Benarkah Imam Syafi'i Berada di Kandungan Selama 4 Tahun?

Cekricek.id - Ada begitu banyak cerita yang simpang siur mengenai imam Syafi'i. Salah satunya mengenai ia yang dikandung selama 4 tahun.

Ilustrasi. [Canva]

Cekricek.id - Siapa yang tidak tahu tentang seorang ulama besar yakni Imam Syafi'i. Ia adalah salah satu imam mazhab yang sangat terkenal. Ada begitu banyak cerita yang simpang siur mengenai imam Syafi'i. Salah satunya mengenai ia yang dikandung selama 4 tahun.

Tentunya hal tersebut menjadi pertanyaan besar bagi semua kalangan. Apakah mungkin hal tersebut benar terjadi dan apa adanya mengingat cerita ini telah turun-temurun di berbagai kalangan.

Hal tersebut lantas dibalas secara singkat melalui penuturan dari Agus Mustofa dalam tayangan di channel YouTube pribadinya yang dikutip pada Selasa  (4/10/2022).

Agus Mustofa menjelaskan bahwasanya ia mengutip dari berbagai sumber sekaligus juga firman Allah dalam Alquran. Bahwasanya untuk rentang waktu seorang ibu mengandung sampai melahirkan itu hanya berkisar kurang lebih 1 tahun sementara butuh usia kurang lebih 2 tahun untuk proses menyusui itu sendiri.

Kemudian Agus Mustofa menjelaskan bahwasanya terdapat berbagai fase yang dialami oleh seorang bayi. Saat berada di dalam janin sebagaimana nutfah yang dituliskan dalam Alquran.

Sementara juga ada berbagai dampak yang bisa dirasakan apabila seorang bayi berada di dalam kandungan ibunya terlalu lama. Contohnya saja ada kan ada berbagai gangguan yang mungkin dialami oleh sosok bayi tersebut.

“Yang pertama terjadi adalah ari-arinya menua, plasentanya ari-ari itu adalah organ di dalam rahim seorang ibu yang berfungsi untuk menyalurkan nutrisi gizi dan oksigen kepada bayi,” jelasnya.

Maka dari itu dipastikan ketika usia kandungannya menua maka mengalami masalah dalam pendistribusian berbagai hal yang dibutuhkan oleh bayi. Akibatnya bisa saja janin tersebut mengalami kekurangan nutrisi atau juga oksigen hingga menyebabkan kematian.

Dampak Bayi Terlalu Lama Dikandungan

Lampiran Gambar

Sementara dampak kedua adalah air ketuban akan berkurang serta dapat menyebabkan masalah fatal kepada janin atau calon bayi tersebut.

Lalu ketiga adalah kualitas air ketuban mengalami penurunan yang mengakibatkan memunculkan infeksi kepada janin dalam kandungan tersebut.

Dampak keempat adalah bisa memunculkan pengikisan lemak dalam tubuh bayi tersebut padahal ini dibutuhkan bayi termasuk untuk melancarkan pada saat persalinan.

Dampak kelima janin bisa mengalami keracunan karena usia yang semakin menua di dalam Rahim. Ini justru menghasilkan kotoran apabila tidak dibuang dan mencemari air ketuban akan membuat janin memakan kotoran tersebut dan terjadilah infeksi.

Maka dari itu dengan melihat berbagai fakta berdasarkan medis dan juga penjabaran Alquran ini Agus Mustafa menyimpulkan bahwasanya sama sekali tidak benar adanya.

Baca Juga: Cerita 3 Orang Indonesia yang Pernah Jadi Imam Masjidil Haram

Cerita bahwa imam Syafi'i dikandung selama 4 tahun sebagaimana cerita yang marak beredar di kalangan masyarakat.

Baca Juga

Bayar Zakat Fitrah Online, Sahkah? Ini Penjelasannya!
Bayar Zakat Fitrah Online, Sahkah? Ini Penjelasannya!
Penelitian Mengungkap Manfaat Kombucha Seperti Efek Puasa
Penelitian Mengungkap Manfaat Kombucha Seperti Efek Puasa
Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia Berhasil Dilakukan, Harapan dan Kontroversi
Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia Berhasil Dilakukan, Harapan dan Kontroversi
Peneliti Mengungkap Penyebab Kematian Saat Bercinta
Peneliti Mengungkap Penyebab Kematian Saat Bercinta
Penelitian Mengungkap Hidup dalam Kemiskinan Percepat Penuaan Otak
Penelitian Mengungkap Hidup dalam Kemiskinan Percepat Penuaan Otak
Masyarakat Kota Perlahan-lahan Kehilangan Kemampuan Mencerna Serat Nabati
Masyarakat Kota Perlahan-lahan Kehilangan Kemampuan Mencerna Serat Nabati