia tampak gemuk. Menurut PT-04, banyak klien tidak bisa membedakan pelatih profesional dan yang bukan, karena fokus mereka hanya membakar lemak.

Baca juga Warga Prek Pnov Kamboja Rela Bayar Klub Kesehatan Kampung

Bulan-Bulan Berikutnya, Program Dibuat Lebih Panjang

Setelah klien didapat, urusan berikutnya adalah membuatnya terus membeli. Penulis menemukan pelatih sengaja mengubah isi dan tempo latihan agar sesi terasa lebih beragam, sehingga konsumen terdorong membeli kelas lanjutan. Orientasi pada penjualan ini, menurut penulis, ikut meresap ke dalam isi pengajaran.

PT-12 menggambarkannya dengan terang. Banyak pemula hanya ingin turun berat badan, tetapi pelatih menyarankan latihan kekuatan lebih dulu agar program berlangsung lebih lama, sebab klien yang turun berat dalam satu atau dua bulan mungkin tidak kembali. “Namun, pelatih itu mungkin tidak memikirkannya dari sudut pandang profesional, melainkan hanya ingin Anda membeli lebih banyak kelas,” katanya dalam kutipan yang aslinya berbahasa Inggris.

Pelatih juga memandang profesinya sebagai pekerjaan sementara yang peka usia. PT-03 mengaku hampir tidak pernah bertemu pelatih berusia di atas 40 tahun, sementara kebanyakan klien juga di bawah 40. Karena itu, banyak pelatih mengaitkan keberhasilan karier dengan komunikasi dan penampilan, bukan keahlian melatih.

Tahun Pertama Bekerja, Tanpa Kontrak dan Iuran

Penghasilan pelatih tersusun dari tiga bagian, yaitu gaji pokok, komisi penjualan kelas, dan upah per jam latihan. Banyak yang tampak berpenghasilan tahunan cukup tinggi, tetapi gaji pokoknya biasanya hanya setara atau sedikit di atas upah minimum setempat. Beban terbesar bagi pengelola justru iuran jaminan sosial.

Undang-Undang Kontrak Kerja China mewajibkan kontrak tertulis serta iuran pensiun, kesehatan, pengangguran, kecelakaan kerja, dan persalinan. Namun, karena ambang masuk rendah, banyak pengelola menekan biaya dengan tidak meneken kontrak atau menghindari iuran. BO-03 terus terang menyebut usahanya tidak sanggup bila harus membayar jaminan sosial setiap pelatih baru.

Padahal jadwal kerja, pembagian klien, dan jam kerja pelatih yang menetap di satu gym diatur oleh gym, sehingga menurut penulis ada hubungan kerja de facto. Pengelola rutin menggelar pelatihan internal yang mengajarkan teknik menjual sekaligus cara memandu klien memakai alat. Kendalinya jelas, perlindungannya tidak.

BO-05 menjelaskan jaminan sosial hanya diberikan kepada pelatih yang sudah bekerja lebih dari setahun dan berkinerja baik. PT-07 mengalami sisi lainnya, sebab dari empat pelatih seangkatan yang bertahan, hanya ia yang tidak punya jaminan sosial. Pengacara memperkirakan prosesnya bisa satu sampai dua tahun dengan biaya mahal, lalu ia menyerah.

Sertifikat, gaji, dan jaminan pelatihSertifikat, gaji, dan jaminan pelatihSertifikat, gaji, dan jaminan pelatihTemuan di enam gym di City J, China, 2022-20243sumber gajipokok, komisi,per jam200+yuan sertifikattanpa pelatihan>1 thnsyarat jaminanplus kinerja baik<40usia klienkebanyakanJalan risetnyaSertifikat murahGaji dari jualanKontrak dilewatiPengelola dan pelatih sepakat sertifikat jenis apa pun tidak mengubahgaji.
Sumber: Ziyi Xie dan Zhizhuang Duan, Market-driven fitness instruction: transforming the role of personal trainers in health promotion practices, BMC Public Health, 26, 2026. Grafik: Cekricek.id

Xie dan Duan merangkum arah perubahan itu dalam satu kalimat. “Akibatnya, peran profesional mereka bergeser dari spesialis promosi kesehatan menjadi penjual komersial,” tulis keduanya dalam naskah berbahasa Inggris. Mereka juga mencatat bahwa urusan kesehatan kerap diringkas menjadi slogan pemasaran seperti pembentukan tubuh jangka pendek yang ilmiah atau pembakaran lemak yang efisien.

Baca juga Tekanan Akademik Halangi Gaya Hidup Sehat Remaja Karnataka

Sampai Naskah Terbit, Catatan yang Tertinggal

Temuan ini punya batas yang perlu diingat. Seluruh pengamatan berlangsung di satu kota dan enam gym dengan 42 narasumber, sehingga tidak bisa dibaca sebagai gambaran seluruh China. Naskah juga tidak mengukur langsung cedera atau kebugaran konsumen, sehingga klaim melemahnya promosi kesehatan bertumpu pada penuturan narasumber dan rujukan pustaka.

Pembaca yang membuka daftar pustaka akan menemukan hal kecil yang janggal. Dua alamat rujukan, yakni dokumen WHO pada nomor 2 dan tulisan firma hukum Searcy Law pada nomor 20, berakhiran penanda utm_source=chatgpt.com. Selain itu, naskah ditulis dua orang, tetapi pengamatan di gym diceritakan sebagai kerja seorang peneliti tunggal.

Sebagai jalan keluar, Xie dan Duan mengusulkan standar pelatihan dasar yang seragam di tingkat industri, diperkuat asesmen kompetensi berkala. Di atasnya dapat dibangun standar berjenjang menurut jenis latihan, disertai aturan yang lebih jelas soal pemakaian bahasa kesehatan dalam pemasaran gym.

Sertifikat wajib itu hilang setelah 2020. Pada 2024, saat pengamatan di City J berakhir, penghasilan pelatih di enam gym itu bertumpu pada kelas yang terjual, bukan pada sertifikat yang dipegang.

Bagikan

Baca Juga

Delapan dari Sepuluh Buruh Garmen Sri Lanka Kepanasan di Pabrik
Separuh Peziarah Arbain Iran Pakai Layanan Kesehatan di Jalan
Perajin Lonceng Tembaga Bhuj Terpapar Debu, Bising, dan Panas
Keran Cuci Tangan Portabel Spatap Diterima Tiga Komunitas Fiji
Faktor Risiko Kebotakan Pola: Keturunan, Rokok, dan Tidur Buruk
Keluhan Kandung Kemih Imam di Turki Lebih Ringan daripada Guru